Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Otomojok

Bus Armada Sakti Gresik Surabaya yang Menyebalkan, tapi Beneran Sakti

Setiap merasa jengkel sama bus ini, secara otomatis saya teringat akan kesaktiannya. Memang menjengkelkan, tapi Armada Sakti Gresik Surabaya tetap ditunggu.

Hurrotul Firdausiyah oleh Hurrotul Firdausiyah
12 Juni 2023
A A
Bus Armada Sakti Gresik Surabaya yang Menyebalkan, tapi Beneran Sakti MOJOK.CO

Ilustrasi Bus Armada Sakti Gresik Surabaya yang Menyebalkan, tapi Beneran Sakti. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kesaktian lain dari Armada Sakti Gresik Surabaya adalah tetap bisa menarik penumpang meski waktu ngetem mereka lama. Sudah begitu, mereka nggak hanya ngetem di satu terminal saja.

Misalnya pengalaman saya sendiri ketika pulang dari Surabaya (Terminal Osowilangun) ke desa saya di Kemangi Bungah, Gresik. Perjalanan yang saya tempuh mencapai tiga jam. Bahkan kalau saya ingat lagi, durasi perjalanan bersama Armada Sakti Gresik Surabaya ini bisa lebih dari tiga jam. Padahal ya, jarak terminal ke rumah saya hanya sekitar 29 kilometer dan bus ini juga lewat tol. Bagaimana bisa?

Jadi, di Surabaya, Armada Sakti ini mangkal di Terminal Osowilangun. Jadi, jika hendak menuju Gresik Pantura, kita harus ke Wilangun terlebih dahulu. Untuk waktu operasinya tidak tentu. Namun, “hukum” yang berlaku sama seperti bus lainnya, yaitu berangkat jika penumpang sudah penuh.

Bayangkan saja jika kamu menjadi orang yang pertama datang dan harus menunggu penumpang lainnya. Sudah begitu, ingat penjelasan saya di atas, bahwa bus ini sering menaikkan penumpang lebih dari kapasitas. Jadi, meski kondisinya “sudah penuh”, belum tentu bus akan berangkat.

Itulah kesaktian Armada Sakti Gresik Surabaya. Meski menyebalkan, tapi penumpang tetap saja banyak.

Dikerjai Armada Sakti Gresik Surabaya

Jadi, saya pernah lama sekali menunggu Bus Armada Sakti Gresik Surabaya ini sampai di terminal. Lebih dari satu jam kemudian, bus itu datang dan saya sudah bersiap untuk perjalanan. Namun, ternyata, bus itu nggak langsung berangkat. Padahal, saya sudah duduk di dalam bus hampir 30 menit lamanya. 

Hati saya dibuat lega ketika bus ini akhirnya bergerak. Tapi, kamu tahu, bus ini hanya berjalan sampai pintu keluar terminal. Sampai di sana, di samping warung kopi, Bus Armada Sakti Gresik Surabaya ini ngetem lagi. Sialan!

Banyak penumpang yang merasa nggak nyaman karena panas. Lantaran waktu ngetem cukup lama, beberapa penumpang memutuskan untuk keluar dan makan bakso! Sampai selesai makan, bus belum juga berangkat.

Ingat, ini kalau sampai Terminal Bunder di Gresik, Bus Armada Sakti Gresik Surabaya pasti berhenti lama. Pokoknya kalau penumpang di dalam bus nggak desak-desakan dan sesak itu bus belum akan berangkat. 

Memang bus menyebalkan!

Ini memang bus yang jago membuat jengkel. Misalnya Bus Armada Sakti Gresik Surabaya dari arah Paciran ke Surabaya. 

Biasanya, saya harus sudah siap di depan gapura desa minimal 30 menit sebelum bus pagi lewat. Nah, untuk jadwal pagi, Armada Sakti ini sendiri akan lewat depan desa saya sekitar pukul lima atau pukul enam. Jadi, jika mau mengambil bus pagi pukul lima, saya harus siap pukul 4.30.

Suatu hari, saya benar-benar dibuat kesal sama Armada Sakti Gresik Surabaya ini. Saya sudah siap dari pukul lima pagi. Namun, sampai pukul  6.15, bus yang saya tunggu belum muncul juga.

Saya yang mempunyai kesabaran setipis tisu dibagi dua dibuat marah dan hampir menangis. Untungnya, ada bapak yang selalu menemani saya jika menunggu bus ini di depan gapura. Sekitar pukul 6.30, akhirnya saya dapat bus dan ternyata banyak juga penumpang yang senasib menunggu terlalu lama.

Beneran sakti!

Dari pengalaman ini, saya semakin yakin bahwa Armada Sakti Gresik Surabaya memang benar-benar sakti. Mau ngetem lama, ngaret dari jadwal, suka melebihi kapasitas, orang-orang Pantura tetap menunggunya. Mereka masih mengandalkan bus ini sebagai moda transportasinya. Termasuk saya juga.

Iklan

Setiap merasa jengkel sama bus ini, secara otomatis saya teringat akan kesaktiannya. Memang menjengkelkan, tapi Armada Sakti Gresik Surabaya tetap ditunggu. Yah, mau gimana lagi. Bus sakti ini memang satu-satunya bus untuk jurusan Paciran-Surabaya. Sialan.

Penulis: Hurrotul Firdausiyah

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Bus Handoyo Mengawal Setiap Tragedi yang Terjadi di antara Lumajang dan Wonosobo dan pengalaman menarik lainnya di rubrik OTOMOJOK.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 12 Juni 2023 oleh

Tags: Armada SaktiArmada Sakti Gresik Surabayabus jawa timurangresikJawa TimurSurabaya
Hurrotul Firdausiyah

Hurrotul Firdausiyah

Trainer Perdamaian dan tutor Bahasa Inggris.

Artikel Terkait

Naik Travel dari Jogja ke Surabaya Penuh Derita, Nyawa Terancam (Unsplash)
Pojokan

Naik Travel dari Jogja ke Surabaya, Niatnya Ingin Tenang Berakhir Penuh Derita dan Nyawa Terancam

13 Maret 2026
Kereta api ekonomi (KA) Ambarawa Ekspres menjadi saksi "kegilaan" Bonek di rute Grobogan - Stasiun Pasarturi demi Persebaya Surabaya di Stadion GBT MOJOK.CO
Urban

KA Ambarawa Ekspres Andalan Bonek Tempuh “Jalan Kegilaan” di Rute Grobogan – Pasarturi, Demi Ziarah ke Rumah Kedua

6 Maret 2026
Ilustrasi Honda Vario Sumber Derita dan Bikin Gila di Jalanan Surabaya (Wikimedia Commons)
Pojokan

Honda Vario Adalah Motor yang Paling Menderita di Surabaya: Mesin Loyo Itu Sengsara Dihajar Jalan Rusak

6 Maret 2026
Kupat Keteg: kuliner warisan Sunan Giri jadi medium dakwah di Giri Kedaton, Gresik MOJOK.CO
Lipsus

Rasa Sanga (4): Tasawuf Ala Sunan Giri dalam Olahan Kuliner Kupat Keteg yang Dibuat di Tengah Perbukitan Kapur

6 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kerja Jakarta, Tinggal Bekasi Pulang Jogja Disambut UMR Sialan (Unsplash)

Kerja di Jakarta, Tinggal di Bekasi Rasanya Mau Mati di Jalan: Memutuskan Pulang ke Jogja Disambut Derita Baru Bernama UMR Jogja yang Menyedihkan Itu

16 Maret 2026
Jadi gembel di perantauan tapi berlagak tajir pas pulang kampung. Siasat pura-pura baik-baik saja agar orang tua tidak kepikiran MOJOK.CO

Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan

19 Maret 2026
Sekolah penerima manfaat beasiswa JPD Pemkot Jogja

Beasiswa JPD Jadi Harapan Siswa di Jogja untuk Sekolah, padahal Hampir Berhenti karena Broken Home

17 Maret 2026
Selalu royal ke teman saat butuh bantuan karena kesusahan. Giliran diri sendiri hidup susah eh diacuhkan pertemanan MOJOK.CO

Kapok Terlalu Royal ke Teman: Teman Datang karena Ada Butuhnya, Giliran Diri Sendiri Kesusahan Eh Diacuhkan meski Mengiba-iba

17 Maret 2026
Ambisi beli mobil pribadi Toyota Avanza di usia 23 biar disegani. Berujung sumpek sendiri karena tetangga di desa cuma bisa iri-dengki dan seenaknya sendiri berekspektasi MOJOK.CO

Ambisi Beli Mobil Avanza di Usia 23 Demi Disegani di Desa, Berujung Sumpek karena Ekspektasi dan Tetangga Iri-Dengki

15 Maret 2026
Hidup mati pekerja Jakarta harus tetap masuk, menerjang arus dari Bekasi

Pekerja Jakarta, Rumah di Bekasi: Dituntut Kerja dan Pulang ke Rumah sampai Nyaris “Mati” karena Tumbang Mental dan Fisik

19 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.