Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Cerita Mahasiswa Muslim Tinggal di Kos Penjual Masakan Babi di Mrican Jogja, Nyaman tapi Overthinking saat Ibu Kos Bagi-bagi Makanan

Lina Sunarni oleh Lina Sunarni
10 September 2024
A A
Cerita unik tinggal di kos penjual masakan babi di Mrican, Caturtunggal, Jogja MOJOK.CO

Ilustrasi - Cerita unik tinggal di kos penjual masakan babi di Mrican, Caturtunggal, Jogja. (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Mahasiswa muslim di Jogja berbagi cerita bagaimana rasanya bertahun-tahun tinggal di sebuah kos penjual masakan babi di Mrican, Caturtunggal. Kos yang membuat overthinking sekaligus mengajari toleransi.

***

Jumat, (6/9/2024) saya melangkahkan kaki ke sebuah kos di daerah Mrican, Caturtunggal, Jogja. Sebuah kos dengan kisah-kisah unik para penghuninya. Tidak hanya sebagai tempat beristirahat, kos ini juga menjadi warung masakan daging babi.

Yang menarik di kos Mrican, Jogja, ini, ada mahasiswa muslim yang harus struggle karena hari-hari bersinggungan dengan masakan babi. Masakan yang dalam keyakinan agama Islam dicap haram dan najis.

“Surga tersembunyi” di Mrican Jogja 

Kiki Sofia Rista (21), menghuni kos penjual masakan babi di Mrican, Jogja, itu sejak 2022. Ia mendapat informasi dari sang kakak yang sudah lebih dulu ngekos di situ.

Kiki mantap saja memilih kos tersebut terutama karena memang mematok harga murah ketimbang kos-kos lain di sekitarnya. Kiki hanya perlu membayar Rp4 juta pertahun. Artinya, sewa perbulannya Rp300 ribu. Terbilang murah di tengah harga-harga kos Jogja yang rata-rata Rp500 ribu ke atas.

Meski tahu bahwa pemilik kos di Mrican, Jogja, itu juga menjual masakan babi, Kiki tak terlalu menganggapnya masalah. Sebab, seperti yang sudah ia dengar dari sang kakak, lingkungan di sana menyenangkan. Begitu pun yang ia rasakan setelah ngekos di sana hingga sekarang.

“Bahkan aku denger dari ibu laundry di sekitar situ, kosku itu kayak surga tersembunyi. Lokasinya rindang, lingkungannya ramah,” ungkap Kiki dengan wajah berseri.

Cerita unik tinggal di kos penjual masakan babi di Mrican, Caturtunggal, Jogja MOJOK.CO
Ilustrasi – Cerita unik tinggal di kos penjual masakan babi di Mrican, Caturtunggal, Jogja. (Lina Sunarni/Mojok.co)

Ibu kos suka berbagi makanan, tapi bikin overthinking

Seturut keterangan Kiki, ibu kosnya di Mrican, Jogja, itu sangat baik. Meski memang cenderung agak sulit untuk memulai pembicaraan.

Lebih dari itu, kata Kiki, ibu kosnya tersebut kerap bagi-bagi makanan gratis ke anak-anak kos. Terutama saat ia sedang punya hajatan. Bagian inilah yang membuat Kiki sering kali overthinking setiap menerima masakan pemberian dari si ibu kos.

“Dulu pernah dikasih makanan roti, daging, sama ibu kos. Pas udah selesai makan terus pada overthinking semua yang muslim, apakah yang kami makan itu babi atau nggak ya? Soalnya kan kami nggak tahu rasa dan tekstur daging babi itu gimana,” jelas mahasiswa semester 7 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) di Universitas Sanata Dharma itu.

Tapi jika mengingat kebaikan ibu kos, Kiki husnuzon saja. Rasa-rasanya ibu kosnya nggak mungkin “tega” membagi masakan babi pada anak-anak kos yang muslim. Toh kalau misalnya ternyata yang Kiki makan adalah babi, ya semoga Tuhan maklum. Kan ia tidak tahu.

Baca halaman selanjutnya…

Tinggal di kos penjual masakan babi ternyata sangat nyaman

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 12 September 2024 oleh

Tags: JogjaKos di Jogjamrican jogjarestoran babi jogjawarung babi jogja
Lina Sunarni

Lina Sunarni

Artikel Terkait

Ada potensi anomali ketika wisata Jogja diserbu 8,2 juta wisatawan. Daya beli rendah, tapi ada ancaman masalah MOJOK.CO
Urban

Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi

19 Maret 2026
Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana
Edumojok

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026
burjo atau warmindo bikin rindu anak rantau dari Jogja ke Jakarta. MOJOK.CO
Urban

Anak Rantau di Jogja Menyesal ke Jakarta, Tak Ada Burjo atau Warmindo sebagai Penyelamat Karjimut Bertahan Hidup

16 Maret 2026
Kuliner khas Minang, rendang, di rumah makan Padang di Jogja rasanya berubah jadi kuliner Jawa
Kuliner

Nasi Padang Versi Jogja “Aneh” di Lidah, Makan Rendang Tanpa Cita Rasa Gurih dan Asin karena Dominasi Kuliner Manis Jawa

16 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

meminjam uang, lebaran.MOJOK.CO

Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit

21 Maret 2026
Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026
Kuliner khas Minang, rendang, di rumah makan Padang di Jogja rasanya berubah jadi kuliner Jawa

Nasi Padang Versi Jogja “Aneh” di Lidah, Makan Rendang Tanpa Cita Rasa Gurih dan Asin karena Dominasi Kuliner Manis Jawa

16 Maret 2026
Belajar Tentang Sejarah Ekonomi Komunis China dari Duanju, Drama Vertikal yang Nagih MOJOK.CO

Belajar Sejarah Ekonomi Komunis China Lewat Kamerad Chang dan Duanju yang Bikin Nagih

16 Maret 2026
Stasiun Pasar Senen Jakarta Pusat merampas senyum perantau asal Jogja MOJOK.CO

Stasiun Pasar Senen Saksi Perantau Jogja “Ampun-ampun” Dihajar dan Dirampas Jakarta, Tapi Terlalu Cemas Resign buat Balik Jogja

15 Maret 2026
Evakuasi WNI saat terjadi konflik luar negeri MOJOK.CO

Saat Terjadi Konflik di Luar Negeri, Evakuasi WNI Tak Sesederhana Asal Pulang ke Negara Asal

16 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.