Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Penjaskes

Ada Banyak Manfaat Tidur Siang Saat Puasa yang Perlu Kita Tahu

Redaksi oleh Redaksi
5 Mei 2019
A A
Ada Banyak Manfaat Tidur Siang Saat Puasa yang Perlu Kita Tahu
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Tidur siang saat puasa sering dianggap sebagai aktivitas untuk bermalas-malasan. Padahal, ada banyak manfaat dari aktivitas ini, loh!

Besok, kita akan memasuki bulan Ramadhan. Itu artinya, umat muslim akan melaksanakan ibadah puasa sebulan penuh. Bakal ada kegiatan baru dalam rutinitas kita. Seperti, bangun lebih awal untuk sahur serta pola makan yang juga bakal berubah—yang bikin kita cuma bisa makan dari berbuka puasa hingga sahur.

Tidak sedikit orang dengan rutinitas yang baru ini, kemudian menjadi cepat lemas dan mengantuk di siang harinya. Tidak aneh sih, selain adanya perubahan pola makan. Kita yang biasanya tidur 6-8 jam sehari menjadi 5-6 jam sehari saja. Atau bahkan lebih sedikit dari itu. Lantaran, di malam harinya tidak sedikit yang menggunakannya untuk memperbanyak ibadah. Nah, karena waktu siang jadi gampang ngantuk. Lantas, kita memutuskan buat tidur sebentar. Untuk melenyapkan rasa kantuk yang bikin kita nggak fokus dalam beraktivitas.

Et, tapi… tidur siang saat puasa ini, nggak sekadar ngilangin rasa kantuk doang, loh! Ada beberapa manfaat lain yang turut membersamainya. Ceilah. Tapi dengan CATATAN GEDE, bukan tidur siang yang terlalu lama yha! Yang ngasih manfaat itu adalah tidur siang yang tidak lebih dari 30 menit! Paham?! Nah, apa aja, sih, manfaatnya?

Satu, menjaga fokus. Jadi, kondisi tubuh yang lelah hanya bikin kita nggak fokus dalam bekerja. Apalagi kalau tubuh sudah mulai mengalami dehidrasi. Jadi, untuk menyetabilkan kondisi tersebut, tidak ada salahnya mak slerep alias tidur siang saat puasa selama 15-30 menit supaya badan kembali segar. Serta, supaya badan kita kembali bersemangat dalam beraktivitas—terasa seperti di-charge kembali.

Dua, memperkuat daya ingat. Ternyata, tidur siang saat puasa ini berpengaruh pada kemampuan kognitif kita, loh. Jadi, pas kita tidur, area otak yang fungsinya untuk menyimpan memori, bakal diaktifkan kembali. Hal ini, kemudian bisa menguatkan kemampuan daya ingat kita dalam jangka panjang. Waaahhh, jadi ngerti deh, kenapa pas bangun tidur kenangan sama mantan sering muncul dan jadi keinget lagi~

Tiga, membantu kita mengontrol rasa lapar. Pasalnya, rutinitas kita saat tidak puasa, sudah membuat kita terbiasa nyemil-nyemil di siang hari. Tapi, saat puasa, itu tidak lagi bisa dilakukan. Akhirnya, ada rasa lapar yang datang di siang hari—tepat pas lagi panas-panasnya. Nah, si tidur ini, jadi salah satu alternatif untuk mengendalikan rasa lapar. Lantaran, saat tidur, tubuh kita dapat membatasi hormon ghrelin dan meningkatkan hormon leptin. Yakni, hormon yang ngatur rasa lapar dan nafsu makan kita.

Empat, mengurangi stres. Saat kita ngantuk, hormon kortisol kita akan meningkat. Hormon ini punya fungsi untuk mengatur respon tubuh terhadap hal yang menegangkan, termasuk stres. Nah, tidur membantu untuk menurunkan hormon kortisol, sehingga bisa mengurangi stres. Aktivitas ini sangat membantu, apalagi saat puasa kita menjadi lebih mudah stres karena pekerjaan kita—seolah—menjadi lebih sulit dikerjakan.

Lima, menurunkan risiko penyakit jantung. Ya, tidur siang saat puasa juga memberikan kesempatan jantung kita untuk beristirahat sejenak. Saat mengantuk, tekanan darah akan meningkat dan hal ini justru memperberat kerja jantung. Oleh karenanya, kita harus tidur! Pasalnya, kalau ditahan-tahan, jantung kita akan semakin kelelahan. Penelitian sudah membuktikan orang yang kurang tidur lebih berisiko terkena penyakit jantung sebesar 37 persen. Jadi, janganlah sampai kita kekurangan tidur yang sungguh nikmat itu.

Enam, meningkatkan mood. Kondisi kurang tidur tentu bikin kita lemas dan gampang marah, karena hormon neuroendokrin jadi nggak seimbang. Oleh karenanya, tidur siang saat puasa jadi solusi untuk mengembalikan sistem tubuh dan si hormon tadi, kembali normal. Jadi, biar nggak mudah uring-uringan dan nggak sensitif, tidurlah demi bangun yang lebih segar dan mood yang lebih cihuy~

Tujuh, meningkatkan kesehatan kulit. Kurangnya asupan air putih saat puasa, dapat membuat bibir kita jadi pecah-pecah dan kulit jadi kering. Selain harus tetap menjaga asupan air dalam tubuh kita saat berbuka hingga sahur. Ada cara lain yang dapat membantu kulit kita tetap lembab dan tampak segar, yakni tidur siang. Soalnya, tidur bisa memperpanjang regenerasi kulit kita, sehingga menunda penuaan, loh.

Gimana? Ternyata, lumayan banyak juga ya, manfaat dari tidur siang saat puasa. Tapi lagi-lagi perlu diingat, tidur yang dimaksud cuma tidur siang berkualitas selama 30 menit! Bukannya, tidur yang lama sepanjang kita berpuasa. Kalau itu, mah. Ngapain kamu puasa kalau cuma dijadikan alasan untuk malas-malasan, Bambang??!1!!1

Terakhir diperbarui pada 5 Mei 2019 oleh

Tags: bulan ramadhanPuasatidur siangtidur siang saat puasa
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

3 Alasan Orang Sleman Malas Bukber ke Bantul, Selain Karena Egois dan Jogja Selatan Isinya Gondes.mojok.co
Ragam

Bagi Warga Bantul Ajakan Bukber di Sleman Adalah Bentuk Diskriminasi dan Ketidakadilan, Apa Orang Jogja Utara Memang Egois?

15 Maret 2024
Penambang Kawah Ijen Tak Puasa Demi Baju Lebaran Anak MOJOK.CO
Catatan

Perjuangan Penambang Belerang Kawah Ijen Banyuwangi Demi Baju Lebaran Anak Istri, Puasa-puasa Tetap Naik Turun Gunung Memikul Ratusan Kg Hasil Tambang

11 Maret 2024
Menelusuri Sejarah Takjil Pertama Berkah Gulai Kambing di Kauman Jogja. MOJOK.CO
Geliat Warga

Menelusuri Sejarah Takjil Pertama, Berkah Gulai Kambing di Kauman Jogja

19 April 2023
Cerita di Balik Anak Kos yang Suka Berburu Takjil Gratis. MOJOK.CO
Geliat Warga

Cerita di Balik Anak Kos yang Suka Berburu Takjil Gratis

18 April 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Penjual kue putu di Jogja. MOJOK.CO

Kegigihan Gunawan Jualan Kue Putu di Kota-kota Besar selama 51 Tahun agar Keluarga Hidup Sejahtera di Desa

14 Januari 2026
2016, Tahun Terakhir Gen Z dan Milenial Merasa Berjaya. MOJOK.CO

2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup

17 Januari 2026
Olin, wisudawan terbaik Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) pada 2025. MOJOK.CO

Pengalaman Saya sebagai Katolik Kuliah di UMMAD, Canggung Saat Belajar Kemuhammadiyahan tapi Berhasil Jadi Wisudawan Terbaik

14 Januari 2026
Mie ayam di Jakarta jadi saksi para pekerja berusaha tetap waras meski penuh beban hidup MOJOK.CO

Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua

14 Januari 2026
Ilustrasi naik bus, bus sumber alam.MOJOK.CO

Sumber Alam, Bus Sederhana Andalan “Orang Biasa” di Jalur Selatan yang Tak Mengejar Kecepatan, melainkan Kenangan

13 Januari 2026
Keluar dari organisasi mahasiswa ekstra kampus (ormek) PMII, dicap pengkhianat tapi lebih sukses MOJOK.CO

Nekat Keluar PMII karena Tak Produktif: Dicap Pengkhianat-Nyaris Dihajar, Tapi Bersyukur Kini “Sukses” dan Tak Jadi Gelandangan Politik

13 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.