Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Beratnya Cari Kerja di Jakarta: 250 Lamaran Ditolak, Tapi Malu Pulang ke Kampung Karena Adik-Adiknya Sudah Sukses

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
19 Juli 2024
A A
Kerja di Jakarta, lowongan kerja di jakarta, scbd.MOJOK.CO

Ilustrasi Beratnya Cari Kerja di Jakarta: 250 Lamaran Ditolak, Tapi Malu Pulang ke Kampung Karena Adik-Adiknya Sudah Sukses (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Cari kerja di Jakarta tidak pernah mudah. Meski lowongan kerja muncul sana-sini, persaingan masuknya amat sulit. Hal tersebut turut dirasakan salah seorang lulusan PTN di Jogja. Nekat mengadu nasib ke ibu kota pada tahun lalu, sampai sekarang ia masih menganggur. Total ada lebih dari 250 lamaran kerja ia sebar, tapi hasilnya masih nihil.

***

Bagi Rudi* (27), cari kerja di Jakarta adalah opsi terbaik yang bisa dia ambil. Iming-iming gaji besar tentu menjadi salah satu motivasinya.

“Soalnya kalau bertahan di kampung, nggak bisa makan. Lanjut kerja di Jogja pasca kuliah pun nggak memungkinkan, UMR kecil,” kata lelaki asal Banyumas, Jawa Tengah tersebut, Kamis (18/7/2024).

Menurut Rudi, hampir semua pemuda di kampungnya merantau ke kota. Beberapa contoh suksesnya, adalah mereka yang bekerja di Jakarta dan sekitarnya. Makanya, setelah lulus kuliah pada 2023 lalu, tekadnya merantau ke ibu kota sangat bulat. 

Apalagi, banyak circle-nya selama kuliah adalah orang-orang Jakarta. Ia berpikir, setidaknya kalau hidup susah di perantauan, ada teman-teman yang bisa dimintai tolong.

Susah dapat kerja di Jakarta karena terlambat lulus kuliah

Kalau boleh jujur, Rudi berangkat ke Jakarta pada September 2023 lalu dengan modal pas-pasan. Memang, ia bukan berasal dari keluarga yang susah-susah amat. Ayahnya adalah pensiunan PNS guru, sementara ibunya punya warung kelontong di rumah.

Namun, tetap saja, ia tak mungkin meminta uang ke orang tuanya. Sebagai anak tertua dari tiga bersaudara, ada perasaan malu dalam dirinya.

“Pas cari kerja ke Jakarta, aku modal duit 2 juta dan satu tas aja. Isinya cuma beberapa lembar pakaian, ijazah, sama laptop,” ungkapnya.

Untungnya, di Jakarta ia dibantu salah seorang temannya dalam mencari kos murah. Rudi dapat kos-kosan di daerah Tebet, Jakarta Selatan, seharga Rp500 ribu sebulan.

“Sudah lengkap. Isian. Tapi ya gitu, lingkungannya sedikit kumuh di gang-gang sempit,” kata dia.

Setibanya di Jakarta, Rudi langsung menyebar banyak lamaran. Ada yang lokasinya didatangi langsung, ada juga yang ia lamar via aplikasi Glints.

Sayangnya, dari sekian banyak lamaran kerja yang ia sebar, tak ada satupun yang nyantol. Permasalahan yang kerap ia hadapi adalah perkara batas usia. Mengingat kuliahnya molor sampai 13 semester, Rudi lulus kuliah di usia 26 tahun. Sementara banyak lowongan kerja di Jakarta hanya terbuka bagi fresh graduate berusia maksimal 24 tahun.

“Yang aku datangi langsung itu ada lebih dari 70 lowker. Kalau yang di Glints, 200 lebih. Ya, kalau ditotal dalam setahun ini lebih dari 250 lamaran kerja lah. Dan semuanya zonk.”

Iklan

Baca halaman selanjutnya…

Banyak lowongan kerja tipu-tipu di Jakarta. Sering jadi korban.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 20 Juli 2024 oleh

Tags: cari kerja di jakartainfo loker jakartajakartakerja di jakartalowongan kerja di jakarta
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Reporter Mojok.co

Artikel Terkait

Mohammad Zaki Ubaidillah, dari Sampang, Madura dan langkah wujudkan mimpi bulu tangkis di Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan Jakarta MOJOK.CO
Ragam

Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan

19 Januari 2026
Derita perempuan saat naik transportasi umum di Jakarta, baik KRL maupun TransJakarta MOJOK.CO
Ragam

Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan

17 Januari 2026
alfamart 24 jam.MOJOK.CO
Ragam

Alfamart 24 Jam di Jakarta, Saksi Para Pekerja yang Menolak Tidur demi Bertahan Hidup di Ibu Kota

14 Januari 2026
Mie ayam di Jakarta jadi saksi para pekerja berusaha tetap waras meski penuh beban hidup MOJOK.CO
Kuliner

Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua

14 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Olin, wisudawan terbaik Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) pada 2025. MOJOK.CO

Pengalaman Saya sebagai Katolik Kuliah di UMMAD, Canggung Saat Belajar Kemuhammadiyahan tapi Berhasil Jadi Wisudawan Terbaik

14 Januari 2026
Momen haru saat pengukuhan Zainal Arifin Mochtar (Uceng) sebagai Guru Besar di Balai Senat UGM MOJOK.CO

Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri

16 Januari 2026
Mohammad Zaki Ubaidillah, dari Sampang, Madura dan langkah wujudkan mimpi bulu tangkis di Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan Jakarta MOJOK.CO

Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan

19 Januari 2026
Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo, Tak Cuan Bisnis Melayang MOJOK.CO

Dua Kisah Bisnis Cuan, Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo yang Membuat Penjualnya Menderita dan Tips Memulai Sebuah Bisnis

15 Januari 2026
Ilustrasi Mie Ayam di Jogja, Penawar Kesepian dan Siksaan Kemiskinan (Unsplash)

Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam

19 Januari 2026
Penjual kue putu di Jogja. MOJOK.CO

Kegigihan Gunawan Jualan Kue Putu di Kota-kota Besar selama 51 Tahun agar Keluarga Hidup Sejahtera di Desa

14 Januari 2026

Video Terbaru

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

18 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.