Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Kala Matahari Store “Tenggelam”, Di mana Lagi Sebuah Keluarga Bisa Beli Baju Lebaran?

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
22 Mei 2025
A A
Matahari Store tutup puluhan gerai. MOJOK.CO

ilustrasi - gerai matahari Store yang ada di mall-mall. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Manajemen Matahari Department Store mengelak jika penutupan dan pembukaan gerai baru merupakan “tanda ke arah kegelapan”. Justru, langkah tersebut menjadi strategi bisnis jangka panjang untuk memberikan pengalaman ritel terbaik bagi pelanggan.

“Kami telah memperhatikan bahwa ada beberapa pihak yang mungkin menyampaikan informasi yang kurang tepat mengenai strategi optimalisasi gerai kami,” tulis Matahari Department Store dalam pernyataan resminya pada Selasa (2/7/2024).

Namun, penutupan gerai Matahari Store kembali terjadi di tahun 2025. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Solihin mengatakan ada sekitar 8 gerai Matahari yang akan tutup permanen tahun ini.

Menurutnya, penutupan tersebut terjadi karena dampak dari daya beli masyarakat yang kian lesu, serta perekonomian Indonesia yang kurang baik. Bahkan banyak karyawan yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Oleh karena itu, banyak pula peritel fashion yang terpaksa menutup gerai mereka.

“Tutup gerai ini ya memang jalan terakhir, karena kondisinya tidak memungkinkan. Apalagi, tren beli baju baru sekarang juga turun drastis, ini amat merugikan peritel pakaian,” ujar Solihin dikutip dari CNBC Indonesia, Kamis (22/5/2025).

Menyayangkan senjakala Matahari Store di tengah marketplace

Perasaan waswas ketika membayangkan Matahari Store “terbenam”, tak hanya dirasakan Anas. Berdasarkan pantauan Mojok di salah satu postingan Instagram tentang “Matahari Tenggelam?”, beberapa komentar netizen juga menyayangkan kabar tersebut.

Beberapa dari mereka masih sepakat untuk belanja secara offline di gerai-gerai Matahari Store, dibandingkan belanja secara daring.

“Gue kalau beli celana nggak berani online, susah nyocokin ukuran, dan gue masih butuh store kayak Matahari Store,” ujar Fikri Awalil saat dikonfirmasi Mojok, Rabu (21/5/2025).

 

View this post on Instagram

 

A post shared by PinterPolitik.com (@pinterpolitik)

“Belanja baju online ribet di ukuran, bahan kain juga kadang melenceng dari ekspektasi. Nggak bisa coba langsung, jadi harus nunggu dikirim dulu. Keunggulannya belanja online ya cuman satu, harga lebih murah. Sedangkan belanja baju ke toko langsung ribetnya di harga yang mahal, keunggulannya bisa langsung tahu bahan kainnya, simple bisa coba di tempat. Kalau nggak cocok ya tinggal bayar dan langsung pulang,” tutur @Wir******.

Anas sendiri berharap Matahari Store masih seterang dulu. Setidaknya bisa bertahan dari marketplace, sebab ia lebih suka belanja secara offline.

Iklan

“Aku tetap lebih srek ngelihat barangnya secara langsung dan sepertinya keluarga juga kurang cocok dengan brand lain. Sekalian juga, kalau ke Matahari Store kami bisa jalan-jalan di mall,” kata Anas.

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: 3 Panduan Thrifting di Pasar Gembong Surabaya agar Nggak Kecewa Dapat “Harta Karun” dengan Kualitas Zonk atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 23 Mei 2025 oleh

Tags: baju keluargabelanja onlinebeli baju lebaranbisnis riteldiskon MatahariMatahari Department Store
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Matahari Store. MOJOK.CO
Ragam

Yang Tak Akan Hilang dari Belasan Gerai Matahari Store Saat “Tenggelam”, Kenangan Hangat Belanja Bersama Keluarga

29 Oktober 2025
ukuran baju mojok.co
Kilas

Cara Mengetahui Ukuran Baju Saat Belanja Online

29 November 2022
Video

REKOMENDASI OLSHOP THRIFTING MURAH DAN TERPERCAYA! | Remok

16 Agustus 2022
ilustrasi JNE, Si Cepat, Anteraja dan Jasa Pengiriman Andalan yang Konon Paling Cepat mojok.co pos indonesia gratis ongkir
Pojokan

JNE, Si Cepat, Anteraja dan Jasa Pengiriman Andalan yang Konon Paling Cepat

29 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jumirah dan suami merupakan pemulung di TPA Troketon, Klaten. MOJOK.CO

“Nrimo ing Pandum” ala Ibu Jumirah: Berteman dengan Belatung dan Diabetes di Tengah 150 Ton Sampah Residu Warga Klaten

12 Juli 2026
Cerita alumnus Unika, side hustle untuk temukan kebermaknaan. MOJOK.CO

Kisah Alumnus Unika Pilih Side Hustle dengan Mengubah Sampah Plastik Jadi Kerajinan agar Waras dari Kerjaan Freelance

15 Juli 2026
Pom mini warung madura kini jadi solusi di tengah antrean panjang SPBU yang tidak masuk akal MOJOK.CO

Strategi Hindari Antrean SPBU Tak Efektif Lagi, Isi Bensin di Pom Mini Warung Madura Jadi Solusi Asal Tak Pakai Logika Takaran

18 Juli 2026
Caruban—sebagai ibu kota dari Madiun—barangkali terkesan tidak bagus-bagus amat. Tapi bikin jatuh hati lewat hal-hal sederhana MOJOK.CO

Caruban Madiun Memang Tidak Bagus-bagus Amat, Tapi bikin Jatuh Hati Lewat Hal-hal Sederhana

13 Juli 2026
Beralih dari profesi dokter ke petani di Klaten. MOJOK.CO

Resah Jadi Dokter: Tangani Pasien Petani dengan Keluhan Sama, Pilih Turun ke Sawah demi “Menyembuhkan” Tanah

13 Juli 2026
Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya MOJOK.CO

Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya

18 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.