Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Malam Jumat

Cerita Horor Kepala Misterius di Bak Mandi Ruang Sekre Kampus

Redaksi oleh Redaksi
15 November 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Malam kian larut dan dingin, tapi aku sendiri ketakutan mau ke kamar mandi. Di bak air, ada rambut-rambut misterius yang mengerikan.

Kejadiannya sudah bertahun-tahun lalu, tapi kengeriannya masih bisa kubayangkan. Saat itu, aku sedang menghabiskan waktu luangku dengan berkumpul di ruang sekretariat UKM yang aku ikuti.

Namaku Nino, mahasiswa tahun akhir di sebuah kampus swasta di Surabaya. Ruang UKM kami, UKM Bela Diri, terletak di Students Center (SC) kampus yang sudah tua (kini tidak lagi digunakan). Ada banyak mahasiswa yang kerap berkumpul di sini setiap harinya—pilihan menyenangkan saat kamu sedang lelah menghadapi dosen yang menyebalkan.

Hari itu, aku seharian menggeletak di ruang UKM. Tidak ada latihan, tidak ada pula jadwal kuliah. Hidupku hari itu rasanya hanya diabadikan pada rasa mager tak berkesudahan. Sungguh nikmat.

Siang berganti sore. Teman-teman di ruang sekre kampus makin lama makin menipis. Kebanyakan pamit ingin pergi mengerjakan tugas.

“Kamu nggak pulang, No? Bukannya besok kamu katanya mau ada kuis?”

Aku menjawab asal-asalan, “Iya. Nanti saja rada malam. Masih pewe.”

Menjelang waktu magrib, hanya ada 3 orang di ruang sekre kami. Semuanya pria: aku, Fadli, dan Ilham. Suasana malam kian dingin dan gelap, memberi kesan sedikit mencekap mengingat bangunan SC kami cukup mblosok.

Kalau sudah dingin seperti ini, ‘penyakit’-ku pun muncul: ingin buang air kecil sekaligus buang air besar. Sialnya, aku lupa kalau kamar mandi di SC kami cukup mengerikan. Bukan berarti di temboknya ada gambar-gambar monster dan hewan ajaib seperti di film Fantastic Beasts, sih, tapi lebih karena pencahayaannya yang kurang dan letaknya yang lebih mblosok.

Yah, udah mah SC-nya mblosok, kamar mandinya mblosok, pula.

Kadang-kadang, aku merasa sedikit iri sama cewek-cewek. Kalau mereka merasa takut ke kamar mandi, tidak akan ada yang memandang mereka aneh saat mereka minta ditemani ke kamar mandi tersebut. Coba kalau aku—atau laki-laki lain—yang melakukannya: bisa-bisa kami dikira mau ngapa-ngapain di sana!

“Kamu kenapa, No?” tanya Fadli, keheranan melihat aku yang tiba-tiba diam.

Aku menggeleng dan mencoba mengumpulkan keberanian, “Nggak apa-apa, cuma kebelet aja.”

“Jorok banget! Sana ke WC!” tendang Ilham sambil terkekeh. Aku balas tertawa sambil keluar dari ruang sekre kampus.

Iklan

Sial, suasana SC benar-benar sepi saat itu. Langit sudah kian gelap, orang-orang di SC—entah kenapa—memang lebih sepi dibandingkan hari-hari kemarin.

Aku memilih sebuah bilik kamar mandi yang agak jauh dari ruang sekre kampus. Di sana, aku tuntaskan keperluanku membuang hajat. Segalanya berjalan normal dengan sebuah keran air terbuka di atas bak mandi di sebelahku.

Selesai melepaskan ‘ampas’, aku berniat membasuh dengan air. Dengan sigap, aku mengambil air dengan gayung. Airnya dingin.

Anehnya, aku sedikit merasa ada sentuhan di tanganku saat menciduk air dengan gayung.

Aku mengambil air sekali lagi. Kali ini, aku yakin ada sesuatu menyentuh tanganku. Sedikit geli, seperti…

…rambut?

Aku mencoba melirik kali ini. Memang benar, di bak mandi seperti ada rambut-rambut—ini apa, ya? Apakah ada orang yang masuk ke kamar mandi ini, tapi rambutnya rontok dan masuk bak?

Penasaran, aku mencoba mengayunkan gayungku lagi, kali ini ke arah rambut-rambut misterius itu.

Betapa terkejutnya aku, waktu tahu bahwa yang terciduk adalah…

…kepala manusia.

Tanpa ba-bi-bu, aku langsung mengancing celanaku, lalu pergi ke luar kamar mandi. Bodo amat dengan urusan bersih-bersih. Aku takut!  (A/K)

Terakhir diperbarui pada 20 Juni 2019 oleh

Tags: cerita hororhantukepala manusiaMahasiswaruang sekrestudents centerUKM
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Mahasiswa gen Z kuliah malas baca jadi brain rot
Sekolahan

Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI

23 April 2026
Alasan Gelar Sarjana Tak Lagi Jadi Jaminan Mudah Dapat Kerja MOJOK.CO
Esai

Alasan Gelar Sarjana Tak Lagi Jadi Jaminan Mudah Dapat Kerja

20 April 2026
Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elit dan Realitas yang Sulit MOJOK.CO
Esai

Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

10 April 2026
Kerja di Pabrik, Kuliah S2, dan Dihajar Asam Lambung MOJOK.CO
Esai

Kerja di Pabrik, Kuliah S2, dan Dihajar Asam Lambung

6 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Guru CLC di Malaysia sejahtera daripada guru kontrak. MOJOK.CO

WNI Pilih Jadi Guru di Luar Negeri dengan Gaji 2 Digit daripada Jadi Guru Kontrak di Indonesia yang Hidupnya Nggak Sejahtera

21 April 2026
Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman Mojok.co

Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman

27 April 2026
Aksi tanam 100 pohon gayam di sekitar Candi Borobudur, Magelang. MOJOK.CO

Hubungan Istimewa di Balik Pohon Gayam sebagai “Tanaman Peneduh” dan Candi Borobudur

23 April 2026
Dugaan penganiayaan anak di daycare Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Jogja MOJOK.CO

Hancur Hati Ibu: Amat Percaya ke Daycare LA Jogja dan Suka Kasih Tip ke Pengasuh, Anak Saya Justru Dibuat Trauma Serius

25 April 2026
UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang.MOJOK.CO

UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang

27 April 2026
Keresahan Ibu-Ibu Usai Terbongkarnya Kasus Daycare Little Aresha: Gaji Ortu Semungil itu Harus Berhadapan dengan Absennya Negara dan Sesama WNI Jahat MOJOK.CO

Keresahan Ibu-Ibu Usai Terbongkarnya Kasus Daycare Little Aresha: Gaji Ortu Semungil itu Harus Berhadapan dengan Absennya Negara dan Sesama WNI Jahat

27 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.