Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Yang Tak Akan Hilang dari Belasan Gerai Matahari Store Saat “Tenggelam”, Kenangan Hangat Belanja Bersama Keluarga

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
29 Oktober 2025
A A
Matahari Store. MOJOK.CO

Ilustrasi - Pengalaman berharga saat pergi belanja sekeluarga di Matahari Store. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Dalam kurun waktu 2024 hingga 2025, Matahari Store bakal menutup 13 gerainya, beberapa ada yang di Jakarta. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Solihin mengatakan ada sekitar 8 gerai Matahari yang akan tutup permanen tahun ini.

Menurutnya, penutupan tersebut terjadi karena dampak dari daya beli masyarakat yang kian lesu, serta perekonomian Indonesia yang kurang baik. Bahkan banyak karyawan yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Oleh karena itu, banyak pula peritel fashion yang terpaksa menutup gerai mereka.

“Tutup gerai ini ya memang jalan terakhir, karena kondisinya tidak memungkinkan. Apalagi, tren beli baju baru sekarang juga turun drastis, ini amat merugikan peritel pakaian,” ujar Solihin dikutip dari CNBC Indonesia, Kamis (22/5/2025).

Namun, jauh sebelum itu, Manajemen Matahari Department Store telah mengklaim bahawa penutupan dan pembukaan gerai adalah hal yang biasa dan termasuk dari bagian strategi bisnis.

“Matahari Store terus berfokus pada rebranding dan modernisasi gerai-gerai utamanya, melanjutkan pembukaan 9 gerai pada tahun lalu dengan beberapa pembukaan gerai baru yang direncanakan untuk tahun 2024, termasuk penambahan gerai terkini di AEON Deltamas pada Maret 2024,” tulis Matahari Department Store dalam pernyataan resminya dikutip pada Rabu (29/10/2025).

“Kami akan tetap mengutamakan pemilihan lokasi berkualitas tinggi dari pipeline kami untuk memastikan pengalaman ritel terbaik bagi para pelanggan kami,” lanjutnya.

Belanja offline di Matahari Store masih digemari

Ega (23) mengaku turut prihatin saat mendengar informasi tentang Matahari Department Store yang menutup belasan gerainya dalam beberapa kurun waktu terakhir. Namun jujur saja, sebagai pelanggan setia Matahari Store yang ada di Blok M Plaza, Jakarta Ega tidak melihat penurunan pengunjung yang terlalu drastis.

“Mungkin dulu sebelum Covid-19 jumlah pengunjungnya memang lebih banyak ya, tapi terlepas dari itu perubahan yang saya lihat tidak signifikan,” ujar Ega saat dihubungi Mojok, Rabu (29/10/2025).

Ega dan keluarganya sendiri sudah berlangganan di Matahari Store sejak ia masih duduk di bangku SD. Mereka suka belanja di sana, karena Matahari Store menyediakan model pakaian yang melimpah dengan kualitas yang bagus, tetap branded dan dengan harga yang masih terjangkau.

“Misalnya waktu lebaran, kami biasanya beli kemeja baru tapi itu pun tidak selalu. Kami juga menyesuaikan dengan harga di kantong,” kata Ega.

Tak hanya di waktu-waktu lebaran, Ega dan keluarganya juga sering membeli baju secara umum di Matahari Store. Bahkan terkadang ia bisa menjadi sosok rojali alias rombongan jarang beli.

“Kadang-kadang aku ke Matahari Store ya untuk lihat-lihat pakaian saja, kalau tidak ada yang cocok ya sudah. Aku nggak beli apa-apa,” ujarnya.

Beri pengalaman belanja yang menghangatkan bersama keluarga

Jauh sebelum membangun kebiasaan belanja di Matahari Store, keluarga Ega sebetulnya sering belanja di Ramayana maupun Pasaraya. Namun, seiring berjalannya waktu, ibunya merasa perusahaan ritel swalayan tersebut kalah pamor dan sudah banyak yang tutup. Alhasil, keluarga Ega pun berpaling hati.

“Kami sudah lama nggak kesana karena dengar-dengar sudah banyak yang tutup gerainya tapi yang jelas di Matahari Store pakaiannya lebih berkualitas, harganya relatif murah, dan nyaman untuk ‘window shopping’,” kata Ega.

Iklan

Baca Halaman Selanjutnya

Pengalaman buruk saat belanja online

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 31 Oktober 2025 oleh

Tags: belanja offlinebelanja onlinejakartamatahariMatahari Department StoreMatahari Storematahari tutup geraiperusahaan ritelplaza blok m
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Mudik ke desa pakai motor setelah bertahun-tahun merantau di kota seperti Jakarta jadi simbol perantau gagal MOJOK.CO
Urban

Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga

26 Februari 2026
UMR Jakarta, merantau ke jakarta, kerja di jakarta.MOJOK.CO
Urban

Sarjana Cumlaude PTN Jogja Adu Nasib ke Jakarta: Telanjur Syukuran Keterima Kerja, Perusahaan Malah Bubar padahal Gaji Bulan Pertama Belum Turun

26 Februari 2026
Pemuda Jakarta kerja di Jepang untuk bayar utang keluarga. MOJOK.CO
Sehari-hari

Gila-gilaan Kerja di Jepang tapi Tak Bisa Menikmati Upah Besar, sebab Saya Generasi Sandwich yang Harus Tebus Utang Keluarga

26 Februari 2026
Mall Kokas di Jakarta Selatan (Jaksel) macet
Urban

Mall Kokas, Tempat Paling Membingungkan di Jakarta Selatan: Bikin Pekerja “Mati” di Jalan, tapi Diminati karena Bisa Cicipi Gaya Hidup Elite

20 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

kuliah di austria, rasisme.MOJOK.CO

Kuliah di Austria Bikin Kena Mental: Sistem Pendidikannya Maju, tapi Warganya “Ketus” dan Rasis

20 Februari 2026
Suzuki S-Presso Mobil Tidak Menarik, tapi Tetap Laku MOJOK.CO

Menjawab Misteri Suzuki S-Presso Tetap Laku: Padahal, Menurut Fitra Eri dan Om Mobi, S-Presso Adalah Mobil Paling Tidak Menarik

26 Februari 2026
Peserta beasiswa LPDP bukan afirmasi tidak diafirmasi

Derita Orang Biasa yang Ingin Daftar LPDP: Dipukul Mundur karena Program Salah Sasaran, padahal Sudah Susah Berjuang

21 Februari 2026
Sejahtera ekonomi di Negeri Jiran ketimbang jadi WNI. Tapi berat terima tawaran lepas paspor Indonesia untuk jadi WN Malaysia MOJOK.CO

WNI Lebih Sejahtera Ekonomi dan Mental di Malaysia tapi Susah Lepas Paspor Indonesia, Sial!

21 Februari 2026
Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Bisnis coffe shop, rumah dekat kafe, jogja.MOJOK.CO

Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur

26 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.