Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Penjaskes

5 Kiat Redakan Rasa Pedas Usai Makan Ranjau yang Nyelip dalam Resoles

Redaksi oleh Redaksi
23 Maret 2019
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kepedasan kadang bisa jadi masalah besar. Apalagi kalau nggak sengaja makan cabai yang terselip di resoles. Nah, berikut cara meredakan rasa pedas laknat begitu.

Bagi beberapa orang yang favorit makan makanan yang pedas, sensasi rasa kebakaran di mulut memang jadi hal yang dicari. Meski begitu, kadang ada juga orang yang nggak suka dengan rasa pedas tapi kadung memakan cape satu biji yang terselip di dalam resoles.

Rasanya kayak habis menginjak ranjau. Benar-benar mengerikan. Apalagi kalau cabai yang tidak sengaja dikunyah itu lombok rawit yang tingkat kepedasannya di atap piramida makanan pedas.

Lalu seketika itu juga rasa terbakar di lidah mulai muncul. Sebab, saat seseorang menggigit cabai, lidah bakal kasih sinyal ke otak kalau lidah baru saja merasakan sesuatu yang bikin iritasi. Yup benar, rasa pedas sebenarnya adalah rasa panas atau perih yang menyentuh bagian paling sensitif di mulut.

Meski makanan pedas banyak manfaatnya, tapi bagi orang yang tidak doyan, makanan pedas bisa jadi masalah besar. Apalagi kalau kejadiannya nggak sengaja makan cabai yang terselip di resoles tadi. Nah, untuk meredakannya, kamu bisa pakai kiat-kiat berikut ini.

Minum susu

Cara paling efisien yang bisa meredakan rasa perih dan panas di lidah karena makanan pedas adalah dengan mengonsumsi susu. Hal ini disebabkan protein dalam susu bisa bisa menghilangkan capcaisin. Sejenis senyawa kimia yang ada dalam cabai. Zat yang bikin lidah jadi terasa panas dan perih.

Sampai saat ini, susu dipercaya sebagai cara paling dahsyat yang bisa dilakukan umat manusia untuk meredakan rasa pedas. Bahkan susu juga bisa digunakan untuk meredakan perut mules. Sebab memang kandungan susu ini sangat ramah untuk kulit tubuh—baik kulit di luar mau pun kulit di dalam.

Namun bakalan lebih manjur kiat ini kalau susu yang dikonsumsi itu susu yang murni, jangan susu yang penting enak. Bukannya minum susu, kamu malah minum santan. Ati-ati, bisa kena kremi lho.

Dibarengi makan nasi atau roti

Jika tidak ada susu, kamu masih bisa makan makanan lain seperti nasi atau roti. Atau makanan-makanan dengan rasa netral. Minum air putih memang bisa, tapi efeknya sebenarnya tak terlalu signifikan. Kamu bakalan lebih dulu kembung ketimbang rasa pedasnya hilang.

Ketimbang minum air putih, lebih disarankan makan makanan kayak nasi atau roti tawar. Hal itu bisa ikut menghilangkan zat-zat pedas yang kadung menempel di lidahmu.

Madu

Kenapa air putih sulit meredakan rasa pedas? Sebab pada dasarnya capsaicinoid dari cabai itu bahan dasarnya minyak. Ya kan kamu, ada perselesihan yang belum juga mampu diselesaikan antara mereka berdua, air dan minyak. Maka jadi hal yang sia-sia kalau kamu memasakkan minum air putih. Rasa pedas tetap bakal bertahan.

Oleh karena itu, lebih disarankan kamu minum madu. Soalnya kandungan madu ini bisa ikut mengikat zat capsaicinoid yang nempel di lidah sehingga bisa meredakan pedas di mulut.

Minum air panas

Kalau pun air tidak cukup ampuh meredakan rasa pedas, masih ada caranya meredakan dengan air putih, yakni dengan air panas.

Efek panas yang akan terasa di lidah bakal membuat mulut jadi mati rasa untuk beberapa saat. Hal itu cukup ampuh menghilangkan rasa pedas. Tapi ya sifatnya untuk sementara saja.

Iklan

Air panas juga termasuk cara instan. Paling tidak sebelum kamu menggelinjang karena makan ranjau cabai dalam resoles, air panas bisa jadi solusi cepat.

Air degan

Sama seperti susu, air degan alias air kelapa muda juga efektif untuk meredakan pedas di mulut. Jika susu bisa dikategorikan minuman kelas berat, maka air degan levelnya ada di bawahnya. Lebih ringan. Hanya saja efeknya pun bisa sama-sama efisien kayak minum susu.

Tapi satu hal yang perlu diingat, minum air degan untuk meredakan rasa pedas baiknya dilakukan tanpa ditambah es. Soalnya air yang dingin sebenarnya tidak benar-benar mampu mengusir rasa pedas. Jadi minum saja air degan dalam kondisi normal. Nggak terlalu dingin, jangan terlalu panas. Yang sedang-sedang aja.

Terakhir diperbarui pada 23 Maret 2019 oleh

Tags: cabaimeredakan rasa pedasminum susurasa pedas
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Harga Bahan Pangan di Jogja Melonjak Gara-gara Cuaca Ekstrem, Pedagang Pasar Mengeluh MOJOK.CO
Ekonomi

Harga Bahan Pangan di Jogja Melonjak Gara-gara Cuaca Ekstrem

6 November 2023
harga sembako mojok.co
Ekonomi

Harga Sembako Mulai Naik di Jogja, Pedagang Putar Otak

11 Oktober 2022
Petani muda mojok.co
Liputan

Kisah Mufit Si Petani Muda, Tak Seindah Kampanye Sosial

18 Januari 2022
Sisi Gelap Korean Food di Jogja, Makanan Korea.MOJOK.CO
Pojokan

Obsesi Rasa Pedas dan Menikmati Penderitaan kayak Masokis

21 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

kekerasan kepada siswa.MOJOK.CO

Adu Jotos Guru dan Siswa di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur Akibat Buruknya Pendekatan Pedagogis, Alarm Darurat Dunia Pendidikan 

15 Januari 2026
franz kafka, pekerja urban, serangga.MOJOK.CO

Kita Semua Cuma Kecoa di Dalam KRL Ibu Kota, yang Bekerja Keras Hingga Lupa dengan Diri Kita Sebenarnya

15 Januari 2026
Mie ayam di Jakarta jadi saksi para pekerja berusaha tetap waras meski penuh beban hidup MOJOK.CO

Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua

14 Januari 2026
Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi "Konsumsi Wajib" Saat Sidang Skripsi

Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi

17 Januari 2026
Momen haru saat pengukuhan Zainal Arifin Mochtar (Uceng) sebagai Guru Besar di Balai Senat UGM MOJOK.CO

Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri

16 Januari 2026
Ngerinya jalan raya Pantura Rembang di musim hujan MOJOK.CO

Jalan Pantura Rembang di Musim Hujan adalah Petaka bagi Pengendara Motor, Keselamatan Terancam dari Banyak Sisi

12 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.