Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Cerita Robet: Teknisi Yamaha Indonesia Ukir Prestasi di Ajang Dunia usai Adu Skill vs Teknisi Berbagai Negara

Redaksi oleh Redaksi
16 Desember 2025
A A
Teknisi dealer Yamaha asal Sumatera Utara, Robet B Simanullang ukir prestasi di ajang dunia WTGP 2025 MOJOK.CO

Teknisi dealer Yamaha asal Sumatera Utara, Robet B Simanullang ukir prestasi di ajang dunia WTGP 2025. (Yamaha)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Seorang teknisi dealer Yamaha asal Indonesia mengukir prestasi di ajang dunia World Technician Grand Prix (WTGP) 2025.

WTGP merupakan puncak dari program pelatihan Yamaha Technical Academy (YTA), yaitu program global untuk meningkatkan keahlian teknisi di seluruh dealer Yamaha. Program ini menjadi upaya Yamaha untuk menunjukkan komitmennya dalam memberikan layanan purnajual terbaik.

Selain itu, penyelenggaraan WTGP juga bertujuan untuk meningkatkan mutu layanan dan keterampilan teknisi, agar teknisi mampu memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan di seluruh dunia.

Teknisi Yamaha wakil Indonesia bersaing dalam kompetisi ketat

Berlangsung pada Rabu (19/11/2025) lalu, WTGP 2025 digelar di Iwata, Jepang. Tahun ini kejuaraan bergengsi tersebut diikuti oleh 19 teknisi dari 22 negara.

Lomba berlangsung kompetitif, para teknisi Yamaha saling unjuk kualitas berstandar global. Mereka mengerahkan konsentrasi penuh dan kemampuan terbaik agar mendapatkan penilaian maksimal dalam uji technical skill dan customer relations.

Begitu pula wakil Indonesia, Robet B Simanullang. Ia tampak tak mau kalah saing dari para teknisi Yamaha dari negara-negara lain. Pria asal Sumatera Utara itu mengerahkan kemampuan terbaiknya agar dapat mencapai hasil optimal.

Teknisi dealer Yamaha asal Sumatera Utara, Robet B Simanullang dalam ajang dunia WTGP 2025
Teknisi dealer Yamaha asal Sumatera Utara, Robet B Simanullang dalam ajang dunia WTGP 2025. (Dok. Yamaha)

Pengujian technical skill menggunakan motor MAXi Series dan customer relations dilakukan Robet dengan penuh percaya diri. Tidak ada rasa minder meski lawannya pesaingnya adalah wakil dari berbagai negara. Hasilnya, ia berhasil meraih gelar juara ke-3.

Teknisi dealer Yamaha asal Sumatera Utara, Robet B Simanullang dalam ajang dunia WTGP 2025 MOJOK.CO
Teknisi dealer Yamaha asal Sumatera Utara, Robet B Simanullang dalam ajang dunia WTGP 2025. (Yamaha)

Bawa pulang ilmu untuk tingkatkan mutu

Robet B Simanullang tak bisa menyembunyikan rasa bungahnya karena mendapat kesempatan mengikuti World Technician Grand Prix 2025. 

Sehari-hari Robet bekerja di dealer Yamaha Alfa Scorpii Tanjung Morawa Medan. Maka, mengikuti sebuah kejuaran tingkat dunia membuatnya mendapat banyak ilmu dan pengalaman.

”Terima kasih Yamaha Indonesia dan Alfa Scorpii telah memberikan dukungan serta kesempatan berharga ini. Saya sangat bahagia dapat mengikuti World Technician Grand Prix mewakili Indonesia dan dapat mempersembahkan title juara ke-3,” ucap Robet.

Teknisi dealer Yamaha asal Sumatera Utara, Robet B Simanullang ukir prestasi di ajang dunia WTGP 2025 MOJOK.CO
Teknisi dealer Yamaha asal Sumatera Utara, Robet B Simanullang ukir prestasi di ajang dunia WTGP 2025. (Yamaha)

Setelah ini, ia bertekad akan membawa dan menerapkan pengetahuan yang ia ambil dari ajang dunia tersebut guna peningkatan mutu kinerjanya. Bawa pulang ilmu, tingkatkan mutu. Kira-kira begitu misi Robet sepulang kembali ke Indonesia.

“Pengalaman pertama ini begitu menyenangkan, bisa tampil di kejuaraan dunia beradu dengan teknisi dari berbagai negara. Saya memperoleh banyak experience bernilai tinggi yang nantinya sesuai buat diterapkan dalam pekerjaan saya di dealer Yamaha. Juga tentunya konsisten memberikan layanan terbaik buat konsumen,” tutupnya.

Teknisi Yamaha Indonesia sudah sering berprestasi di WTGP

Ini bukan kali pertama Indonesia ikut serta dan berprestasi di WTGP. Deretan teknisi Yamaha Indonesia sudah pernah mencicipi dan meraih prestasi.

Pada 2007, teknisi asal Bali, Dewa Putu Gunawirawan meraih juara 1. Di tahun yang sama, teknisi asal Solo, Djarot Imam Kristanto menorehkan juara 2.

Iklan

Prestasi teknisi Yamaha Indonesia di ajang WTGP berlanjut pada tahun 2012, 2014, dan 2018. Pada tahun 2012, Sukrisna Beni, teknisi asal Yogyakarta mencatatkan juara 2. Lalu pada 2014 giliran teknisi asal Bandung, Asep Sumpena menerima juara 3. Dan teknisi asal Jember, Ardhi Sulistyo mengangkat tropi juara 2 pada  2018.

Tahun 2025, giliran Robet B Simanullang yang mengukir prestasi di ajang dunia tersebut.

”Kami bangga dapat mengantarkan Robet B Simanullang untuk berpartisipasi dalam World Technician Grand Prix, sampai dia sukses berprestasi mendunia sebagai sang juara ke-3. Panggung dunia itu adalah jalur istimewa yang telah memberikannya banyak pembelajaran dan telah dilaluinya dengan luar biasa memberikannya kemenangan,” ungkap Johannes B.M. Siahaan, Assistant General Manager CS Division PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), mengapresiasi capaian Robet.

“Dia memperoleh tambahan ilmu dan mampu meningkatkan keunggulan sebagai teknisi kelas dunia. Perolehan hebatnya dapat menjadi inspirasi dan motivasi untuk selalu berkomitmen dalam berupaya mencapai cita-cita agar jadi nyata juga unggulan,” sambungnya.

Selanjutnya, Yamaha akan mengadakan seremoni kemenangan Robet B Simanullang di World Technician Grand Prix 2025. Sekaligus penyambutan dia kembali ke Indonesia untuk berbagi cerita keseruan dirinya jadi bagian dari kompetisi dunia tersebut hingga menjadi pemenang ke-3.***(Adv)

BACA JUGA: NMAX: Motor Terbaik Yamaha, Wujud Supremasi di Segala Lini Dibanding Honda PCX atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 16 Desember 2025 oleh

Tags: dealer yamahamotor yamahateknisi yamahayamaha
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Dihina dan dijauhi tongkrongan hanya karena naik motor Honda BeAT. Tidak memenuhi standar sinematik ala Yamaha Aerox, NMax, dan Vario MOJOK.CO
Sehari-hari

Standar Keren Kabupaten: Pakai Motor BeAT Dihina dan Dijauhi Circle Aerox, NMax, dan Vario karena Tak Masuk Konsep Sinematik

12 Maret 2026
Yamaha Mio Sporty 2011 selalu mogok di Jogja. MOJOK.CO
Catatan

Salut dengan Ketahanan Yamaha Mio Sporty 2011, tapi Maaf Saya Sudah Tak Betah dan Melirik ke Versi Baru

20 Februari 2026
Vixion R, Motor Terbaik Yamaha yang Mati karena Zaman MOJOK.CO
Otomojok

Vixion R, Tamat Riwayatmu Kini: Ketika Motor Terbaik Yamaha Mati karena Perubahan Zaman

6 Januari 2026
Disuruh kuliah PTN sama ortu: mau dengan syarat dibelikan motor Yamaha Aerox. Kini berujung menyesal MOJOK.CO
Ragam

Tak Mau Kuliah kalau Tak Dibelikan Motor Yamaha Aerox demi Gaya, Kini Hidup dalam Sesal dan Kekecewaan

20 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mudik Lebaran naik bus murah berujung menyesal. MOJOK.CO

Habiskan Waktu 78 Jam di Bus untuk Mudik Berujung Kapok dan Frustrasi: Harus Tahan Bau Badan, BAB, hingga “Ditakuti” Teman Sebangku

11 Maret 2026
lowongan kerja, kerja di kota, lebaran.MOJOK.CO

Mudik Lebaran Jadi Ajang Sepupu Minta Kerjaan, tapi Sadar Tak Semua Orang Layak Ditolong

10 Maret 2026
Karjimut di Jogja yang merantau pilih tidak mudik Lebaran. MOJOK.CO

“Bohong” ke Keluarga Saat Mudik Lebaran: Rela Habiskan Uang Berjuta-juta agar Dicap Sukses padahal Cuma Karjimut di Jogja

9 Maret 2026
Cerita Felix. Kuliah di universitas Australia berkat beasiswa LPDP usai diejek dan ditertawakan. Tolak tawaran kerja dewan demi ajar anak-anak di kampung pedalaman MOJOK.CO

Lulusan Beasiswa Australia Tolak Tawaran Karier Mentereng, Lebih Pilih Jadi Guru Kampung karena Terbayang Masa Lalu

10 Maret 2026
Rela Melepas Upah 75 Juta di Prancis demi Pulang ke Tanah Air, Kini Menikamti Hidup Sebagai Pengajar Bergaji Pas-pasan.MOJOK.CO

Rela Melepas Upah 75 Juta di Prancis demi Pulang ke Tanah Air, Kini Menikamti Hidup Sebagai Pengajar Bergaji Pas-pasan

10 Maret 2026
Lebaran.MOJOK.CO

Lebaran adalah Neraka bagi Pekerja Usia 30 tapi Belum Menikah, Sudah Mapan pun Tetap Kena Mental

8 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.