Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Lulus D3 PENS Surabaya Jadi Teknisi Pesawat di Bandara Soekarno Hatta, Bisa Naik Pesawat Gratis Setiap Hari dan Bantu Penerbangan Haji

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
8 Mei 2024
A A
lulusan pens surabaya jadi teknisi pesawat di bandara soekarno hatta.MOJOK.CO

Ilustrasi hanggar tempat teknisi pesawat bekerja (Ega/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Teknisi pesawat, orang di balik kelancaran pesawat haji

Banyak istilah teknis perangkat elektronika dunia aviasi yang Faris urus. Secara spesifik, ia belajar kelistrikan arus rendah. Di pesawat, salah satu contoh sederhana yang kerap ia urus adalah Interface Entertainment atau monitor di depan kursi penumpang.

“Itu pertama dicek, kalau bermasalah nanti kami routing, ya kayak ngulur kabel mencari permasalahannya,” kelakarnya.

Hari itu, Faris bercerita baru saja melakukan perawatan pesawat untuk penerbangan haji milik Garuda Indonesia. “Harusnya sih hari ini selesai itu karena bulan depan sudah waktu musim haji,” katanya yang hari itu shift pagi.

Lelaki asal Sidoarjo ini mengaku senang bisa terlibat dalam merawat pesawat yang mengantar umat muslim Indonesia melakukan rukun Islam kelima itu. Beberapa teknisi pesawat bahkan berkesempatan untuk ikut melakukan pemantauan di bandara Arab Saudi. Namun, Faris belum dapat kesempatan itu.

“Wah itu jadi sesuatu yang menarik dan diharap-harapkan banyak orang. Bisa ikut bertugas di sana sekalian ibadah. Tapi belum rezekiku,” katanya tertawa.

Tantangan dan sisi menarik jadi teknisi pesawat

Bagi Faris, kesempatan itu memang jadi sesuatu yang diidam-idamkan saat bekerja di bidangnya. Namun, selain itu masih banyak hal menarik lain yang ia dapat.

“Salah satu privilege kami di GMF ya per tahun ada jatah tiket gratis penerbangan domestik Garuda Indonesia untuk satu keluarga. Bisa untuk liburan. Tapi kemarin baru aku pakai mudik ke Surabaya,” kata bapak satu anak ini.

Selain itu, hal menarik lain tentu saja bisa berinteraksi dengan dekat dengan berbagai jenis pesawat Boeing hingga Air Bus. Sedangkan tantangan, seperti yang ia ceritakan sebelumnya adalah soal besaran nilai perangkat-perangkat yang ia urus.

“Ya kadang deg-degan aja ini barang harganya bisa ribuan dolar kalau yang critical item,” tuturnya.

Di industri penerbangan, waktu juga jadi hal yang sangat berharga. Bukan hanya urusan jadwal penerbangan, tenggat perbaikan unit pesawat juga tidak bisa mundur barang satu jam.

Sejak awal, Faris sudah berstatus sebagai pegawai tetap. Jika ingin menapaki jenjang karier, ia perlu melakukan pendidikan lanjutan setelah D3 PENS. Pendidikan lanjutan itu berupa sertifikasi, karena setiap perawatan setiap jenis pesawat memang perlu keahlian khusus.

Jadi teknisi pesawat saat dunia penerbangan sedang terpuruk karena pandemi, kini situasinya perlahan membaik. Ia juga optimistis bahwa ke depan dunia penerbangan Indonesia bisa makin berkembang.

Penulis: Hammam Izzuddin

Editor: Agung Purwandono

Iklan

BACA JUGA Perjalanan Melawan Aerophobia, Ketakutan Luar Biasa untuk Naik Pesawat

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 9 Mei 2024 oleh

Tags: bandara soekarno hattapenerbanganpensSurabayateknisi pesawat
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Mie ayam surabaya untuk quality time. MOJOK.CO
Urban

Makan Mie Ayam, “Quality Time” Orang Surabaya dan Balas Dendam Terbaik untuk Melampiaskan Getirnya Hidup

25 Februari 2026
Honda Scoopy membawa maut saat dipakai mudik Surabaya ke Lumajang. MOJOK.CO
Sehari-hari

Alasan Saya Bertahan Pakai Honda Scoopy untuk Mudik Surabaya-Lumajang, meski Tertipu dengan Tampang dan “Fitur” Biasa Saja yang Menyiksa

25 Februari 2026
Pekerja gila Surabaya yang melamun di Danau UNESA. MOJOK.CO
Urban

Danau UNESA, Tempat Pelarian Pekerja Surabaya Gaji Pas-pasan dan Gila Kerja. Kuat Bertahan Hanya dengan Melamun

24 Februari 2026
Siksaan naik bus ekonomi Surabaya Semarang seperti Indonesia dan Sinar Mandiri MOJOK.CO
Catatan

Siksaan di Bus Ekonomi Rute Surabaya Semarang bikin Frustrasi dan Kapok Naik Lagi: Murah tapi Harus Pasrah Jadi “Ikan Pindang” Sepanjang Jalan

22 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Honda Scoopy, Motor Busuk yang Bikin Konsumen Setia Kecewa (Wikimedia Commons)

Karena Cinta dan Setia, Rela Membeli 11 Motor Honda tapi Berakhir Kecewa karena Honda Scoopy Hanya Jual Tampang tapi Mesinnya Menyedihkan

25 Februari 2026
Pakai hp android Samsung S26 terintimidasi user iPhone. Tapi tak berpaling karena Samsung lebih berguna dari iPhone yang hanya memperdaya pengguna MOJOK.CO

Pakai Samsung Terintimidasi User iPhone, Tak Berpaling karena Lebih Berguna dari iPhone yang Memperdaya Penggunanya

26 Februari 2026
7 buah legendaris dalam game Blox Fruits yang jadi incaran MOJOK.CO

7  Koleksi Buah Legendaris di Game Blox Fruits yang Jadi Incaran: Tak Cuma Memperkuat, Tapi Juga Jadi Aset Berharga

24 Februari 2026
orang tua.MOJOK.CO

35 Tahun Bekerja Keras demi Anak, tapi Kesepian di Masa Tua karena Dianggap Tak Pernah Hadir untuk Keluarga

24 Februari 2026
Meninggalkan Honda BeAT yang Tangguh Menaklukkan Jogja-Semarang demi Gengsi Pindah ke Vespa, Berujung Sia-sia karena Tak Sesuai Ekspektasi MOJOK.CO

Meninggalkan Honda BeAT yang Tangguh Menaklukkan Jogja-Semarang demi Gengsi Pindah ke Vespa, Berujung Sia-sia karena Tak Sesuai Ekspektasi

26 Februari 2026
Destinasi Baru Wisata Jogja: Dari Klitih hingga Perang Sarung, Harusnya Masuk Wonderful Indonesia MOJOK.CO

Destinasi Baru Wisata Jogja: Dari Klitih hingga Perang Sarung, Harusnya Masuk Wonderful Indonesia

23 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.