Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Cerita Tukang Fotokopi Jadi Saksi Mahasiswa UGM Merampungkan Skripsinya dalam Semalam, Berjasa Bantu Benerin Typo dan Layout yang Masih Amburadul

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
6 Mei 2024
A A
Cerita Tukang Fotokopi Jadi Saksi Mahasiswa UGM Merampungkan Skripsinya dalam Semalam, Berjasa Bantu Benerin Typo dan Layout yang Masih Amburadul.MOJOK.CO

Ilustrasi Cerita Tukang Fotokopi Jadi Saksi Mahasiswa UGM Merampungkan Skripsinya dalam Semalam, Berjasa Bantu Benerin Typo dan Layout yang Masih Amburadul (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Tempat fotokopi 24 jam adalah penolong para mahasiswa yang bertarung dengan deadline tugas perkuliahan. Bahkan, di sekitaran UGM, ada tukang fotokopi yang menjadi saksi bagaimana mahasiswa merampungkan skripsinya dalam semalam.

Di sekitaran kampus, tempat fotokopi yang buka 24 jam memang jamak ditemui. Di sekitar UNY, misalnya, ada Sahabat, tempat fotokopi andalan mahasiswa yang tak pernah sepi pengunjung. Percayalah, penjaga fotokopi di sini paham betul soal gosip-gosip yang beredar di UNY, terutama di Fishipol.

Sementara dekat UGM, ada Cozy Fotocopy yang menjadi tempat para mahasiswa mempertaruhkan nilai tugas kuliah mereka. Tempat fotokopi yang “tutup saat kiamat” ini, jadi andalan mahasiswa yang butuh nge-print atau menyalin tugas di tengah malam.

Cerita Tukang Fotokopi Jadi Saksi Mahasiswa UGM Merampungkan Skripsinya dalam Semalam, Berjasa Bantu Benerin Typo dan Layout yang Masih Amburadul.MOJOK.CO
Cozy Fotocopy, tempat fotokopi 24 jam yang berlokasi di sekitaran UGM (Mojok.co)

Heru (31), salah satu karyawan Cozy, menceritakan kalau ada banyak kisah menarik seputar mahasiswa UGM yang ia dapat selama bekerja di Cozy. Salah satu cerita yang paling diingatnya terjadi sekitar dua tahun lalu. Kala itu, ada mahasiswa yang bela-belain lembur di tempat fotokopiannya buat mengerjakan skripsi.

Menemani mahasiswa UGM “apes” merampungkan skripsinya dalam semalam

Saat itu, di tengah malam, seorang mahasiswa datang dengan tergesa-gesa. Napasnya ngos-ngosan, seperti habis dikejar setan. Wajahnya juga amat pucat, seolah tak mampu menyembunyikan rasa takut yang ia rasakan. Begitulah kata Heru, menceritakan “wujud” mahasiswa yang malam itu datang.

Heru mengaku, saat itu orderan yang ia kerjakan sudah hampir selesai. Ia pun berniat mengistirahatkan tubuhnya sebentar selepas jam 12 malam. Rolling door-nya juga sudah ia turunkan seperempat. Pikirnya, kalaupun ada orang datang, paling cuma nge-print selembar-dua lembar saja.

Namun, saat mahasiswa itu datang, ia langsung memohon kepada Heru agar jangan menutup tempat fotokopiannya dulu. “Dia mahasiswa UGM. Mohon-mohon jangan tutup dulu, katanya mau pinjam salah satu PC buat mengerjakan skripsinya,” ujar Heru.

Baca halaman selanjutnya…

Menemani mahasiswa “apes” begadang lembur skripsian. Bahkan bantu benerin typo dan layout.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 6 Mei 2024 oleh

Tags: cozy fotocopyMahasiswa Jogjamahasiswa ugmskripsitukang fotokopiUGM
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

kuliah di jurusan sepi peminat.mojok.co
Edumojok

Nekat Kuliah di Jurusan Sepi Peminat PTN Top: Menyesal karena Meski Lulus Cumlaude, Ijazah Dianggap “Sampah” di Dunia Kerja

2 April 2026
kerja di kafe Jogja stres. MOJOK.CO
Sehari-hari

Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat”

1 April 2026
Mudik Lebaran mepet dari Jogja dengan kereta demi kumpul keluarga
Urban

Mahasiswa UGM Rela Kejar Mudik di Hari Lebaran demi Kumpul Keluarga, Lewatkan “War” Tiket karena Jadwal Kuliah

19 Maret 2026
Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana
Edumojok

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Membuat ibu sangat menyayangi kucing padal awalnya sangat tak suka. Setelah memelihara malah merawat seperti anak sendiri dan sangat terpukul ketika si anabul mati MOJOK.CO

Ibu Jadi Sayang Kucing padahal Awalnya Benci: Dirawat Seperti Anak Sendiri, Terpukul dan Trauma saat Anabul Mati dalam Dekapan

27 Maret 2026
Pintu timur Stasiun Tugu Jogja, titik keberangkatan kereta api terbaik dibandingkan Stasiun Lempuyangan

Dibanding Stasiun Lempuyangan, Saya Lebih Pilih Stasiun Tugu Jogja yang Mahal dan Ramai asal Tak Harus Menahan Emosi Menunggu Jemputan

27 Maret 2026
Nurul Fajriatussaadah, lulusan terbaik S2 di UIN Semarang

Dihina karena Hanya Anak Petani dari Pelosok Desa, Kini Berhasil Jadi Lulusan Terbaik S2 UIN Semarang berkat Doa Ayah

30 Maret 2026
Realitas Pahit di Film “Tunggu Aku Sukses Nanti” yang Bikin Gen Z Menangis: Susah Cari Kerja dan “Dihina” Saat Kumpul Keluarga. MOJOK.CO

Realitas Pahit Film “Tunggu Aku Sukses Nanti” yang Bikin Gen Z Menangis: Susah Cari Kerja dan Dihina Saat Kumpul Keluarga

27 Maret 2026
anak kos ketakutan pasang gas di jogja. MOJOK.CO

Dilema Anak Kos yang Kerja di Jogja: Mau Irit dan Mandiri tapi Takut Mati Konyol Gara-gara Cerita Seram Ibu Kos soal “Tragedi Gas Melon”

2 April 2026
Punya rumah besar di desa jadi simbol kaya tapi terasa hampa MOJOK.CO

Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya

2 April 2026

Video Terbaru

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

29 Maret 2026
Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

28 Maret 2026
Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

26 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.