Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Nasib Mahasiswa Jurusan Teknik di ITS yang Nggak Menjunjung Solidaritas dan Terkenal Ansos

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
19 Maret 2025
A A
ITS Surabaya MOJOK.CO

Sombong Bisa di Jurusan Akreditasi A ITS Surabaya, Kini Menyesal karena Susah Lulusanya: Nyesek Teman Seangkatan Sudah jadi Dosen (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Teknik sering kali dicap sebagai jurusan bergengsi karena prospek kerjanya yang luas. Itu juga yang menjadi alasan Akmal (21) dan Hafiz (21) masuk Jurusan Teknik di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya. Kali ini, mereka bakal mengungkap fakta menarik tentang Jurusan Teknik.

#1 Mahasiswa Jurusan Teknik terkenal solid

Sudah menjadi rahasia umum jika mahasiswa di Jurusan Teknik terkenal solid. Hal itu pun diakui oleh Akmal dan Hafiz selaku mahasiswa di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya. 

Berdasarkan pengamatan Akmal, mahasiswa di Jurusan Teknik lebih solid jika dibandingkan dengan mahasiswa di kampus lain. Mahasiswa di Jurusan Teknik cenderung peduli dan memperhatikan teman-teman di sekitar mereka. 

Tidak hanya di satu lingkaran pertemanan, tapi bahkan satu angkatan mereka bisa saling kenal. Malah, kata Akmal, kakak tingkat maupun adik tingkatnya bisa saling kenal, sehingga mereka juga bisa saling bantu.

“Yang aktif organisasi malah biasanya punya banyak kenalan dari jurusan yang berbeda,” ujar Akmal, Jumat (14/3/2025).

Menurut Akmal, solidaritas itu bisa terbentuk karena lingkungannya memang dituntut sedemikian rupa untuk saling bahu-membahu. Misalnya, ketika ada pertandingan basket, bola, atau lomba selainnya. Mahasiswa di Jurusan Teknik akan mengumpulkan supporter atau pendukung setidaknya 200 orang.

Selain itu, mereka bisa janjian satu kelas untuk makan bersama di luar seusai kelas. Begitu pun jika ada tugas satu angkatan, mereka bisa mengerjakannya bersama-bersama di jurusan. 

#2 Tradisi wisuda yang unik di ITS

ada kakak tingkat atau teman satu angkatannya wisuda, mereka bisa konvoi bersama. 

Berdasarkan literatur yang saya baca, wisuda di ITS memang unik. Tahun 2023 lalu, wisudawan diarak menggunakan truk militer hingga odong-odong menuju gedung departemen masing-masing.

Arak-arakan juga diisi dengan pengibaran bendera himpunan. Di sana, Akmal beserta mahasiswa lainnya dapat menyanyikan mars dan Vivat ITS. Namun, mahasiswa yang menggunakan motor dibatasi untuk 40 orang saja.

Oleh karena itu, Akmal bilang akan sangat susah bertahan di bangku perkuliahan jika mahasiswa Jurusan Teknik tak ingin terlibat dengan kegiatan-kegiatan yang meningkatkan solidaritas.

“Selagi dia nggak egois dan mentingin diri sendiri nggak apa, kalau memang anaknya introvert tapi masih suka datang kalau ada acara, atau masih mau bantuin teman yang susah, kami bakal menghargai,” kata Akmal yang saat ini berdomisili di Surabaya.

Senada dengan Akmal, Hafiz berujar mahasiswa Jurusan Teknik tidak bisa hidup sendiri. Jika ada anak yang tidak ingin bergaul sejak awal masuk kuliah, ia bisa menjamin, anak tersebut akan kesulitan menjalani perkuliahan.

“Karena perjalanan yang mahasiswa lalui dari awal hingga pasca begitu berat dilewati, sehingga sulit tanpa solidaritas,” kata Hafiz.

“Tidak bisa menjadi insan yang penuh dedikasi,” tegasnya.

Anak teknik ITS sulit lulus

Baca Halaman Selanjutnya

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 21 Maret 2025 oleh

Tags: Institut Teknologi Sepuluh NopemberITSJurusan Teknikkampus teknik di Surabaya
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Jurusan Teknik Perminyakan UPN Veteran Yogyakarta lebih unggul dari ITB. MOJOK.CO
Kampus

Dari Dulu Nggak Percaya ITB Kampus Terbaik, Masuk Jurusan Teknik Perminyakan UPN Veteran Yogyakarta adalah Keputusan Tepat

27 September 2025
Ngaku-ngaku kuliah Teknik Elektro ITS Surabaya biar keren padahal kuliah di kampus nggak terkenal MOJOK.CO
Kampus

Ngaku-ngaku Kuliah Teknik Elektro ITS biar Keren, Berujung Malu Dikira Tetangga Bisa Elektronik padahal Takut Listrik

22 Mei 2025
Mahasiswa teknik ITS sering dianggap red flag. MOJOK.CO
Kampus

Sulitnya Jadi Mahasiswa Jurusan Teknik, Susah Dapatkan Nilai Bagus hingga Kepercayaan di Hati Cewek

17 Maret 2025
Ditolak ITS 2 Kali, Universitas Brawijaya Selamatkan Saya untuk Tetap Kuliah di Kampus Bergengsi MOJOK.CO
Kampus

Ditolak ITS 2 Kali, Universitas Brawijaya Selamatkan Saya untuk Tetap Kuliah di Kampus Bergengsi

20 November 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pertama kali makan donat J.CO langsung nangis MOJOK.CO

Orang Berkantong Tipis Pertama Kali Makan Donat J.CO, Dari Sinis Berujung Nangis

3 Februari 2026
Mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah PTN Surabaya pertama kali makan di restoran All You Can Eat (AYCE): norak, mabuk daging, hingga sedih karena hanya beri kenikmatan sesaat MOJOK.CO

Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

6 Februari 2026
Jogja City Mall, Sleman bikin orang nyasar. MOJOK.CO

Megahnya Jogja City Mall Bergaya Romawi dengan Filosofi Keberuntungan, Nyatanya Makin Menyesatkan Orang “Buta Arah” Seperti Saya

3 Februari 2026
Asriadi Cahyadi pemilik Dcell Jogja Store, toko musik analog. MOJOK.CO

Saat Musik Analog Bukan Lagi Barang Jadul yang Bikin Malu, tapi Pintu Menuju Kenangan Masa Lalu bagi Pemuda di Jogja

4 Februari 2026
Pembeli di Pasar Jangkang, Sleman. MOJOK.CO

Salah Kaprah soal Pasar Jangkang yang Katanya Buka Setiap Wage dan Cuma Jual Hewan Ternak

9 Februari 2026
tan malaka.MOJOK.CO

Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi

6 Februari 2026

Video Terbaru

Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

7 Februari 2026
Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.