Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Mahasiswa UII dan Amikom Jadi “Langganan” ke Bengkel, Gara-gara Jalan Ringin Raya Sleman Rusak Parah Menahun

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
20 Maret 2024
A A
jalan ringin raya sleman sumber derita mahasiswa universitas amikon dan uii.MOJOK.CO

Ilustrasi jalan rusak (Ega/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Jalan Ringin Raya Condongcatur Sleman, sebuah jalan dengan panjang tak sampai satu kilometer di utara Universitas Amikom Jogja yang kondisinya menyulitkan pengendara. Bukan hanya Universitas Amikom, mahasiswa UII Fakultas Ekonomi dan UPN Jogja juga kerap mengeluhkan jalan ini.

Mojok berulang kali melakukan di Jalan Ringin Raya. Jalan yang cukup sempit ini diapit oleh deretan pertokoan dan bangunan kos.

Saat hujan deras, biasanya luapan air dari selokan di sekitar menggenangi Jalan Ringin Raya. Ruas jalan ini memang berada di atas gorong-gorong. Sehingga, alih-alih aspal mulus, permukaan dipenuhi drainase yang tidak rata dan membuat pengalaman berkendara tak nyaman.

Aliran air di atas jalan saat hujan deras juga kerap membahayakan. Pasalnya, terdapat banyak lubang. Bahkan, beberapa waktu lalu ada titik drainase yang amblas yang saat hujan tak terlihat sehingga harus diberi penanda khusus.

jalan ringin raya dekat upn jogja dan amikom dari sisi barat.MOJOK.CO
Arah menuju Jalan Ringin Raya dari sisi barat (Hammam/Mojok.co)

Kondisi tidak nyaman itu cukup banyak dirasakan oleh mahasiswa Universitas Amikom yang letaknya paling berdekatan. Dandi (25), mahasiswa Universitas Amikom 2017-2021 mengaku kondisi jalan itu tak berubah selama ia kuliah.

“Terakhir ke sana 2021 lalu, ya kondisinya masih sama aja kaya pas awal kuliah. Drainase-nya jelek banget,” ujar lelaki yang kini kerja di Jakarta ini kepada Mojok.

Padahal, jalan tersebut tergolong banyak dilintasi penduduk sekitar. Khususnya mahasiswa dari Universitas Amikom, Fakultas Ekonomi UII, dan UPN Jogja yang berada di selatannya.

Keluhan mahasiswa UII dan Amikom di Jalan Ringin Raya Sleman, bikin siap-siap ke bengkel

Kondisi Jalan Ringin Raya yang mengganggu salah satunya karena keberadaan drainase tidak rata di sepanjang sisi utara jalan. Bagi Herdy (25), alumnus FE UII asal Tegal yang lulus pada 2023 silam, keberadaan drainase membuat pengendara dari sisi barat kerap mengambil lajur melawan arah.

“Itu jalan yang selalu aku lewati kalau ma uke kampus. Ketika berada di sisi jalan yang rusak, mau nggak mau harus agak ke lajur kanan, melawan arah. Berbahaya, tapi kalau tidak begitu juga merusak kendaraan,” keluhnya.

“Sesekali sih nggak papa, lha kalau lewat setiap hari, shock breaker kendaraan ya kandas bunyi jedak-jedok terus,” timpalnya.

kondisi jalan ringin raya sleman.MOJOK.CO
Salah satu drainase di Jalan Ringin Raya (Hammam/Mojok.co)

Menurut Herdy, sebenarnya, ada jalan pintas lain untuk menghindari Jalan Ringin Raya tapi kondisinya sama-sama tak layak. Jalan itu merupakan jalan perumahan yang terdiri dari paving tak rata. Sama-sama membuatnya tak nyaman.

“Rute itu kayak rute menuju bengkel karena merusak kendaraan,” kelakarnya.

Selain naik motor, Herdy juga sesekali melintas dengan mobil. Kondisinya tak kalah menyulitkan. Badan jalan yang sempit dengan sisi utaranya yang tidak rata dan banyak lubang memang membahayakan jika mencuri sedikit lajur kanan.

“Ya kalau mau menghindari lubang otomatis agak ambil sedikit ke lajur kanan melawan arah tapi itu berbahaya juga,” keluhnya.

Iklan

Kondisinya lama tidak berubah

Seperti Dandi, selama kuliah di FE UII lima setengah tahun, Herdy mengaku kondisi Jalan Ringin Raya Condongcatur Sleman tak mengalami perubahan. Sampai lulus, sesekali lewat pun masih sama.

Sebagai informasi, area di sekitar jalan tersebut memang padat penduduk. Berada di sekitar beberapa kampus besar seperti Universitas Amikom, FE UII, dan UPN Jogja membuatnya jadi rute lalu lalang mahasiswa. Ada mahasiswa, tentunya banyak pertokoan dan deretan penjual makanan.

Belum lagi, di sisi selatan Jalan Ringin Raya juga terdapat pusat perniagaan masyarakat yakni Pasar Condongcatur. Lokasinya yang berada di antara berbagai pusat keramaian masyarakat membuat jalan tersebut volumenya padat. Namun, kondisinya memprihatinkan dan tak banyak berubah beberapa tahun belakangan.

Penulis: Hammam Izzuddin

Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Bagi Warga Bantul Ajakan Bukber di Sleman Adalah Bentuk Diskriminasi dan Ketidakadilan, Apa Orang Jogja Utara Memang Egois?

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News.

Terakhir diperbarui pada 21 Maret 2024 oleh

Tags: fe uiijalan ringin rayajalan ringin raya slemanslemanuniversitas amikomupn jogja
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Naik Travel dari Jogja ke Surabaya Penuh Derita, Nyawa Terancam (Unsplash)
Pojokan

Naik Travel dari Jogja ke Surabaya, Niatnya Ingin Tenang Berakhir Penuh Derita dan Nyawa Terancam

13 Maret 2026
Anak rantau di Jogja pilih jadi marbot. MOJOK.CO
Sehari-hari

Derita Anak Rantau di Jogja: Sulit Cari Kos Murah, Nyaris Terjebak Dunia Gelap, hingga Temukan “Berkah” di Masjid

6 Maret 2026
Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali Mojok.co
Pojokan

Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali

27 Februari 2026
Bisnis coffe shop, rumah dekat kafe, jogja.MOJOK.CO
Urban

Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur

26 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mudik Lebaran dengan travel mobil

Niat Ingin Lebih Cepat Naik Travel Malah Bikin Trauma, Sopir Tak Tahu Aturan dan Penumpang Tidak Tahu Diri

12 Maret 2026
Jadi gembel di perantauan tapi berlagak tajir pas pulang kampung. Siasat pura-pura baik-baik saja agar orang tua tidak kepikiran MOJOK.CO

Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan

19 Maret 2026
Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali MOJOK.CO

Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 

17 Maret 2026
Pendidikan karakter Sunan Ampel di Pesantren Ampeldenta Surabaya melalui halal food dan halal living MOJOK.CO

Rasa Sanga (6): Melalui Halal Food dan Halal Living, Sunan Ampel Membentuk Karakter Generasi Islam Berkualitas

13 Maret 2026
Tuntutan sosial dan gengsi bikin kelas menengah jadi orang kaya palsu hingga abaikan tabungan demi kejar standar sukses MOJOK.CO

Gara-gara Tuntutan, Nekat Jadi Orang Kaya Palsu: “Hambur-hamburkan” Uang demi Cap Sukses padahal Dompet Menjerit

14 Maret 2026
Stasiun Pasar Senen Jakarta Pusat merampas senyum perantau asal Jogja MOJOK.CO

Stasiun Pasar Senen Saksi Perantau Jogja “Ampun-ampun” Dihajar dan Dirampas Jakarta, Tapi Terlalu Cemas Resign buat Balik Jogja

15 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.