Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Cerita Unik Lelaki Kediri yang Doyan Nyebar Duit, Selalu Ditunggu Warga yang Suka Berburu Harta Karun

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
18 Mei 2024
A A
Cerita Unik Lelaki Kediri yang Doyan Nyebar Duit, Selalu Ditunggu Warga yang Suka Berburu Harta Karun.MOJOK.CO

Cerita Unik Lelaki Kediri yang Doyan Nyebar Duit, Selalu Ditunggu Warga yang Suka Berburu Harta Karun (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Saat banyak influencer gemar bikin konten uang kaget dan give away, lelaki asal Kediri, Jawa Timur memilih buat bagi-bagi duit lewat harta karun. Memang nominalnya tak seberapa, tapi aktivitasnya itu selalu ditunggu-tunggu warga setiap harinya.

Setengah jam lebih saya menunggu balasan pesan dari Muhammad (27), lelaki asal Kediri yang punya kebiasaan unik tadi. Sebelumnya, kami memang sudah janjian buat wawancara seputar “hobinya” yang tak biasa itu.

Melalui akun Instagram bernama @uangsembunyi, Muhammad membagikan cuplikan-cuplikan aktivitasnya. Di akun tersebut, kita bisa melihat bagaimana dia menaruh uang dalam tumpukan batu, daun, kaleng, maupun pot bunga.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Uang Sembunyi (@uangsembunyi)


Muhammad kemudian bakal menuliskan clue di mana uang itu ia taruh. Selanjutnya, para pengikutnya di Instagram mulai buat berburu harta karun tersebut.

“Awalnya sebenarnya cuma gabut. Pengen bikin sesuatu yang bermanfaat sekaligus seru, tapi bingung gimana caranya,” jelasnya kepada Mojok, Jumat (17/5/2024). “Eh, tiba-tiba di Reels lewat konten orang bagi-bagi uang, mirip konten saya yang sekarang ini tapi di Jakarta. Akhirnya kepikiran lah buat bikin Uang Sembunyi,” sambungnya.

Setiap harinya, lelaki yang tak ingin dituliskan profesinya ini membagikan uang pecahan Rp50.000 di berbagai titik di Kota Kediri.

Pernah bikin warga Kediri kesal sampai nyingkirin semua batu dari depan rumah

Muhammad mengaku memulai kebiasaan uniknya itu baru sejak 5 Mei 2024 lalu. Itu pun, masih banyak warga Kediri tak terlalu mempedulikan kegiatannya. Entah karena nggak mau duit, atau memang akun bikinannya belum banyak dinotice.

“Dulu inget banget, udah naruh uang sana-sini, aku udah spam komen di beberapa konten orang tapi uang yang kusebar di 7 titik nggak ada yang ambil,” jelasnya.

Namun, entah bagaimana ceritanya, tiba-tiba follower @uangsembunyi menanjak. Banyak akun mulai mengikutinya.

Ia juga mulai memastikan, kalau uang-uang yang disebar di beberapa titik Kota Kediri sudah diambil warga. Dan, ternyata benar aja, uang-uang itu sudah ada yang menemukan.

Sejak saat itu, kebiasaan unik Muhammad selalu ditunggu-tunggu warga Kediri. Saking tingginya antusiasme netizen, ia beberapa kali menemui cerita di luar dugaan.

Iklan

Misalnya, ia pernah bikin kesal seorang warga gara-gara menaruh uang di tumpukan batu dekat halaman rumahnya. Menurut Muhammad, alasan warga itu kesal karena tiap hari selalu saja ada orang datang beramai-ramai ke rumah warga tersebut untuk mengorek-orek tumpukan batu di halaman depan. Sehingga, imungkin itu bikin sang tuan menjadi rumah risih.

“Padahal uangnya sudah ditemukan, udah aku umumin juga di IG. Tapi masih banyak yang nyari. Sampai-sampai besok hari pemilik rumah nyingkirin batu-batu dari depan rumahnya. Ini yang lucu menurutku,” ungkapnya.

Percaya konsep “rezeki tak akan tertukar”

Meski nyebar banyak uang tiap harinya, Muhammad mengaku tak takut miskin. Sebab, ia meyakini kebiasaan uniknya ini termasuk dalam konsep berbagi kepada sesama. Hanya saja, menurutnya, caranya saja yang berbeda.

“Biar lebih menyenangkan saja,” kata dia. “Toh, selama niat kita tulus membantu, rezeki bakal datang secara sendirinya kok,” lanjutnya.

Soal konsep rezeki yang tak akan tertukar, bahkan lelaki asal Kediri ini menyaksikannya sendiri. Pernah suatu kali ia menaruh uang Rp50 ribu di sebuah pot.

Saat itu, banyak orang wara-wiri datang ke tempat tersebut karena lokasinya memang familiar dan mudah ditebak. Orang yang datang silih berganti, mengangkat dan mengecek pot satu-satu.

“Tapi nggak ada yang nemu, aneh juga. Tapi akhirnya ada orang datang, baru sebentar nemu duit di bawah pot yang padahal dari tadi udah dicek. Ya itu, kayaknya emang rezekinya,” pungkasnya.

Soal konten bagi-bagi duit, seperti halnya @uangsembunyi, sebenarnya bukan hal baru. Di Bali ada @hide_cash yang membagi-bagikan uang beratus-ratus ribu setiap harinya dalam pecahan dolar AS. Sementara di Jakarta ada @uang_misteri yang bagi-bagi uang pecahan Rp100 ribu di sejumlah titik ibu kota.

Penulis: Ahmad Effendi

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA Cerita Jasa Suruhan Santo Suruh: Layani Permintaan Aneh Warga Bekasi yang Berani Bayar, Gunting Kuku Burung Sampai Bantu Korban Selingkuh

Ikuti artikel dan berita Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 21 Mei 2024 oleh

Tags: harta karun di kediriJawa Timurkedirikediri jawa timurwarga kediri
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Pulau Bawean Begitu Indah, tapi Menjadi Anak Tiri Negeri Sendiri MOJOK.CO
Esai

Pengalaman Saya Tinggal Selama 6 Bulan di Pulau Bawean: Pulau Indah yang Warganya Terpaksa Mandiri karena Menjadi Anak Tiri Negeri Sendiri

15 Desember 2025
12 Hari Belajar Bahagia di Perkebunan Kalijompo Jember MOJOK.CO
Esai

12 Hari Tinggal di Perkebunan Kalijompo Jember, Belajar Menjadi Manusia yang Selalu Bersyukur dan Merasa Cukup meski Keterbatasan Ada di Depan Mata

29 September 2025
Sound horeg di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. MOJOK.CO
Ragam

Sound Horeg bikin Kaca Jendela Rumah Pecah, Langsung Labrak Tetangga dengan Cara Elegan

23 Juli 2025
Hati nelangsa lihat ibu dan adik perempuan joget erotis di karnaval sound horeg di Jawa Timur MOJOK.CO
Ragam

Karnaval Sound Horeg Ubah Ibu dan Anak Perempuan: Rela Menor dan Joget Erotis demi Jadi Sorotan, Ditegur Tak Mempan

22 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Perantau Minang di kantin kereta api Indonesia (KAI) dalam perjalanan mudik Lebaran

Perantau Minang Gabut Mudik Bikin Tanduk Kerbau dari Selimut KAI, Tak Peduli Jadi Pusat Perhatian karena Suka “Receh”

13 Maret 2026
Burger Aldi Taher Juicy Lucy Mahalini Rizky Febian DUAR CUAN! MOJOK.CO

Memahami Bagaimana Aldi Taher dan Jualan Burgernya yang Cuan Mampus dan Berhasil Menampar Ilmu Marketing Ndakik-Ndakik

17 Maret 2026
Gen Z dapat THR saat Lebaran

3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan

18 Maret 2026
Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan Mojok.co

Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan

15 Maret 2026
Suasana Kampung Ramadan Masjid Mlinjon, Klaten. MOJOK.CO

“Jajanan Murah” yang Tak Pernah Surut Pembeli di Kampung Ramadan Masjid Mlinjon Klaten

17 Maret 2026
Kerja Jakarta, Tinggal Bekasi Pulang Jogja Disambut UMR Sialan (Unsplash)

Kerja di Jakarta, Tinggal di Bekasi Rasanya Mau Mati di Jalan: Memutuskan Pulang ke Jogja Disambut Derita Baru Bernama UMR Jogja yang Menyedihkan Itu

16 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.