Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Otomojok

Sinar Jaya Sarang Maling Laptop dan Handphone. Benarkah Demikian?

Bahwa Sinar Jaya memang punya masalah maling, tetapi PO yang lain juga. Nah, kalau sudah begini, masalah utama jadi terang. Maka, manajemen PO bisa merumuskan solusi secepatnya. Ingat, masalah ini sudah terjadi sejak lama sekali.

Moddie Alvianto W. oleh Moddie Alvianto W.
28 Juli 2023
A A
Sinar Jaya Sarang Maling Laptop dan Handphone MOJOK.CO

Ilustrasi bus Sinar Jaya. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Baru saja saya menemukan sebuah kabar yang mengejutkan. Bahwa Sinar Jaya, salah satu PO terbaik, adalah sarang maling laptop. Benarkah demikian?

Beberapa hari yang lalu saya menemukan sebuah utas di Twitter. Temanya sangat menarik, sekaligus menggelitik. Utas tersebut membahas sebuah “rahasia umum” tentang bus Sinar Jaya. Katanya, bus tersebut adalah sarangnya maling laptop dan handphone. Menurut saya, tentu ini sebuah informasi yang nggak main-main.

Saya mendapatkan informasi tersebut dari sebuah akun bernama (@) txttransportasi. Begini katanya: “Hampir semua orang yg rutin wara-wiri naik bus AKAP sudah pasti tau kalau bus Sin*jay sarangnya maling laptop & handphone, korbannya pun udah banyak. Maling-maling ini biasanya beraksi saat penumpang sedang makan di rumah makan & saat penumpang sedang tertidur.”

Hampir semua orang yg rutin wara-wiri naik bus AKAP sudah pasti tau kalau bus Sin*jay sarangnya maling laptop & handphone, korbannya pun udah banyak.

Maling² ini biasanya beraksi saat penumpang sedang makan di rumah makan & saat penumpang sedang tertidur.
… https://t.co/NjSF47xtfh

— Txt Dari Transportasi Umum (@txttransportasi) July 25, 2023

Txttransportasi membuat utas untuk merespons sebuah kabar penumpang Sinar Jaya kehilangan laptop di dalam bus jurusan Lebak Bulus-Wonosobo. Jadi si maling mengganti laptop korban dengan buku catatan akuntansi yang cukup tebal. Kok bisa-bisanya si maling kepikiran ide kayak gitu.

Benarkah Sinar Jaya memang problematik?

Menjelajahi kolom komentar, saya menemukan beberapa komentar yang seragam. Yaitu, memang sudah sering penumpang kemalingan sebuah barang di Sinar Jaya. Bahkan sudah ada yang mengadukan ke manajemen, tetapi belum ada respons. Saran penumpang untuk memasang CCTV dan tiket sesuai NIK juga belum mendapatkan respons.

Kejadian serupa pernah menimpa warganet dengan akun (@) bunderwoman. Menurut pengakuannya, kakak dan 5 temannya kehilangan 4 laptop dan 3 dompet. Si maling mengganti barang-barang tersebut dengan buku catatan akuntansi juga. Jangan-jangan si maling memang anaknya akuntansi banget.

Sama banget kejadian dengan kakak saya beserta 5 temannya yg pulang dari Jkt. Laptop 4 ilang dompet 3. Gantinya buku tebel gini persis. Dan bus sinar jaya juga. Kejadian udh lama banget. Ternyata sampe skrg ya sinar jaya masih ada yg ngalamin kejadian gni.

— nanabell (@bunderwoman) July 26, 2023

Selain sering terjadi kemalingan, ada warganet yang menemukan fakta yang cukup miris. Pernah suatu kali dia melihat langsung kenek dan sopir minum anggur merah bersama-sama dengan seorang penumpang perempuan. Dia bahkan sempat mengabadikan momen yang sangat berbahaya itu.

Wah wah wah, ternyata ga cm saya yg mengalami pengalaman kurang enak naik PO ini. 😆 pernah jurusan Matesih-Jakarta, naikin penumpang cewe di SPBU Popongan KRA, bawa anggur merah, diminum bareng sama Pak Sopir dan Kenet. Goks! pic.twitter.com/sP9yVFF6Eb

— AVIGAN! (@Gramasade) July 25, 2023

Oleh sebab itu, benarkah Sinar Jaya itu problematik? Saya cukup sering membaca rubrik Otomojok di Mojok dan Otomotif di Terminal Mojok. Cukup banyak penulis yang merasa SInar Jaya itu PO terbaik. Bahkan, PO ini menguasai jalur ngapak sejak 1990. Artinya, kalau problematik, ia nggak akan bertahan selama ini.

Salah satu penulis Otomojok bernama Aji Purnomo bahkan menyebut Sinar Jaya sebagai PO terbaik di Pulau Jawa. Dia menulis seperti ini:

“Sebagai warga asli Jawa Tengah yang merantau ke barat, PO Sinar Jaya bertahun-tahun menjadi pilihan utama transportasi saya untuk mudik atau libur cuti kerja. Jika dihitung sejak pertama kali merantau, sudah satu dekade lebih saya menjadi penumpang rutin bus Sinar Jaya. Faktor harga yang murah meriah, keamanan, dan kemudahan akses menuju pool menjadi alasan utama.”

Pengalaman penumpang yang pasti berbeda

Aji Purnomo menyertakan kata “keamanan” sebagai salah satu alasan Sinar Jaya adalah PO terbaik di Pulau Jawa. Padahal, saya menemukan cukup banyak pengakuan dari warganet bahwa PO ini sungguh “berbahaya”. Bahkan txttransportasi menyebut PO ini sebagai “sarang” maling dan copet.

Iklan

Kalau sudah begini, kesimpulan awal dari saya ada dua. Pertama, beberapa penumpang apes sehingga menjadi korban. Bisa juga kamu menduga mereka kurang waspada. Meskipun tentu keamanan adalah tanggung jawab penyedia jasa. Kedua, ada lebih banyak korban di luar sana tetap nggak sempat speak up saja di media sosial.

Saya sendiri adalah korban kemalingan laptop. Namun, saat itu saya tidak sedang baik Sinar Jaya. Kejadiannya sudah lama sekali ketika saya menempuh perjalanan dari Jogja menuju Malang untuk studi S2. Apesnya bahkan double, karena laptop saya hilang tapi nggak diganti buku catatan akuntansi. Mungkin waktu itu saya kena korban maling anak IPA. Jadi nggak akrab sama akuntansi yang IPS banget.

Jadi, yah, masukan dan kritik sudah banyak mampir ke manajemen SInar Jaya. Sebagai orang yang sudah jarang naik bus umum, saya hanya bisa mendoakan supaya maling-maling itu tertangkap dan alat kelamin mereka dicuci pakai balsem.

Jangan hanya menyalahkan Sinar Jaya

Sebenarnya, kalau mau kita akui secara jujur, bus lain itu punya masalah yang sama juga. Cuma, mungkin, nggak kebuka saja. Saya melakukan konfirmasi hal ini ke salah teman. Dia adalah mantan sopir bus angkutan. Jadi, saya rasa, pendapatnya cukup valid. Secara singkat dia menjawab:

“Kalau maling, copet, dan kejahatan pencurian lain, semua PO punya problem yang sama. Nggak hanya Sinar Jaya. PO lain kayak Sugeng Rahayu, Eka-Mira, juga pernah mengalami kemalingan.”

Jawaban singkat itu membuat saya nggak bisa bertanya lebih lanjut. Yang dia kemukakan memang fakta dan menjawab segala tuduhan. Bahwa Sinar Jaya memang punya masalah maling, tetapi PO yang lain juga. Nah, kalau sudah begini, masalah utama jadi terang. Maka, manajemen PO bisa merumuskan solusi secepatnya. Ingat, masalah ini sudah terjadi sejak lama sekali.

Meski harga tiket bus itu lebih murah ketimbang kereta, nggak etis juga jika penumpang nggak merasa aman. Mau tiket cuma Rp165 ribu atau Rp200 ribu, rasa aman kudu merata. Keamanan dan kenyamanan itu hak penumpang setelah mereka menunaikan kewajiban membayar tiket. Gitu.

Penulis: Moddie Alvianto W.

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Sinar Jaya Bikin Jatuh Cinta pada Perjalanan Pertama dan pengalaman mendebarkan lainnya di rubrik OTOMOJOK.

Terakhir diperbarui pada 28 Juli 2023 oleh

Tags: bus ekabus sinar jayaeka mirapo sinar jayasinar jayasinar jaya banyak malingsugeng rahayu
Moddie Alvianto W.

Moddie Alvianto W.

Analis di RKI. Tinggal di Yogyakarta.

Artikel Terkait

User kereta api (KA) ekonomi Sri Tanjung pertama kali naik bus Eka PATAS ketimbang Sumber Selamat. Dari keterpaksaan menjadi ketagihan meski tetap tidak tenang MOJOK.CO
Sehari-hari

User KA Sri Tanjung Nyoba Bus Eka: Tak Seburuk Naik Kereta Ekonomi, Tapi Pikiran Dibuat Tak Tenang Meski di Kursi Nyaman

2 Maret 2026
Bus ekonomi Mira, saksi perantau Surabaya nekat ke Jogja tanpa bekal apa-apa buat cari kerja. Tujuh jam menderita dengan kerandoman penumpang MOJOK.CO
Ragam

Naik Bus Mira karena Pengin Nikmati Perjalanan dengan Harga Murah, Malah Menderita karena “Keanehan” Penumpangnya

16 Juni 2025
Bus Eka lebih baik ketimbang bus Sugeng Rahayu. MOJOK.CO
Ragam

Sama-sama Bus Patas dengan Harga Ekonomis, tapi Bus Eka Lebih Menjamin Keselamatan Saya dibandingkan Sugeng Rahayu

10 Juni 2025
Sinar Jaya Suite Class, Sleeper Bus yang Bikin Saya Menyesal MOJOK.CO
Otomojok

Setelah Tidak Pernah Naik Bus, kini Saya Menyesal Mencoba Naik Sleeper Bus Sinar Jaya Suite Class

14 Mei 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Arti Sukses dan Cuan di Mata Petani Cabai Rawit MOJOK.CO

Arti Sukses di Mata Pak Karjin, Petani Cabai Rawit dengan Lahan 1 Hektare: Cuan Puluhan Juta, Modalnya Bikin Jantung Copot

26 Maret 2026
Lolos Unair lewat jalur golden ticket tanpa SNBP. MOJOK.CO

Kisah Penerima Golden Ticket Unair dari Ketua Padus hingga Penghafal Al-Qur’an, Nggak Perlu “Plenger” Ikut SNBP-Mandiri untuk Diterima di Jurusan Bergengsi

30 Maret 2026
Derita Pekerja Jogja Pindah Jakarta: Gaji Lebih Mending, tapi Semua Serba Cepat dan Nggak Pakai Hati Mojok.co

Derita Pekerja Jogja Pindah Jakarta: Gaji Lebih Tinggi, tapi Semua Serba Cepat dan Nggak Pakai Hati

25 Maret 2026
4 Oleh-Oleh “Red Flag” Gunungkidul yang Sebaiknya Dipertimbangkan Ulang sebagai Buah Tangan Mojok.co

4 Oleh-Oleh Gunungkidul yang Sebaiknya Dipertimbangkan Berkali-kali sebelum Dibeli

29 Maret 2026
Trauma memelihara kucing sampai meninggal. MOJOK.CO

Trauma Pelihara Kucing: Penuhi Ego di Masa Kecil, Saat Dewasa Malah Merasa Bersalah usai Anabul Kesayangan Mati

26 Maret 2026
Berhenti Menyalahkan Anak Skena Jalan Gajahmada Semarang! MOJOK.CO

Berhenti Menyalahkan Anak Skena Jalan Gajahmada Semarang!

30 Maret 2026

Video Terbaru

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

29 Maret 2026
Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

28 Maret 2026
Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

26 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.