Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Empat Langkah Menjadi Selebtwat

Nody Arizona oleh Nody Arizona
5 September 2014
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Ingin dikenal banyak orang, punya banyak pengikut layaknya “nabi”, bisa mendapatkan tambahan uang jajan dari jasa buzzer produk sepatu, dan darinya kamu bisa sesekali mengajak kencan gadis idaman di restoran mahal?

Tak perlu khawatir, jika demikian gejalanya, itu tandanya kamu perlu sesegera menuliskan sebuah cita-cita di dinding kamar dengan lipstik berwarna merah milik mantanmu, “30 HARI MENJADI SELEBTWAT!” Lalu, laksanakan langkah-langkah berikut ini:

1. Bikin Kontroversi

Menciptakan kontroversi memang gampang-gampang susah. Kamu mesti memastikan dahulu tidak ada topik besar yang sedang ramai dibicarakan di linimasa. Setelah aman, jalan lapang, sambil meremah ciki dan usapan minyak kayu putih ke sekujur tubuh sebelum tidur, sempatkanlah bikin artikel kurasi semacam “Lima Buku Tak Layak Terbit!” Dan jangan lupa masukkan nama-nama pesohor semacam Goenawan Mohamad, Dewi Lestari, Sujiwo Tejo, Chairul Tanjung, dan Pidi Baiq, atau sejenisnya dalam daftar itu.

Kirim tulisan itu kepada media yang berbasis di ibukota. Dengan begitu tulisanmu akan dibaca banyak orang, menghebohkan sekaligus mendatangkan celaan. Tapi lagi-lagi jangan khawatir, saat kehebohan berlangsung dan cemoohan datang, kamu sudah berbaring di pantai dengan pasir putih sambil menikmati senja paling romantis bersama gadis idaman. Dan senja itu perlahan dimangsa malam, sebagaimana malam telah membuaimu dalam mimpi indah di hari itu.

2. Isi Absensi di Setiap Topik Pembicaraan

Setelah langkah pertama berhasil, dan kamu sudah mulai diperhatikan oleh rakyat Twitter. Yang harus dilakukan sekarang ialah tetap menjaga konsistensi popularitas dengan memberikan komentar pada setiap isu. Begitu setiap hari. Usahakan jangan sampai absen dan dilakukan sepanjang hari pula. Sesekali bolehlah galau, menggoda gadis-gadis, siapa tahu dari ribuan follower ada satu yang khilaf.

3. Sering Mention Selebtwat yang Sebenarnya.

Nah, sampai tahap ini, sebagai selebtwat kamu meski santun dengan rajin menyapa selebtwat lain. Tak perlu serius, apalagi sampai membakar dupa agar sapaanmu berbalas. Lakukan secara santai dengan sedikit nakal. Misalkan, sesekali bolehah panggil selebtwat yang sebenarnya itu dengan sapaan masa kecil. “Bud.. Bud!” Lontarkan kepada @budimandjatmiko.

4. Twitwar

Ini yang paling penting. Harap diperhatikan dengan seksama. Untuk melakukan twitwar perlu persiapan secara matang. Tentukan target selebtwat yang punya follower berlipat-lipat banyaknya dari follower-mu. Jika memungkinkan, lakukan twitwar seadanya lantas ditindaklanjuti dengan artikel bermutu, yang memuat banyak kutipan dari tokoh tersohor supaya argumentasimu seperti didukung banyak pemikir. Langkah ini efektif dan efisien, apalagi bila sampai membuat selebtwat yang diserang tutup akun.

Hari makin larut. Aneka ciki dan susu dingin di kulkas telah ditandaskan oleh Arman Dhani, sumber inspirasiku membagi tips ini. Ia mengusap tubuh dengan minyak kayu putih sembari mengatur nafas yang masih terengah-engah. Perlahan ia membaringkan tubuh di peraduan. Sebentar kemudian, matanya terkatup, dan bibirnya masih melayangkan sedikit senyum.

Selamat malam, Beib.. Selamat mencoba.

Terakhir diperbarui pada 16 Oktober 2018 oleh

Tags: buzzerselebtwit
Nody Arizona

Nody Arizona

Artikel Terkait

Cerita Mahasiswa UNY Kerja Sebagai Buzzer yang Digerakkan Ormek
Kampus

Cerita Mahasiswa UNY Jadi Buzzer Politik yang Digerakkan Ormek: Bayaran Recehan hingga Puluhan Juta

6 Februari 2024
perempuan pembela ham
Kotak Suara

Cerita Perempuan Pembela HAM, Diserang Akun Bodong dan Buzzer

7 Maret 2023
5 + 1 Rekomendasi Kaos Band Lokal untuk Denny Siregar MOJOK.CO
Podium

5 + 1 Rekomendasi Kaos Band Lokal untuk Denny Siregar

14 Juni 2022
rektor uii mojok.co
Kilas

Medsos Bisa Lahirkan Diktator dan Kubur Demokrasi

31 Mei 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

perumahan, tinggal di desa, desa mojok.co

Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living

8 April 2026
kuliah s2.MOJOK.CO

Penyesalan Lanjut S2 Cuma karena Pelarian dan FOMO: Nganggur dan Dicap Overqualified, Sudah Kerja pun Gaji Setara Lulusan SMA

5 April 2026
Ikuti paksaan orang tua kuliah jurusan paling dicari (Teknik Sipil) di sebuah PTN Semarang biar jadi PNS. Lulus malah jadi sopir hingga bikin ibu kecewa MOJOK.CO

Kuliah di Jurusan Paling Dicari di PTN, Setelah Lulus bikin Ortu Kecewa karena Kerja Tak Sesuai Harapan

7 April 2026
Salah jurusan, kuliah PTN.MOJOK.CO

Putus Kuliah dari PTS Elite demi Masuk “Jurusan Buangan” di PTN: Menang di Gengsi, tapi Lulus Jadi “Gelandangan” Dunia Kerja

5 April 2026
Geger Sepehi 1812: Bukti Keteguhan Sri Sultan Hamengkubuwono II Menolak Tunduk pada Penjajah.MOJOK.CO

Geger Sepehi 1812: Bukti Keteguhan Sri Sultan Hamengkubuwono II Menolak Tunduk pada Penjajah

5 April 2026
Di umur 30 cuma punya motor Honda Supra X 125 kepala geter. Dihina tapi jadi motor tangguh yang bisa bahagiakan orang tua MOJOK.CO

Kerja Tahunan Cuma Bisa Beli Honda Supra X 125 Kepala Geter di Umur 30, Dihina Anak Gagal tapi Jadi Motor Tangguh Simbol Keluarga Bahagia

8 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.