Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Otomojok

All New Honda PCX 150 Membuat Cinta pada Honda Tak Terduakan oleh Yamaha Nmax

Azka Maula oleh Azka Maula
14 Januari 2018
A A
Mengamati Diferensiasi Motor Matik Yamaha, Honda, dan Suzuki MOJOK.CO

Mengamati Diferensiasi Motor Matik Yamaha, Honda, dan Suzuki MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

[MOJOK.CO] “Habis sejak harga All New Honda PCX 150 jadi murah, secara spek ia jadi lebih keren sih.”

Sewaktu kuliah saya di ambang kehancuran, Umi (saya memanggil ibu saya demikian) menjanjikan motor Yamaha Nmax sebagai hadiah jika saya bisa diwisuda tahun 2016. Dengan senang hati saya menolak tawaran tersebut, pasalnya (1) saya optimis akan DO, dan (2) saya lebih menyukai Honda PCX karena fiturnya lebih canggih. Setelah mendengar jawaban tersebut Umi langsung mengernyitkan dahi dan melengos begitu saja.

Barangkali kedua jawaban tersebut membat blio kecewa karena drop out itu malu-maluin keluarga dan harga PCX (saat itu) sangatlah tinggi ketimbang Nmax yang lagi laris-larisnya. Mungkin Umi berpikiran kalau anaknya memang sudah sepantasnya dicoret dari KK.

Pada akhir 2016 nyerempet dikit akhirnya saya berhasil lolos dari jeratan drop out. Saya dengan tidak tahu malu membuka perbincangan tentang hadiah yang akan saya dapatkan sesuai janji yang sudah diutarakan tempo hari. Obrolan tersebut saya mulai karena saya memang sudah ngebet pengin punya motor baru atas nama sendiri, sesuatu yang sampai saat itu belum pernah saya miliki.

Saya masih kukuh dengan Honda PCX dan Umi kepikiran soal harganya yang selangit, saat itu kalau tidak salah hamper 40 juta, sedangkan Yamaha NMAX cuma 26 juta saja. Kemudian saya menjelaskan pada blio kalau Honda PCX itu kelebihannya banyak dari mesinnya yang bandel, fiturnya yang lebih canggih, hingga harga jual bekasnya yang nggak rendah-rendah amat.

Sebenarnya, kenapa saya bisa jatuh hati pada maxi besutan Honda tersebut adalah karena masih jarang yang pakai. Lihatlah di jalan raya, nggak di Jogja (kota kuliah), nggak di Brebes (rumah orang tua), pengguna Nmax berseliweran sesuka hati bak menaiki Harley. Teman-teman saya saja sudah banyak yang pakai Nmax. Bayangkan, di tahun 2016 Yamaha mengeluarkan 4 varian warna untuk Nmax-nya, jika ada 10 teman saya yang menggunakan motor itu, sudah dapat dipastikan bakal ada yang kembar motornya. Lho bukannya apa-apa, terkadang saya memang ingin terlihat berbeda, gengsi dong ada yang ngembarin.

Alasan tersebut nggak begitu saja saya bilang secara gamblang pada Umi, malu sama umur kalau masih peduli gengsi. Pembicaraan tersebut diakhiri dengan ucapan blio bahwa motor itu yang penting pas dinaiki nyaman dan bisa jalan. “Fitur canggih apaan itu? Nggak guna,” begitu katanya. Akhirnya tawar-menawar hadiah motor kelulusan ditunda hingga entah kapan.

Setelah kejadian tersebut saya mulai menimbang-nimbang, apakah memang seharusnya saya iyakan saja tawaran Umi dengan Yamaha Nmax-nya. Saya mulai cari-cari artikel, gambar, bahkan orang pun bilang ke saya bahwa saya harus meminang Nmax, bukan PCX.

Proses pencarian data tersebut memakan waktu yang sangat lama, hal ini karena memang saya tidak niat-niat amat untuk ganti motor, tapi kalau dikasih ya mau-mau aja sih. Pada akhirnya pikiran menagih janji hadiah kelulusan pada Umi benar-benar terlupa karena sibuk kerja.

***

Di pengujung 2017, saya mendapati kabar pihak Honda akan memproduksi PCX di Indonesia tak lagi impor dari Vietnam. Heleh, bakalan turun harga nih kayaknya.

Rupanya benar saja, dengan melokalkan perakitan Honda PCX di dalam negeri membuat harganya tak lagi melambung tinggi. Benar saja, harga yang ditawarkan kini tidak jauh beda dengan Nmax, 27 sampai 30 juta saja. Pun namanya juga berubah menjadi All New Honda PCX 150.

Kendati harganya sudah dimurahkan, fitur yang melengkapinya tidak dikurangi. Yang ada malah penambahan.

Dari segi mesin, ia masih menerapkan sistem eSP yang mana fitur serupa juga diterapkan di Nmax dengan nama Blue Core. Apa itu eSP? Pernah saya jelaskan di sini. Dan yang lebih mencengangkan lagi, di All New PCX 150 ini dilengkapi dengan soket DC yang memungkinkan kita bisa ngecas hape sambil naik motor. Fitur yang nggak bakal kita dapati di seri PCX sebelumnya, apalagi Nmax. Wkwk. Semacam beli power bank gratis motor~

Iklan

Fitur-fitur lainnya yang diterapkan pada All New PCX adalah sistem pengeremennya menggunakan kaliper 3 piston yang memungkinkan ngerem lebih pakem, lampu hazard seperti pada mobil yang entah apa urgensinya di motor ini, kemudian semua lampu yang terpasang di maxi ini sudah menggunakan LED yang bakal bikin harimu tambah benderang. Fitur yang tak kalah pentingnya adalah bagasinya yang bisa buat mandiin bayi. Kalau ini sama aja kayak seri sebelumnya.

Setelah mendengar kabar ini ingin rasanya saya menghubungi Umi lagi dan bilang kalau Honda PCX sudah seharga Yamaha Nmax. Tapi, sepertinya akan saya urungkan niat tersebut karena sekarang saya lagi pengin ngajuin KPR.

Terakhir diperbarui pada 14 Januari 2018 oleh

Tags: All New Honda PCX 150Harga NMAXHarga PCXHonda PCXkekurangankelebihanspesifikasiYamaha NMAX
Azka Maula

Azka Maula

Ilustrator Mojok.

Artikel Terkait

Mio M3: Motor Yamaha Paling Menderita dan Dianggap Murahan MOJOK.CO
Otomojok

10 Tahun yang Indah Bersama Mio M3: Motor Yamaha yang Dianggap Murahan, Diremehkan Orang, dan Katanya Bikin Orang Menyesal

7 April 2026
Vario 160 Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Honda MOJOK.CO
Pojokan

Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan

3 April 2026
PCX Motor Honda Paling Elegan, NMAX Cuma Matik Paling Berisik MOJOK.CO
Otomojok

NMAX Memang Laris, Tapi PCX Lebih Elegan: 5 Alasan Kenapa Anda Harus Berhenti Memuja Matik yang Terlalu Berisik Itu

6 Agustus 2025
NMAX Motor Terbaik Yamaha Pembunuh Popularitas Honda PCX MOJOK.CO
Otomojok

NMAX: Motor Terbaik Yamaha, Wujud Supremasi di Segala Lini Dibanding Honda PCX

2 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif MOJOK.CO

Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif

9 April 2026
Anak PNS kuliah di PTN top seperti UGM masih menderita karena UKT nggak masuk akal

Derita Jadi Anak PNS: Baru Bahagia Diterima PTN Top, Malah “Disiksa” Beban UKT Tertinggi Selama Kuliah padahal Total Penghasilan Orang Tua Tak Seberapa

4 April 2026
kuliah, kerja, sukses.MOJOK.CO

Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus

7 April 2026
Kuliah soshum di PTN merasa gagal karena tak jadi wong untuk orang tua

Lulusan Soshum Merasa Gagal Jadi “Orang”, Kuliah di PTN Terbaik tapi Belum Bisa Penuhi Ekspektasi Orang Tua

6 April 2026
Sumbangan pernikahan di desa, jebakan yang menjerat dan membuat warga menderita MOJOK.CO

Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”

8 April 2026
Buka Usaha dan Niat Slow Living di Desa Malah Dibikin Muak dengan Etos Kerja Pemudanya, Bersikap Semaunya Atas Nama “Kekeluargaan” MOJOK.CO

Buka Usaha dan Niat Slow Living di Desa Malah Dibikin Muak dengan Etos Kerja Pemudanya, Bersikap Semaunya Atas Nama “Kekeluargaan”

10 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.