Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Kenikmatan Ngekos Dekat Kampus UII, Cocok untuk Slow Living di Jogja dan Lebih Hemat Biaya

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
21 Mei 2025
A A
Kos dekat UII, Jogja dengan harga murah. MOJOK.CO

ilustrasi - wisma dekat UII, Jogja yang nggak kalah dengan LV. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kos dekat UII cocok untuk slow living

Kos yang saya pilih di dekat UII, Jogja juga memiki taman yang berisi tumbuhan hias seperti anggrek, sri rezeki, pohon sikas, kamboja, kuping gajah, dan sebagainya. Tanaman itu dirawat langsung oleh pemilik kos sekaligus ibu penjaga wisma. 

Setiap pagi, ibu kos sudah asyik menyirami tanamannya sembari bersenandung membaca sholawat. Setelah menyiram dan memilah daun-daun kering, ibu kos akan memberi makan kucing-kucingnya. 

Total ada lima kucing yang ia miliki, dua berjenis anggora berwarna putih yang tinggal di kandang, dan tiga diantaranya kucing blesteran yang kadang bermain-main di taman. Saya suka bermain dengan kucing putih yang ada di kandang, karena kucing blesteran lebih penakut kalau didekati. 

“Mbak, ibu minta tolong kasih makan kucing-kucing ya karena ibu hari ini nggak pulang. Nginap di rumah bawah,” begitu pesan ibu kos kalau ia sedang pergi.

Kadang-kadang, saya bergantian melaksanakan amanah ibu kos dengan tetangga kos saya. Ia cukup enak diajak kompromi, karena saya sendiri sering pulang malam. Lebih dari itu, ia bukan orang yang resek dan tidak terlalu ingin tahu urusan orang lain.

Suasana itu bikin saya nyaman menikmati hari libur. Entah untuk bersantai menikmati hujan dengan pintu terbuka sambil membaca buku dan menyeduh teh hangat, mendengarkan musik sambil melipat baju, atau mengetik di hadapan laptop dengan jendela terbuka.

Nyaris all in dengan biaya murah

Seperti yang saya katakan sebelumnya. Secara fasilitas, kos yang ada di dekat UII, Jogja memenuhi kebutuhan saya. Mulai dari kasur double size, meja, kaca, lemari baju berukuran besar, rak sepatu, ember hingga penjemur pakaian. Ukuran kamarnya sekitar 3×4 meter dengan kamar mandi dalam yang terpisah dua pintu, untuk ruang ganti atau ruang serba guna. 

Ada juga dapur bersama yang cukup luas, garasi, Wifi, kulkas, ruang tamu, dan tempat jemuran terbuka di lantai atas. Semua itu dipatok dengan harga sewa Rp650 per bulan. Sayangnya, harga itu tidak termasuk listrik. 

“Harga Rp650 include WiFi plus listrik untuk laptop. Kalau bawa kipas angin, rice cooker, dispenser, setrika, nambah ya,” ucap ibu kos.

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: Berkah Kos Rp200 Ribu di Surabaya, Terlalu Jelek untuk Ditempati tapi Lebih Aman dari Banjir ketimbang Kos Mahal atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 22 Mei 2025 oleh

Tags: jalan kaliurang slemankos dekat UIIkos murah di jogjarekomendasi kos murahuii jogja
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Kos di Jogja
Catatan

Rasanya Tinggal di Kos “Medioker” Jogja: Bayar Mahal, tapi Nggak Dapat Sinar Matahari

19 Februari 2026
Roti Bakar & Jagung Bakar Si Bob di Jalan Kaliurang, Sleman, Selalu Ingat Pelanggan MOKOK.CO
Kuliner

Roti dan Jagung Bakar Si Bob Jalan Kaliurang: 34 Tahun Tak Lupakan Pelanggan, Sering Dikira Cabang Roti Bakar Om Bob padahal Bukan

28 November 2024
Prof. Masduki: Aksi Jogja Memanggil dan Alasan Jokowi Disebut Bapak Politik Dinasti Indonesia
Video

Prof. Masduki: Aksi Jogja Memanggil dan Alasan Jokowi Disebut Bapak Politik Dinasti Indonesia

24 Agustus 2024
Ini Tahun 2023 dan Saya Menemukan Ada Kos Murah Rp125 Ribu Per Bulan di Jogja
Liputan

Nestapa, tapi Rela: Tinggal di Kos Murah Rp125 Ribu per Bulan di Jogja

30 Juni 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mie ayam surabaya untuk quality time. MOJOK.CO

Makan Mie Ayam, “Quality Time” Orang Surabaya dan Balas Dendam Terbaik untuk Melampiaskan Getirnya Hidup

25 Februari 2026
Jangan Remehkan Supra X 125, Usianya Boleh 16 Tahun, tapi Masih Kuat Diajak Mudik Bali-Semarang Mojok.co

Jangan Remehkan Supra X 125 Lawas, Usianya Boleh 16 Tahun, tapi Masih Kuat Diajak Mudik Bali-Semarang

25 Februari 2026
Penerima beasiswa LPDP prasejahtera asal Ngawi lolos S2 di UGM Jogja (Mojok.co/Ega Fansuri)

Pernah Hidup dari Belas Kasih Tetangga, Anak Muda Asal Ngawi Lolos Beasiswa S2 LPDP UGM padahal Merasa “Tidak Pantas”

23 Februari 2026
Gen Z photobox di Tugu Jogja

Gen Z Jogja Rela Antre buat “Ibadah” Photobox di Tugu, Pilih Tahan Kantuk setelah Sahur karena FOMO

27 Februari 2026
Sisi Gelap AI dan Ancaman Imperialisme Digital ala 'Big Tech' MOJOK.CO

Sisi Gelap AI dan Ancaman Imperialisme Digital ala ‘Big Tech’

25 Februari 2026
Perempuan Jawa Timur kerja di luar negeri rata-rata menjadi ART dan perawat lansia (Caregiver) di Taiwan karena mudah dan gaji besar MOJOK.CO

Susah Payah Kerja di Taiwan: Gaji Rp13 Juta tapi Hampir Gila, Keluarga Tak Pernah Peduli Kabar tapi Cuma Peras Uang

24 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.