Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Pertama Kali Punya Mobil Pribadi buat Pamer ke Tetangga, Malah Berujung Repot Sendiri hingga Dijual Lagi

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
16 Juni 2025
A A
Pertama kali punya mobil pribadi. Niat pamer dan bikin panas tetangga di Pati malah jadi repot sendiri MOJOK.CO

Ilustrasi - Pertama kali punya mobil pribadi. Niat pamer dan bikin panasi tetangga di Pati malah jadi repot sendiri. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Repot sendiri gara-gara jadi tukang antar tapi tak dibayar

Belum lama punya mobil sendiri, kerepotan demi kerepotan harus Syafi’i hadapi. Sebab, ada saja tetangga atau saudara—bahkan saudara jauh sekalipun—yang minta diantar kalau hendak bepergian. Jauh maupun dekat.

“Kalau tetangga kadang memang nyarter. Jadi dibayar. Lumayan buat bensin dan rokok,” jelas Syafi’i.

Tapi kalau saudara, apalagi yang jauh-jauh, ya nggak tahu diri. Timbal baliknya cuma ucapan terimakasih. Karen embel-embel saudara itu,” gerutunya.

Gosip pesugihan dan hasil tadahan

Kalau menolak mengantar, meski dengan alasan sehalus apapun, bukannya tanpa risiko. Karena pada akhirnya itu memicu lahirnya gossip-gosip aneh.

Misalnya yang Syafi’i dengar sendiri: mobil pribadi miliknya bisa kebeli bukan karena hasil kerja di Malaysia, tapi karena pesugihan. Bahkan dia dituding membeli mobil pribadi tersebut dari penadah mobil curian di Pati Selatan.

“Aku kan Pati Utara. Kalau selatan kentalnya dengan penadah kendaraan curian. Aku dituduh beli di penadah hanya karena mobilku bekas. Tapi kan surat-suratku lengkap. Resmi, bukan bodong,” tegas Syafi’i. Gosip-gosip itu jelas membuatnya repot sendiri.

Namun, akhirnya dia tahu, bukan cuma Syafi’i yang mengalami hal serupa. Salah seorang temannya di Pati Utara pun demikian. Gara-gara temannya itu tidak membuat mobilnya bisa diakses tetangganya: misalnya buat disewa apalagi dipinjam, akhirnya dia jadi bahan penggosipan.

“Padahal awalnya sama. Ada saja yang mendekati, sok akrab. Terutama yang mau mengambil mantu,” tutur Syafi’i.

Tak mampu beli bensin

Pandemi pada 2020 membuat kondisi ekonomi Syafi’i carut-marut. Dia tidak bisa kerja ke mana-mana karena pembatasan nasional. Dia bertahan hidup dengan uang sisa dari Malaysia.

Di titik itu, dia merasa tak mampu membeli bensin mobil lagi. Bahkan hingga setahun berselang (2021) mobilnya lebih sering terparkir di rumah.

Karena uang sudah habis dan hanya bergantung dari uang utang, pada akhirnya Syafi’i memutuskan menjual mobil pribadinya itu. Untung ada yang membeli. Uangnya itulah yang kemudian dia gunakan untuk hidup sehari-hari selama masa pandemi.

“Singkat cerita, 2022 aku mulai cari kerja lagi. Serabutan lagi. Wah tetep jadi bahan omongan (tetangga dan saudara). Dianggap jatuh miskin lah, apalah, ada saja pokoknya,” kata Syafi’i.

Hingga kini Syafi’i masih belum mampu membeli mobil pribadi lagi. Situasinya pun tak sama lagi seperti sebelumnya: tidak ada yang mencoba dekat dan sok akrab dengannya.

“Kadang gengsiku kena. Pengin beli lagi. Tapi kalau ditimbang-timbang, kerjaku serabutan. Nanti bingung kalau buat bensin dan servis bulanan. Belum pajaknya juga kan,” ujar Syafi’i.

Iklan

“Loh, tapi kan bisa beli buat nanti dipake buat sewa carteran,” timpal saya.

“Iya juga. Tapi sekarang di Pati sudah banyak yang punya mobil pribadi. Jadi takut nggak laku kalau buka carteran,” balas Syafi’i.

Penulis: Muchamad Aly Reza
Editor: Ahmad Effendi

BACA JUGA: Susah Payah Beli Motor Yamaha Aerox biar Tampil Gagah, Terpaksa Dijual Lagi karena Mental Tak Aman Kena Cap Jamet atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 17 Juni 2025 oleh

Tags: mobilmobil pribadiPati
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Toyota Fortuner, Mobil yang Saya Harap Lenyap dari Jalanan Jogja Mojok.co
Pojokan

Toyota Fortuner, Mobil yang Saya Harap Lenyap dari Jalanan Jogja

14 September 2025
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, gantikan Bupati Pati Sudewo di Upacara HUT RI MOJOK.CO
Kilas

Wagub Jateng Gantikan Bupati Sudewo di Upacara HUT RI di Pati, Ingatkan Pemerintah Harus Beri Pelayanan Terbaik ke Masyarakat

17 Agustus 2025
Ahmad Luthfi: Situasi Pati Sudah Kondusif, Pelayanan Publik Dipastikan Berjalan Lancar MOJOK.CO
Kilas

Ahmad Luthfi: Situasi Pati Kondusif, Pelayanan Publik Dipastikan Berjalan Lancar

14 Agustus 2025
Pati Bergerak karena Kebusukan Pemerintah Pusat dan Daerah MOJOK.CO
Esai

Demonstrasi Pati Berkobar karena Kebodohan Pemerintah Pusat dan Daerah yang Jadikan Rakyat Sebagai Tumbal, seperti Api Korek Bertemu Bensin Segalon

14 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah PTN Surabaya pertama kali makan di restoran All You Can Eat (AYCE): norak, mabuk daging, hingga sedih karena hanya beri kenikmatan sesaat MOJOK.CO

Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

6 Februari 2026
Jogja City Mall, Sleman bikin orang nyasar. MOJOK.CO

Megahnya Jogja City Mall Bergaya Romawi dengan Filosofi Keberuntungan, Nyatanya Makin Menyesatkan Orang “Buta Arah” Seperti Saya

3 Februari 2026
Asriadi Cahyadi pemilik Dcell Jogja Store, toko musik analog. MOJOK.CO

Saat Musik Analog Bukan Lagi Barang Jadul yang Bikin Malu, tapi Pintu Menuju Kenangan Masa Lalu bagi Pemuda di Jogja

4 Februari 2026
Krian Sidoarjo dicap bobrok, padahal nyaman ditinggali karena banyak industri serap kerja dan biaya hidup yang masuk akal MOJOK.CO

Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

5 Februari 2026
Hidup setelah resign dan menikah. MOJOK.CO

Dihujat ‘Salah Pilih Suami’ usai Menikah karena Terlanjur Resign dari Pramugari, Kini Jadi Pedagang Kopi Keliling

3 Februari 2026
bencana.MOJOK.CO

Mitos dan Pamali adalah Sains Tingkat Tinggi yang Dikemas dalam Kearifan Lokal, Bisa Menjadi Peringatan Dini Bencana

4 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.