Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Otomojok

Motor Honda Karisma Milik Ibu yang Harganya Lebih Mahal dari Rumah Rp1 Miliar

Ada semacam ikatan batin yang kuat antara ibu dengan motor Honda Karisma itu. Maklum, motor tersebut sudah menemani ibu sejak lama sekali.

Khoirul Atfifudin oleh Khoirul Atfifudin
8 Agustus 2023
A A
Motor Honda Karisma Milik Ibu yang Harganya Lebih Mahal dari Rumah Rp1 Miliar MOJOK.CO

Ilustrasi Motor Honda Karisma Milik Ibu yang Harganya Lebih Mahal dari Rumah Rp1 Miliar. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Motor Honda Karisma menemani perjalanan karier ibu saya

Ibu saya berprofesi sebagai guru. Sebuah profesi yang membuat saya bangga kepadanya. Dia mengajar di salah satu SD di Kabupaten Temanggung. Ibu mengampu kelas 1 yang anak-anaknya tidak jauh berbeda dengan anak TK. Butuh kesabaran penuh untuk bisa mengajar di tengah-tengah mereka. 

Ibu mulai mengajar di SD itu sekitar tahun 2004, satu tahun sebelum membeli motor Honda Karisma tadi. Saat itu, ibu mendapat gaji Rp200 ribu saja. Namun, ibu tetap bersyukur, apalagi gajinya naik setiap tahun. Hingga kemudian, pada 2007, ibu mendapatkan sertifikasi. Ibu memang bukan guru PNS, tapi guru yang mendapatkan sertifikasi. Kata ibu, untuk menjadi guru sertifikasi tidak sulit seperti sekarang.

Selain menjadi guru kelas 1, Ibu juga menjadi guru les. Mulai dari les privat sampai bimbingan belajar berkelompok. Bahkan ibu pernah mengajar untuk bimbel di 5 tempat dalam sehari. 

Saat itu, kebanyakan pengajar hanya mengambil bimbel di 3 tempat saja. Berkat gaji pokok dan honor les privat, ibu berhasil menabung untuk renovasi rumah menjadi lebih baik. Dan, motor Honda Karisma itu ada untuk menemani perjuangan ibu.

Bukan hanya itu saja, ibu juga bisa menabung, hingga membeli tanah. Bahkan ibu sanggup menguliahkan kedua anaknya, termasuk saya yang belum lulus juga.

Meninggalkan profesi guru les

Sekitar 2019, ketika kakek dari ibu meninggal, ibu memutuskan tidak lagi menjadi guru les. Katanya, ibu merasa terlalu sibuk di luar, hingga jarang ada di rumah. Belum lagi kurikulum di sekolahnya sudah berbeda. Sehingga, pasar untuk menjadi guru les terbilang sulit.

Walau begitu, ibu tetap percaya rezeki sudah ada yang mengatur. Dan, kepercayaan itu terbayar ketika gaji mengajar ibu mengalami kenaikan setelah berhenti dari guru les. Saat itu, rezeki ibu terbilang cukup besar untuk ukuran pedesaan Temanggung. Semua pencapaian itu selalu ditemani oleh motor Honda Karisma 125 cc berwarna biru.

Cinta untuk motor Honda Karisma yang langgeng

Selain memang tidak suka gonta-ganti motor, cinta ibu kepada motor Honda Karisma sebenarnya “terlihat sepele”. Jadi, nyaris setiap hari, ibu selalu mengendarai motor kesayangannya itu. Jarang sekali ibu memakai motor lain. Apalagi bukan miliknya. Kecuali kalau motornya sedang mengalami masalah, baru ibu memakai motor lain.

Alasannya adalah karena ibu tidak bisa mengendarai selain motor bebek. Ibu tidak bisa bawa matik, apalagi motor cowok. Jadi, setiap hari, kalau ke mana-mana ya pakai motor Honda Karisma itu. 

Saking cintanya, selama 18 tahun penggunaan, motor Honda Karisma itu baru 2 kali turun mesin. Sampai turun mesin karena ibu lupa mengganti oli. Mungkin kalau tidak sampai kelupaan, motor legendaris itu pasti tidak pernah turun mesin. Katanya, ibu tidak terlalu memikirkan bodi motornya yang dianggap jadul. Yang penting adalah mesinnya awet. Yah, khas Honda banget.

Oiya, ibu pernah 2 kali jatuh dari motor Honda Karisma itu. Syukurlah, hanya luka ringan. Nah, biasanya, layaknya ibu-ibu pada umumnya (walau tidak semua), ketika jatuh dari motor, mereka akan trauma dan kapok tidak akan membawa motor lagi. Seperti yang pernah menimpa bude saya. Waktu belajar motor, dia malah jatuh. Sejak saat itu, bude tidak mau lagi belajar mengendarai motor.

Beda banget sama ibu saya. Sudah pernah jatuh dari motor Honda Karisma itu tapi tidak kapok sama sekali. Malahan, hingga kini, masih santai mengendarai motor itu. Menerjang panas, hujan, dan ganasnya jalan raya, ya gas terus.

Menemani adik saya dari kelas 1 SD hingga SMP

Selain menemani karier ibu, motor Honda Karisma itu juga berjasa mengantar adik saya dari kelas 1 SD sampai SMP. Adik saya memang paling suka kalau dibonceng pakai motor itu. Setiap pagi dan sepulang sekolah, adik saya berada di belakang membonceng ibu.

Bahkan hingga anak terakhir ibu saya itu masuk SMP, dia masih saja membonceng. Sehingga saya yakin, mungkin kelak adik saya yang akan mewarisi kenangan motor Honda Karisma itu.

Iklan

Melihat kenyataan itu, sudah pasti kami tidak akan menjual motor Honda Karisma tersebut. Kalau dijual pun harganya pasti jatuh sekali. Namun, ini memang bukan soal uang, tetapi kenangan ibu saya yang tak ternilai harganya.

Penulis: Khoirul Atfifudin

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Honda Karisma Produk Gagal? Bodo Amat, Ini Bukti Cinta Memang Perlu Diperjuangkan dan pengalaman menarik lainnya di rubrik OTOMOJOK.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 8 Agustus 2023 oleh

Tags: harga motor hondahonda karismakarisma 125Motor Hondamotor honda karismamotor termahal
Khoirul Atfifudin

Khoirul Atfifudin

Penyuka musik dan tertarik menulis.

Artikel Terkait

Motor Honda Vario 150 2026, motor tahan banting MOJOK.CO
Catatan

Honda Vario 150 2016 Motor Tahan Banting: Beli Ngasal tapi Tak Menyesal, Tetap Gahar usai 10 Tahun Lebih Saya Hajar di Jalanan sampai Tak Tega Menjual

15 Januari 2026
Ilustrasi Honda Beat Motor Sial: Simbol Kemiskinan dan Kaum Tertindas (Shutterstock)
Pojokan

Pengalaman Saya Menyiksa Honda Beat di Perjalanan dari Jogja Menuju Solo lalu Balik Lagi Berakhir kena Instant Karma

7 Januari 2026
Megapro, Motor Honda Paling Mengenaskan Sepanjang Sejarah
Otomojok

Megapro Adalah Motor Honda yang Nasibnya Paling Mengenaskan: Kisah Sang Legenda Dipaksa Mati demi Adik yang Nggak Lebih Baik

3 November 2025
Honda ADV 160 .MOJOK.CO
Ragam

Nasib Punya Motor Honda ADV 160: Jadi Simbol Kesuksesan di Desa, tapi Diolok-olok dan Dicap Norak oleh Orang Kota

22 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kos horor di Jogja.MOJOK.CO

5 Tahun Tinggal di Kos-kosan Horor Jogja: Gajiku Lebih “Satanis” dari Tempat Tinggalku

12 Januari 2026
Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi "Konsumsi Wajib" Saat Sidang Skripsi

Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi

17 Januari 2026
Momen haru saat pengukuhan Zainal Arifin Mochtar (Uceng) sebagai Guru Besar di Balai Senat UGM MOJOK.CO

Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri

16 Januari 2026
Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah

Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah

12 Januari 2026
Keluar dari organisasi mahasiswa ekstra kampus (ormek) PMII, dicap pengkhianat tapi lebih sukses MOJOK.CO

Nekat Keluar PMII karena Tak Produktif: Dicap Pengkhianat-Nyaris Dihajar, Tapi Bersyukur Kini “Sukses” dan Tak Jadi Gelandangan Politik

13 Januari 2026
Jombang itu kota serba nanggung MOJOK.CO

Jombang Kota Serba Nanggung yang Bikin Perantau Bingung: Menggoda karena Tenteram, Tapi Terlalu Seret buat Hidup

12 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.