Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Menangkal Valentine dalam Delapan Langkah

Maraden Frans Silalahi oleh Maraden Frans Silalahi
14 Februari 2017
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Ada cara mengidentifikasikan status seseorang. Yaitu dengan menanyakan apa arti dari Februari. Kalau jawabannya “bulan pemilu”, bisa dipastikan dengan kemungkinan error 0% mereka jomblo. Tapi jika mereka jawab “bulan penuh kasih sayang”, mereka teridentifikasi sudah punya pasangan. Dan kalau ada yang jawab “bulan penuh kasih sayang dan pilkada”, jika bukan jomblo nasionalis, mungkin dia admin.

Kamu yang udah punya pasangan sih pasti nungguin hari ini. Yang cewek akan bertanya-tanya, bakal dikasih boneka beruang, perhiasan, atau diajak bikin buku nikah? Buat kaum pria, kamu pasti lagi mikir keras buat kasih surprise buat cewek kamu: mau kasih video surprise atau buat valentine trap? Atau special dinner in special place? Tapi bukan kaum cewek doang loh yang bisa dapat kejutan, kaum cowok juga bisa dikasih. Kalau bingung mau kasih apa yang bikin cowok kena stroke deg-degan, kasih aja tuh testpack yang ada tanda negatif.

Iklan

Bagi penduduk jomblonation, bulan ini dan khususnya hari ini masuk dalam blacklist mereka. Ini bulan penuh godaan dan cobaan, bulan penuh siksa yang menguji kesabaran, bulan penuh tekanan dari sekelilingnya, bulan yang bikin mereka para jomblo, baik pria atau wanita, bahkan yang tidak teridentifikasi sekalipun, hanya bisa nangis sambil gigit jari dan dengerin lagu-lagu melow. Diam-diam mereka kesal kehebohan pilkada bikin wacana haramkan Valentine tahun ini jadi sepi terdengar.

Tapi, tenang saja. Ada kabar gembira, gaes, berikut ini ada beberapa tips untuk nge-hack Valentine yang bakalan bantu kamu jadi Valentine’s day survivor.

1. Matikan Hape

Tahu kan kebiasaan orang jaman sekarang yang dikit-dikit langsung cekrek. Biasanya udah dekat-dekat hari Valentine pasti banyak banget postingan yang berbau Valentine di media. Untuk mengantisipasi musibah iri dan dengki, kamu wajib matiin hape kamu seharian.

2. Belanja Online

Don’t come out from your home, hari Valentine itu identik dengan toko-toko yang menjual pernak-pernik cokelat dan boneka. Demi kebaikan jiwa dan sanubari kamu, kamu bisa memilih belanja online. Dan kalau nyokap kamu maksa ngajak keluar, alternatifnya pura-pura aja lagi sakit (nggak bohong kok, kan emang lagi sakit. Sakit hati).

3. Meyakinkan Diri 14 Februari Tidak Ada

Dalam menjalani kehidupan yang penuh lika-liku ini, keyakinan itu penting. Kamu bisa meyakinkan diri kamu kalau Valentine itu tidak ada dan tidak pernah ada. Valentine itu hanyalah mitos. Kamu bisa mencoret tanggal 14 di kalendar kamu dan menggantinya dengan 13B.

4. Pura-Pura Sibuk

A: bro, Valentine ini lu ngapain?
Kamu : enggak mikirin, bro. Daripada Valentine, gue lebih konsen dengan pemilu nanti. *sambil berjalan berlalu meninggalkan A, sampai toilet, nangis*

B: kamu kasih siapa cokelatnya nanti?
Kamu: cokelat?! Memangnya kamu pikir dengan cokelat nasib bangsa ini akan membaik? *sambil menggebrak meja.
B: gue kan cuman na ….
Kamu: kamu kontrarevolusioner!

5. Pura-Pura Punya Pasangan

Iklan

Nah buat kamu yang nggak mau kalah dan tetap mau merayakannya sekalipun dengan cara tidak halal, ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan.
– Pertama, kamu bisa beli cokelat dan boneka.
– Bungkus rapi, pagi buta berangkat sekolah dan letakin di meja kamu.
– Datang telat biar anak lain sadar ada kado di meja kamu.
– Lihat hadiah dan langsung pura-pura terkejut, cekrek, posting di IG, pasang tagar #whoareyoumysecretadmirer?

6. Pasrah

Biasanya ini dilakukan mereka yang sudah kuat dan tabah menghadapi dunia dalam kesendirian, yang sudah bertahun-tahun menjalani kerasnya hidup sebagai jomblo, bener nggak, mblo?

7. Memaknai Ulang

Ingat ya, hari Valentine itu hari kasih sayang. Dan hari kasih sayang itu bukan harus dengan si doi. Hari kasih sayang adalah waktu ketika kita memberikan waktu dan diri kita pada orang yang kita paling sayangi, dan siapa lagi kalau bukan orang tua kita.

Jangan lupa, yang mendoakan kita setiap hari itu hanya orang tua kita, yang pura-pura kuat walaupun lagi sakit supaya nggak buat kita khawatir itu cuma orang tua kita, dan yang paling tulus menyayangi dan mencintai kita hanya orang tua kita. Kamu nggak perlu beli sekarung mawar dan segerobak perhiasan, cukup buatkan makanan kesukaan mereka dan tuliskan di selembar kertas betapa kamu mencintai orang tuamu, itu sudah cukup untuk membuat mereka menangis termehek-mehek. Karena terharu? Oh, bukan. Ternyata karena nangisin prospek mereka punya cucu yang makin menjauh.

8. Cek Tanggal Lahir

Sebagaimana tahun baru adalah alasan kenapa kamu lahir di bulan September, bulan lahir di November bisa jadi indikasi kalau kamu produk perayaan Valentine. Untuk kamu para Novemberian, sadarilah, sekeras apa pun kamu mau nolak Valentine, itulah penyebab kamu ada di dunia ini.

Terakhir diperbarui pada 12 Mei 2021 oleh

Tags: featuredtipsValentine
Maraden Frans Silalahi

Maraden Frans Silalahi

Artikel Terkait

Gen Z mending beli bunga daripada rumah untuk self reward. MOJOK.CO
Sehari-hari

Gen Z Lebih Suka Beli Bunga untuk Self Reward daripada Stres Nggak Mampu Beli Rumah untuk Masa Depan

16 Februari 2026
Geliat open bo di MiChat saat malam Valentine: pelampiasan lewat layanan "rasa pacar" MOJOK.CO
Suara Bawah Tanah

Geliat Layanan Open BO “Rasa Pacar” di MiChat, Pelampiasan dan Upaya “Laki-laki Gagal” Mencari Validasi

14 Februari 2026
Nyaris dicurigai kumpul kebo di penginapan Jogja saat Valentine. MOJOK.CO
Suara Bawah Tanah

Sisi Gelap Penginapan “Murah” di Jogja, Ramai dan Untung Saat Valentine karena Anak Mudanya yang Hobi Kumpul Kebo

14 Februari 2026
Hari Valentine, “Valentine Budaya Kita”: Mengapa Perayaan Hari Kasih Sayang Cuma Dimaknai dengan Berhubungan Seks?.MOJOK.CO
Suara Bawah Tanah

“Valentine Bukan Budaya Kita”: Mengapa Perayaan Hari Kasih Sayang Cuma Dimaknai Sedangkal Berhubungan Seks?

13 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Derita Orang Rembang, Makan Mie Gacoan Harus ke Tuban MOJOK.CO

Makan Mie Gacoan adalah Kemewahan bagi Anak Muda Desa, Rela Motoran 2 Jam Demi Makanan yang “Menyiksa” Mulut Mereka

14 Juli 2026
Jumirah dan suami merupakan pemulung di TPA Troketon, Klaten. MOJOK.CO

“Nrimo ing Pandum” ala Ibu Jumirah: Berteman dengan Belatung dan Diabetes di Tengah 150 Ton Sampah Residu Warga Klaten

12 Juli 2026
Merayakan Sofistikasi Djent ala Bless The Knights yang Keras Kepala.MOJOK.CO

Merayakan Sofistikasi Djent ala Bless The Knights yang Keras Kepala

13 Juli 2026
Kisah sebuah desa di Kebumen, Jawa Tengah, yang bangkit dari kemiskinan MOJOK.CO

Cerita Desa di Kebumen Bangkit dari Kemiskinan: Punya Rumah Layak Huni, Modal Usaha, hingga Pengembangan Peternakan

14 Juli 2026
SSB MAS merawat bibit-bibit muda sepak bola Kota Jogja meski dari Lapangan Minggiran yang tidak rata MOJOK.CO

SSB Tertua di Kota Jogja Merawat Bibit-bibit Muda Meski dari Lapangan Bola Tidak Rata

11 Juli 2026
Polyworking (mencari pekerjaan tambahan atau sampingan) jadi pilihan rasional in this economy karena satu pemasukan gaji tak beri rasa aman MOJOK.CO

Polyworking: Pekerja Kurangi Waktu Luang demi Pekerjaan Tambahan dan Pesan untuk Lulusan Baru jika Sumber Gaji Tak Cukup 1

8 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.