Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Sosok

Mas Tatang dari Majenang: Tinggalkan Jakarta Meski Punya Gaji Tetap, Pilih Buka Usaha Jahit Keliling di Jogja yang Pendapatannya Tak Menentu

Agung Purwandono oleh Agung Purwandono
5 Maret 2024
A A
Mas Tatang dari Majenang: Tinggalkan Jakarta Meski Punya Gaji Tetap, Pilih Buka Usaha Jahit Keliling di Jogja yang Pendapatannya Tak Menentu MOJOK.CO

Ilustrasi Mas Tatang dari Majenang: Tinggalkan Jakarta Meski Punya Gaji Tetap, Pilih Buka Usaha Jahit Keliling di Jogja yang Pendapatannya Tak Menentu. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Meski pendapatan jahit keliling tak menentu, bersyukur bisa atur waktu

Menurut Mas Tatang, salah satu yang ia rasakan setelah pergi dari Jakarta dan membuka usaha di Jogja adalah ia punya banyak waktu. Ia tidak bergantung kepada pemilik perusahaan ketika izin karena ada keperluan keluarga. 

“Waktu fleksibel itu bukan berarti kita bisa santai-santai, tapi waktu fleksibel itu kita bisa ngatur waktu misal ada acara dadakan atau kangen dengan keluarga bisa segera ketemu,” kata Tatang. 

Iklan
Setiap hari rata-rata Mas Tatang melayani 10 konsumen yang menggunakan jasanya. (Agung P/Mojok.co)

Ia sendiri biasanya pulang ke Majenang setiap bulan sekali. Namun, khusus bulan ini, ia akan pulang mepet dengan Idul Fitri. Alasannya, biasanya jelang hari raya, banyak konsumen yang menggunakan jasanya. 

“Ramadan saya berjauhan sama anak dan istri nggak papa, eman-eman kalau ditinggal, yang penting pas pulang nanti bawa rezeki,” kata Tatang. 

Bisa tekan biaya hidup karena di Jogja masih murah

Tatang mengatakan, biaya perbaikan pakaian bervariasi dari Rp10 ribu untuk tiga lubang di celana hingga rombak total yang berkisar Rp30 ribu. “Paling banyak itu potong celana, atau jahit celana sobek. Murah kok, Rp10 ribu itu untuk 3 pakaian yang sobek,” kata Tatang. 

Dengan rata-rata sehari dapat 10 konsumen, itu sudah bisa memenuhi kebutuhan hidupnya di Yogyakarta dan menabung untuk kebutuhan keluarga. “Untuk uang kos 400 ribu sebulan, adik saya juga ikut saya di sini, jahit keliling juga,” kata Tatang. 

Istrinya di kampung juga membuka usaha jahit di rumah. Tatang mengakui, ia menikah dua kali. Dari istri pertamanya yang kini sudah berpisah ia punya anak yang kini berusia 12 tahun. Ia kemudian menikah kembali dengan perempuan yang sudah memiliki anak. Saat ini anak bawaan istrinya itu duduk di kelas 2 SMP. 

“Saya nggak buka di Majenang karena pasti nggak fokus, karena pasti ada urusan kemana-mana. Kalau merantau seperti ini kan waktunya bisa fokus,” ujar Mas Tatang. 

Penulis: Agung Purwandono
Editor: Hammam Izzuddin

BACA JUGA Pulang Kampung ke Wulunggunung Magelang dan Jadi Tukang Sayur Keliling, Keputusan Terbaik Mas Kris Pergi dari Jakarta yang Panas

Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 6 Maret 2024 oleh

Tags: buka usaha di jogjacilacapinspiratifjahit kelilingjakartakerja di jakartamajenangorang biasa
Agung Purwandono

Agung Purwandono

Jurnalis dengan pengalaman lebih dari dua dekade yang menekuni penulisan feature dan jurnalisme naratif. Punya ketertarikan pada kisah-kisah manusia yang jarang mendapat sorotan.

Artikel Terkait

Naik BYD Menyusuri Jalanan Jakarta Bikin Saya Jadi Kampungan MOJOK.CO
Otomojok

Pengalaman Menahan Rasa Penasaran di Dalam Kabin Mewah BYD demi Tidak Terlihat Kampungan ketika Menyusuri Jalanan Jakarta

30 Juni 2026
Nasib desainer grafis di desa kabupaten: jasa desain logi dianggap gratisan, pindah Jakarta kaget ternyata cuannya menjanjikan MOJOK.CO
Sehari-hari

Jasa Desain Logo di Desa Kabupaten Dianggap Sepele hingga Jadi Gratisan, Pindah Jakarta Kaget 1 Logo Cuannya Menjanjikan

23 Juni 2026
Kerja di Jakarta, Cara Terbaik Buat Melihat Sisi Buruk Manusia adalah Kerja di F&B.mojok.co
Urban

FnB di Jakarta Bikin Sengsara Pekerjanya: Bisnis Elite tapi Gaji Karyawannya Seuprit, yang Dimiliki Artis bahkan Lebih Tak Manusiawi

2 Juni 2026
Kompetisi Campus League 2026 - Basketball Regional Bandung Season 1 menjadi saksi terjalinnya kerja sama antara Campus League dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang bertujuan untuk membangun ekosistem olahraga jangka panjang dan pembentukan karakter mahasiswa MOJOK.CO
Kilas

Campus League Basketball Season 1 Regional Jakarta: Jadi Ajang Pembuktian Diri di Level yang Berbeda

25 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Menurut Pakar UGM, Pelatihan Dasar Militer (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah putih/KDMP) harus dievaluasi MOJOK.CO

Pelatihan Militer ke Manajer Kopdes Merah Putih Perlu Didesain Ulang, Harus Lebih Relevan dengan Tata Kelola Koperasi agar Tak Ada Korban Lagi

29 Juni 2026
Coach Jacksen F. Tiago: Pendekatan Psikologis di Sepak Bola Remaja Putri Harus Didahulukan Ketimbang Fisik dan Taktik.MOJOK.CO

Coach Jacksen F. Tiago: Pendekatan Psikologis Pemain Muda Putri Harus Didahulukan Ketimbang Fisik dan Taktik

28 Juni 2026
Kudus, Magis Kaki Kanan yang Mengirim Tangis bagi Srikandi Kota Pahlawan.MOJOK.CO

Magis Kaki Kanan yang Mengirim Tangis bagi Srikandi Kota Pahlawan 

27 Juni 2026
Satu Dekade Land of Leisures: Merawat Standar Kurasi dan Meneteskan Rezeki hingga Akar Rumput

Satu Dekade Land of Leisures: Merawat Standar Kurasi dan Meneteskan Rezeki hingga Akar Rumput

30 Juni 2026
Peluncuran logo dan maskot MTQ Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah MOJOK.CO

MTQ Nasional XXXI Jateng: Warna Baru Festival Al-Qur’an Terbesar dan Adem Ayem di Semarang

25 Juni 2026
Kisah pengusahaan binaan program UMiMAX dari Pertamina. MOJOK.CO

Kisah Para Ibu Jual Kopi Keliling usai Suami Kena PHK, Relakan “Cincin Terakhir” agar Anak Bisa Sekolah

26 Juni 2026

Video Terbaru

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.