Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Otomojok

Kisah Saya Saat Umur 14 Tahun Nekat Ikut Touring C70 dari Temanggung ke Jatinangor Sendirian

Khoirul Atfifudin oleh Khoirul Atfifudin
15 Juli 2023
A A
Kisah Saya Saat Umur 14 Tahun Nekat Ikut Touring C70 dari Temanggung ke Jatinangor Sendirian MOJOK.CO

Ilustrasi Kisah Saya Saat Umur 14 Tahun Nekat Ikut Touring C70 dari Temanggung ke Jatinangor Sendirian. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Jalur Jatinangor menuju Temanggung menjadi saksi kegelisahan saya setelah membuat ibu takut dan khawatir. Ini kisah penyesalan saya di atas motor C70.

Ketika masih SMP, saya suka sekali mengoprek motor. Kebetulan ada motor Astrea Grand model bulus milik paman di Temanggung yang lama menganggur. Motor itu kemudian saya modifikasi menjadi C70 melalui uang saku yang saya sisihkan. Dari mulai mengganti slebor belakang, batok depan, jok, knalpot, dan sparepart lainnya. Untuk mesin memang belum mampu untuk saya bore up lantaran keterbatasan materi.

“Ganti apa lagi!?” Sinis bapak saya ketika ada hal baru di motor yang awalnya Grand Astrea bulus itu. Kadang ditegur, tapi saya menanggapinya dengan sikap bodo amat. Sehingga, lambat laun, bapak capek sendiri dan membiarkan saya melakukan itu.

Lalu, makin ke sini ada ketertarikan untuk bergabung dengan komunitas C70 di Temanggung, namanya Sipitung Club Temanggung Racer (SICTER). Hingga akhirnya saya masuk dan menjadi anggota yang paling kecil sendiri dibandingkan dengan anggota lain yang umurnya sudah 20 sampai 40 tahun. Sebuah keputusan yang kelak membawa saya menempuh petualangan Jatinangor ke Temanggung sendirian.

Perkenalan dengan komunitas C70 dan awal godaan touring ke Jatinangor

Beberapa kali saya ikut kopdar. Sampai akhirnya dari mengikuti berbagai kegiatan komunitas, muncul keinginan untuk mengikuti touring. Sepertinya seru ketika bisa motoran ke suatu daerah bersama komunitas.

Terlebih kakak sepupu saya yang juga kenal dengan anak-anak SICTER mengiming-imingi ikut Jambore Nasional (JAMNAS) C50, C70, C90 ke-6. Rencananya, acara jambore tersebut akan diadakan pada Sabtu-Minggu, 12-13 September 2015 di Kiara Payung, Jatinangor, Sumedang. 

Pihak penyelenggaranya adalah Bebek Owners C70 Group (BOG). Kakak sepupu saya bercerita serunya JAMNAS ke-5 yang diadakan di Pekalongan pada 2014. Cerita kakak sepupu saya ini yang membuat saya ingin sekali berangkat.

Tanpa pikir panjang, saya menyiapkan diri dengan berbagai hal. Misalnya, menyiapkan uang saku, mengukur waktu tempuh dari Temanggung ke Jatinangor, dan ini yang terpenting, bagaimana caranya untuk mengelabui orang tua agar bisa mengikuti touring. Saat itu, usia saya masih 14 tahun. Masih bocah.

Tidak kehabisan akal, saya berspekulasi jauh-jauh hari. Saya mengatakan kepada orang tua kalau saya mau mengikuti kegiatan mujahadah bermalam yang dilakukan di sekolah. Kebetulan, saya bersekolah di salah satu madrasah tsanawiyah yang ada di Temanggung. Lantaran bualan saya terdengar meyakinkan, kedua orang tua saya memberi izin. Mereka percaya-percaya saja, padahal saya akan berangkat ke Jatinangor.

Baca halaman selanjutnya…

Mengelabui orang tua demi jambore di Jatinangor

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 15 Juli 2023 oleh

Tags: c70Jatinangorjawa baratjawa tengahplat Htemanggungtouring motor c70vario
Khoirul Atfifudin

Khoirul Atfifudin

Penyuka musik dan tertarik menulis.

Artikel Terkait

slow living, jawa tengah.MOJOK.CO
Sehari-hari

Omong Kosong Slow Living di Jawa Tengah: Gaji Kecil, Tanggungan Besar, Ditambah Tuntutan “Rukun” yang Bikin Boros

11 Februari 2026
Penyebab banjir dan longsor di lereng Gunung Slamet, Jawa Tengah. MOJOK.CO
Kilas

Alasan di Balik Banjir dan Longsor di Lereng Gunung Slamet Bukan karena Aktivitas Tambang, tapi Murni Faktor Alam

29 Januari 2026
Omong Kosong Pemuja Hujan Musuh Honda Beat dan Vario MOJOK.CO
Otomojok

Pemuja Hujan di Bulan Desember Penuh Omong Kosong, Mereka Musuh Utama Pengguna Beat dan Honda Vario

27 Desember 2025
UMK Jogja bikin perantau Jawa Tengah menderita. MOJOK.CO
Ragam

Penyesalan Orang Jawa Tengah Merantau ke Jogja: Biaya Hidup Makin Tinggi, Boncos karena Kebiasaan Ngopi di Kafe, dan Gaji yang “Seuprit”

11 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sisi Gelap AI dan Ancaman Imperialisme Digital ala 'Big Tech' MOJOK.CO

Sisi Gelap AI dan Ancaman Imperialisme Digital ala ‘Big Tech’

25 Februari 2026
Kuliah online di universitas terbuka: meski tak ngampus tapi dirancang serius untuk mudahkan mahasiswa, meski diserang hacker MOJOK.CO

Kuliah Online di Universitas Terbuka (UT): Meski Tak Ngampus tapi Tak Asal-asalan, Sering Diserang Hacker tapi Tak Mempan

23 Februari 2026
Bertahun-tahun Jadi User Motor Matic, Memilih Beralih ke Honda Revo yang Nggak “Good Looking” demi Selamatkan Dompet dan Nyawa MOJOK.CO

Bertahun-tahun Jadi User Motor Matic, Memilih Beralih ke Honda Revo yang Nggak “Good Looking” demi Selamatkan Dompet dan Nyawa

24 Februari 2026
merantau di Jogja.MOJOK.CO

Cerita Perantau Jatim: Diremehkan karena Tinggal di Kos Kumuh Jogja, Bungkam Mulut Tetangga dengan Membangun Rumah Besar di Desa

25 Februari 2026
Muhammadiyah selamatkan saya dari tabiat buruk orang NU. MOJOK.CO

Saya Bukan Muhammadiyah atau NU, tapi Pilih Tinggal di Lingkungan Ormas Bercorak Biru agar Terhindar dari Tetangga Toxic

25 Februari 2026
Honda Supra X 125

Maunya Motor Matic, tapi Terpaksa Pakai Supra buat Kuliah di Fakultas “Elite” di UGM demi Menyenangkan Ayah

24 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.