Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Sosok

Jualan Pentol hingga Jadi Kasir Alfamart karena Ditinggal Orang Tua, Lulus S2 UMS sampai Kuliah S3 di UM Malang

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
7 Maret 2024
A A
kasir alfamart kuliah hingga S3 di UM Malang.MOJOK.CO

Ilustrasi kasir Alfamart bisa kuliah hingga S3 (Ega/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Hidup sebatang kara karena ditinggal orang tua sejak balita, sempat kerja jadi kasir Alfamart hingga jualan pentol, Alberta Adinata bisa mendobrak batas. Bisa sarjana, lulus kuliah S2 UMS Solo, hingga kini ia sedang berjuang menempuh studi S3 di UM Malang.

Berta (26), sapaan akrabnya, kini mengenang perjalanan hidupnya sambil tertawa. Perjuangannya masih panjang. Namun, sebagian fase berat berhasil ia lalui selepas sarjana dan lulus kuliah S2. Padahal, dulunya untuk sarjana pun agak tak terbayang di benaknya.

“Jadi, selepas orang tua pergi aku tinggal sama nenek, kadang sama budeku,” kata lelaki asal Ngawi ini kepada Mojok Selasa (5/3/2024).

Ia merupakan anak tunggal. Selepas kedua orang tuanya bercerai, baik bapak dan ibunya masing-masing menikah lagi. Sebagai anak, Berta tentu ingin ikut bersama salah satu di antaranya. Namun, ia merasa tak dianggap lagi.

“Orang tua seperti nggak menerima. Jadi sebenarnya, rasanya seperti yatim piatu sejak kecil,” tuturnya.

Hingga SMP, ia tinggal bersama neneknya. Lalu meneruskan pendidikan di SMK Trisakti Ngawi sejak 2013. Di sana, Berta mengaku sering tidur di salah satu ruang sambil membantu bersih-bersih di sekolah.

Tak punya orang tua yang bisa jadi sandaran ekonomi, akhirnya ia memutuskan untuk bekerja jadi pegawai angkringan. Selepas pulang sekolah hingga tengah malam. Demi dapat uang saku dan memenuhi kebutuhan sekolahnya.

Namun, usahanya tidak berhenti di situ. Sebelum merasakan jadi kasir Alfamart, di masa SMK ia sudah menjajal berbagai pekerjaan. Selain bersih-bersih di sekolah, jadi karyawan angkringan, ia pernah juga menjajal jadi loper susu sapi.

kasir alfamart jadi sarjana dan kuliah S2 di UMS Solo hingga S3.MOJOK.CO
Sosok Alberta saat wisuda S2 di UMS (Dok. Alberta)

Keuntungannya sebagian ia sisihkan untuk modal usaha. Sampai akhirnya, pada 2016 jelang kelulusan sekolah ia sempat usaha berjualan pentol. Dagangan yang sempat membantunya bertahan hidup sebelum bisa kuliah.

“Aku gap year dua tahun. Baru bisa kuliah 2018. Habis jualan pentol sempat kerja di jadi pramusaji termasuk kasir Alfamart,” kenangnya.

Dari kasir Alfamart hingga penjual es demi modali kuliah

Selepas jualan pentol, Berta merasa perlu punya pendapatan yang agak tetap. Ia pun akhirnya mencoba mendaftar kerja di Alfamart sebagai pramusaji yang tugasnya menata barang hingga jadi kasir.

Selama jadi kasir Alfamart, ia merasakan getir kehidupan. Sering makan sekali sehari, lupa meretur barang expired sehingga harus mengganti uang, hingga berbagai tantangan lainnya.

“Hidup di masa jualan pentol sama kerja kasir Alfamart itu menantang. Sering makan sekali, kebawa jadi maag sampai sekarang,” ceritanya.

Sekitar setahun menjadi kasir Alfamart, akhirnya Berta memutuskan untuk kembali membuka usaha. Sesuatu yang sepertinya sudah jadi passion dalam dirinya. Namun, kali ini usahanya perlu modal agak besar. Jumlahnya hingga sekitar Rp10 juta.

Iklan

“Umur 19 mau pinjam duit segitu sama saudara nggak dipercaya. Akhirnya, aku jual motor Honda BeAT hasil nabung, demi buka usaha,” terangnya.

Usaha minuman yang ia beri nama Ahola akhirnya buka. Hampir 5 bulan ia mengaku dagangannnya sepi. Namun, ia coba segala cara untuk promosi sampai akhirnya di bulan keenam, mulai banyak pelanggan.

Hasil jualan itulah yang jadi modal untuk kuliah S1 Manajemen di Universitas Muhammadiyah Ponogoro (UMPO) pada 2018 silam. Beruntungnya lagi, pada semester 2 ia dapat bantuan dana beasiswa sekitar Rp3 juta per semester hingga semester 8. Hal yang membuat napasnya terasa lebih ringan.

Baca halaman selanjutnya…

Ingin raih doktor, jadi dosen, dan bantu mahasiswa dengan keterbatasan 

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 8 Maret 2024 oleh

Tags: Alfamartbeasiswakasir alfamartkuliahpilihan redaksium malangumpoUMS
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Sigura-gura, Malang, slow living.MOJOK.CO
Urban

Omong Kosong Slow Living di Malang: Pindah Kerja Berniat Cari Ketenangan Malah Dibikin Stres, Nggak Ada Bedanya dengan Jakarta

11 April 2026
Bangun rumah bertingkat 2 di desa pelosok Grobogan gara-gara sinetron MOJOK.CO
Sehari-hari

Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan

10 April 2026
Buka Usaha dan Niat Slow Living di Desa Malah Dibikin Muak dengan Etos Kerja Pemudanya, Bersikap Semaunya Atas Nama “Kekeluargaan” MOJOK.CO
Urban

Buka Usaha dan Niat Slow Living di Desa Malah Dibikin Muak dengan Etos Kerja Pemudanya, Bersikap Semaunya Atas Nama “Kekeluargaan”

10 April 2026
Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif MOJOK.CO
Urban

Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif

9 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elit dan Realitas yang Sulit MOJOK.CO

Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

10 April 2026
Jogja Bisa Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung MOJOK.CO

Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 

8 April 2026
Saya Setuju Orang Jakarta Tajir Tak Betah Slow Living di Desa (Unsplash)

Orang Tajir Jakarta Tak Akan Sanggup Slow Living di Desa karena Menolak Srawung Itu Omong Kosong Kebanyakan Gagal Betah karena Ulahnya Sendiri

7 April 2026
Sumbangan pernikahan di desa, jebakan yang menjerat dan membuat warga menderita MOJOK.CO

Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”

8 April 2026
Mahasiswa KKN di desa

KKN Itu Menyenangkan, yang Bikin Muak adalah Teman yang Jadi Beban Kelompok dan Warga Desa yang “Toxic”

9 April 2026
Buka Usaha dan Niat Slow Living di Desa Malah Dibikin Muak dengan Etos Kerja Pemudanya, Bersikap Semaunya Atas Nama “Kekeluargaan” MOJOK.CO

Buka Usaha dan Niat Slow Living di Desa Malah Dibikin Muak dengan Etos Kerja Pemudanya, Bersikap Semaunya Atas Nama “Kekeluargaan”

10 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.