Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Otomojok

NMAX Memang Laris, Tapi PCX Lebih Elegan: 5 Alasan Kenapa Anda Harus Berhenti Memuja Matik yang Terlalu Berisik Itu

Alan Kurniawan oleh Alan Kurniawan
6 Agustus 2025
A A
PCX Motor Honda Paling Elegan, NMAX Cuma Matik Paling Berisik MOJOK.CO

Ilustrasi PCX Motor Honda Paling Elegan, NMAX Cuma Matik Paling Berisik. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

#2 Harga jual kembali PCX lebih stabil

Ini fakta yang agak sakit buat yang suka NMAX. Jadi, harga jual kembali NMAX cepat sekali menurun. Bahkan setelah dua tahun, nilainya bisa terjun bebas seperti saham gorengan.

Honda PCX? Santuy. Ia seperti emas antam. Harga bekasnya tetap stabil, bahkan dicari-cari. Di pasar motor bekas, banyak peminat PCX karena mereka tahu ini motor nggak cuma gaya, tapi juga investasi jangka menengah. NMAX mungkin punya banyak fans, tapi PCX punya value.

Dan ini bukan hanya kata-kata manis. Data OLX dan marketplace motor bekas lain bisa membuktikannya. Tipe PCX 160 tahun 2022 masih bisa dijual dengan harga tinggi, apalagi yang kondisi mulus dan kilometer masih manja.

#3 Kenyamanan berkendara PCX lebih cocok buat kelas Menengah yang sudah capek dikerjain dunia

NMAX sering disebut-sebut sebagai skuter matik dengan kenyamanan mumpuni. Tapi setelah dicoba, banyak yang merasa joknya cepat bikin bokong pegal. Suspensinya pun kadang masih keras, terutama saat melintasi jalanan penuh tambalan aspal ala Dinas Pekerjaan Umum yang bekerja lembur.

Sementara PCX menawarkan kenyamanan kelas atas. Jok-nya tebal, empuk, dan posisi duduknya lebih ergonomis. Kaki bisa selonjoran dengan wajar, tidak seperti di NMAX yang selonjornya terasa kayak lagi stretching sebelum senam pagi.

PCX adalah motor yang memanjakan, bukan menyiksa. Cocok buat pekerja kantoran yang pulang ngantor pukul sembilan malam tapi tetap ingin berkendara dengan tenang, bukan seperti mau ikut drag race di Kemayoran.

#4 Fitur lebih canggih dan tertata elegan, tanpa pamer berlebihan

NMAX memang punya beberapa fitur unggulan. Misalnya seperti Y-Connect dan TCS. Tapi, jujur saja, sebagian besar pemiliknya bahkan nggak ngerti gimana cara kerja Y-Connect itu. Dipakai atau enggak, ya itu-itu aja.

Sementara di Honda PCX 160, fitur-fitur seperti Smart Key, USB charger, Idling Stop System, dan panel instrumen digital terasa lebih menyatu dan mudah digunakan. Tanpa embel-embel sok futuristik yang ujung-ujungnya malah jadi pajangan. Bahkan ABS dual channel di PCX 160 bukan cuma tempelan brosur, tapi beneran bekerja maksimal di jalanan yang licin dan penuh lubang khianat.

PCX itu seperti iPhone. Ia punya desain simpel, tapi kerja maksimal. NMAX lebih seperti HP gaming yang penuh lampu RGB tapi cepat panas dan baterai gampang habis.

#5 Efisiensi bahan bakar dan perawatan yang lebih bersahabat

Ini dia yang kadang dilewatkan para fans NMAX. Jadi, konsumsi bahan bakar PCX lebih irit. Setelah banyak uji coba, PCX 160 bisa menembus angka 45-50 km/liter, tergantung gaya berkendara dan kondisi jalan. 

NMAX? Ya… lebih boros sedikit. Di sinilah PCX menunjukkan keunggulannya sebagai motor matik yang tidak hanya tampan, tapi juga hemat.

Belum lagi soal servis. Honda PCX lebih mudah dirawat. Bengkel resmi Honda di mana-mana, dan spare part-nya mudah dicari dengan harga yang bersahabat. Tidak seperti NMAX yang kadang part-nya harus pre-order, kayak mau beli album K-pop limited edition.

Kesimpulan: NMAX boleh ramai, tapi PCX adalah raja tanpa mahkota

Kita tidak sedang menyudutkan NMAX. Motor ini jelas punya keunggulan, komunitas, dan fitur yang tidak main-main. Tapi jangan lupa. Kadang yang paling berisik bukan berarti yang paling baik. PCX adalah pilihan bagi mereka yang sudah selesai mencari perhatian, dan mulai mencari ketenangan.

Di jalan, PCX tidak perlu knalpot racing atau decal nyala-nyala. Ia cukup melaju dengan tenang, meninggalkan pertanyaan di benak orang yang melihatnya: “Ini motor siapa sih, kok keren banget?”

Iklan

Dan buat kamu yang masih mengidolakan NMAX, coba deh sekali saja naik Honda PCX. Rasakan suspensinya, dudukannya, dan betapa tenangnya mesin 160cc itu bekerja. Jangan-jangan, kamu cuma belum tahu aja rasanya cinta yang sebenarnya.

Penulis: Alan Kurniawan

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Honda PCX 150 Memang Biadab, tapi Masih Jadi Motor Terbaik untuk Pemudik Orang Surabaya dan catatan menarik lainnya di rubrik OTOMOJOK.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 6 Agustus 2025 oleh

Tags: hondaHonda PCXmotor matiknmaxNMAX bekaspcxPCX sekenyamahaYamaha NMAX
Alan Kurniawan

Alan Kurniawan

Jebolan lama UKSW Salatiga, yang garis takdirnya membawanya menjadi auditor di salah satu perusahaan otomotif terkemuka di (masih) Ibu Kota Jakarta. Seorang petrolhead garis keras yang sesekali menumpahkan isi kepalanya ke ruang-ruang sunyi di internet.

Artikel Terkait

Brio, Mobil Honda Paling Menderita Sepanjang Sejarah MOJOK.CO
Otomojok

Brio Adalah Mobil Honda Paling Menderita: Sering Dihina Murahan, tapi Sebetulnya Paling Ideal Menjadi Mobil Pertama Bagi Anak Muda yang Tidak Takut Cicilan

12 Maret 2026
Honda PCX 150 lebih buruk dibanding Yamaha Mio Sporty. MOJOK.CO
Sehari-hari

Ganti Motor Honda PCX 150 Berujung Menyesal karena Bawa Petaka dan Bikin Boncos, Seketika Rindu dengan Yamaha Mio Sporty

2 Maret 2026
Ilustrasi Supra X 125 Tua Bangka Tahan Siksaan, Honda Beat Memalukan (Wikimedia Commons)
Pojokan

Supra X 125: Motor Tua Bangka yang Paling Tahan Disiksa, Modelan Honda Beat Mending Pensiun karena Memalukan

2 Maret 2026
Motor Matic Sering Dibilang Ringkih dan Modal Tampang Doang, tapi Saya Tetap Memilihnya daripada Motor Bebek Mojok.co
Pojokan

Motor Matic Sering Dibilang Ringkih dan Modal Tampang doang, tapi Saya Tetap Memilihnya daripada Motor Bebek

28 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lebaran, mudik, s2.MOJOK.CO

Bawa Pulang Gelar S2 Saat Mudik ke Desa Dicap Gagal, Bikin Tetangga “Kicep” Usai Buatkan Orang Tua Rumah

13 Maret 2026
Lepas status WNI dan paspor Indonesia, hidup lebih mudah usai pindah kerja di Jerman MOJOK.CO

Lepas WNI karena Hidup Serba Susah dan Nelangsa di Indonesia, Hidup Jadi Lebih Mudah usai Pindah ke Jerman

10 Maret 2026
seleksi CPNS. CPNS Jogja, PNS.MOJOK.CO

Dua Kali Gagal Tes CPNS Meski Nilai Tertinggi, Kini Malah Temukan Jalan Terang Modal Ijazah SMA

8 Maret 2026
Mudik Lebaran dengan pesawat

Saya Tidak Peduli Keluar Duit Lebih Banyak demi Tak Mengorbankan Kenyamanan, Pilih Mudik dengan Pesawat daripada Mode Apa Pun

11 Maret 2026
Ogah mudik apalagi kumpul keluarga saat Lebaran. MOJOK.CO

Kumpul Keluarga Jadi Ajang Menambah “Dosa”: Dengar Saudara Flexing hingga Pura-pura Sukses agar Tidak Dihina Tetangga di Desa

9 Maret 2026
Bus ekonomi jalur Jogja Jambi menyiksa pemudik. MOJOK.CO

Ujian Terberat Laki-laki yang Lebih Kejam dari Menahan Rindu: Dihajar Rute Bus Ekonomi Jogja Jambi hingga Terserang “Man Flu”

13 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.