Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Sulitnya Pegawai Pinjol Menjelaskan ke Orang Tua soal Pekerjaannya: Ngaku Kerja di Bank hingga Jadi Sasaran Pinjam Uang Tetangga

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
16 Mei 2025
A A
Sulitnya Pegawai Pinjol Menjelaskan ke Tetangga tentang Pekerjaannya: Ngaku Kerja di Bank hingga Jadi Sasaran Pinjam Uang.MOJOK.CO

Ilustrasi - Sulitnya Pegawai Pinjol Menjelaskan ke Tetangga tentang Pekerjaannya: Ngaku Kerja di Bank hingga Jadi Sasaran Pinjam Uang (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Menjadi pegawai pinjol sangat menjanjikan. Gaji besar, bonus banyak, jam kerja pun manusiawi. Masalahnya, banyak di antara mereka yang bingung menjelaskan pekerjaannya itu secara jujur ke para tetangga.

***

Sudah dua tahun Dwi (24) bekerja sebagai desk collection sebuah perusahaan pinjaman online (pinjol). Pekerjaannya sederhana: “cuma” mengingatkan, menagih, bahkan memarah-marahi para debitur yang menunggak.

“Sebelum debitur didatangi para DC (debt collector) lapangan, nah kita udah marah-marahin duluan di chat sama telepon,” kata Dwi, tatkala ditemui Mojok di Sleman, Kamis (15/5/2025) malam.

Boleh dibilang, Dwi dan rekan seprofesinya adalah garda terdepan dalam penagihan utang. Bedanya dengan DC lapangan, mereka tak perlu nampang. Identitas yang dipakai pun bukan nama sebenarnya, sehingga debitur yang dihubungi tak bakal tahu wajah penagih yang sebenarnya.

“Jadi kami-kami ini ibaratnya penagih utang via suara.”

Gaji di atas UMR, bonus pun besar

Dwi tidak lulus kuliah. Ia memutuskan berhenti di semester 5 karena merasa bosan. Setelah lulus, ia mencari pekerjaan sana-sini sampai akhirnya pada awal 2023 lalu diterima di sebuah perusahaan pinjol. Tempat kerjanya merupakan pinjol resmi yang sudah terdaftar di OJK.

Ketika memilih pekerjaan sebagai desk collection, Dwi sudah tahu gambaran utuh jobdesk-nya nanti. Sebab, pinjol bukan sesuatu yang asing baginya. Ia pernah menggunakannya. Lingkar pertemanannya yang pakai pinjol lebih banyak lagi.

“Sudah tahu rasanya ditagih pinjol, ditelpon berkali-kali, dimarahin. Nah, kira-kira begitulah, aku dah paham kerjanya nanti mau ngapain.”

Bahkan, ia bercerita kalau di tempat kerjanya sama sekali tak ada training. Masing-masing desk collection diberikan kebebasan buat menagih utang sesuai cara dan persona masing-masing, asalkan sesuai SOP.

“Tetap ada SOP. Nggak sembarangan marah-marahin debitur,” kata pegawai pinjol ini.

Soal gaji, Dwi mengaku lebih dari cukup. Gajinya di atas UMR Jogja. Bahkan, bonusnya juga melimpah. Kalau target bulanan terpenuhi, bisa-bisa bonusnya mencapai satu kali gaji.

“Aku paling besar satu bulan dapat 7 juta. Itu gaji plus bonus,” ujarnya.

Baca halaman selanjutnya…

Iklan

Cerita lucu pernah menagih teman sendiri, sampai jadi sasaran utang tetangga gara-gara ngaku pegawai bank.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 16 Mei 2025 oleh

Tags: desk collectionpegawai pinjolpenagih utangpilihan redaksipinjaman onlinePINJOL
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

TKI-TKW Rembang dan Pati, bertahun-tahun kerja di luar negeri demi bangun rumah besar di desa karena gengsi MOJOK.CO
Urban

Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti

7 Februari 2026
self reward.mojok.co
Ragam

Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan

6 Februari 2026
gen z kerja merantau beban mental dan finansial.mojok.co
Ragam

Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

6 Februari 2026
blok m jakarta selatan.mojok.co
Urban

Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign

5 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Asriadi Cahyadi pemilik Dcell Jogja Store, toko musik analog. MOJOK.CO

Saat Musik Analog Bukan Lagi Barang Jadul yang Bikin Malu, tapi Pintu Menuju Kenangan Masa Lalu bagi Pemuda di Jogja

4 Februari 2026
Pinjol Jerat Gen Z Fomo tanpa Cuan, Apalagi Tabungan MOJOK.CO

Fakta Indonesia Hari ini: Sisi Gelap Gen Z Tanpa Cuan yang Berani Utang Sampai Ratusan Juta dan Tips Lepas dari Jerat Pinjol Laknat

3 Februari 2026
Jogja City Mall, Sleman bikin orang nyasar. MOJOK.CO

Megahnya Jogja City Mall Bergaya Romawi dengan Filosofi Keberuntungan, Nyatanya Makin Menyesatkan Orang “Buta Arah” Seperti Saya

3 Februari 2026
4 jenis orang/pengendara yang harus dilarang nyetir motor di jalan raya dan dipersulit bikin SIM. Biang kecelakaan lalu lintas MOJOK.CO

4 Jenis Orang yang Harus Dilarang Nyetir Motor di Jalan Raya: Top Level Ngawur dan Tak Tahu Aturan, Biang Nyawa Melayang

2 Februari 2026
Lolos Unair lewat jalur golden ticket tanpa SNBP. MOJOK.CO

Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP

7 Februari 2026
Hidup setelah resign dan menikah. MOJOK.CO

Dihujat ‘Salah Pilih Suami’ usai Menikah karena Terlanjur Resign dari Pramugari, Kini Jadi Pedagang Kopi Keliling

3 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.