Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Curhat Guru Honorer di Kalimantan Timur yang Nggak Mau Jadi PNS karena Banyak Aturan

Agung Purwandono oleh Agung Purwandono
25 Januari 2024
A A
Curhat Guru Honorer di Kalimantan Timur yang Nggak Mau Jadi PNS karena Banyak Aturan MOJOK.CO

Ilustrasi Curhat Guru Honorer di Kalimantan Timur yang Nggak Mau Jadi PNS karena Banyak Aturan. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Gaji jadi guru honorer di Kaltim tinggi

Disa menceritakan latar belakang dirinya. Ia aslinya merupakan sarjana ilmu politik. Bukan lulusan dari perguruan tinggi ilmu keguruan. Ia menjadi guru karena pada saat itu, sekolah dalam kondisi mendesak membutuhkan guru. 

“Jadi kepala sekolah saat itu jadi guru, dan ada mata pelajaran yang memang gurunya tidak harus linier dengan jurusan yang ia ambil,” kata Disa.

Ini juga yang menjadi persoalan jika Disa ingin menjadi ASN P3K yaitu ijazahnya harus linier dengan mata pelajaran yang diampu. Bisa sebenarnya ia menjadi ASN P3K yaitu kuliah ulang untuk mendapatkan ijazah. Atau alternatif lainnya, ia tidak mengajar mata pelajaran yang ia ampu sekarang, tapi membajar sejarah atau ilmu-ilmu sosial lainnya. 

“Namun, karena memang tidak berniat jadi ASN ya saya bertahan saja dengan posisi yang sekarang ini,” kata Disa.

Menurut Disa, gajinya sebagai guru honorer di Kalimatan Timur cukup tinggi dibandingkan di wilayah lain di Indonesia. Rata-rata untuk guru honorer di Kaltim bisa dapat Rp2,5 juta per bulan. Khusus di sekolah Disa, per bulan ia mendapat Rp3 juta, tapi gaji ini dibayarkan setiap tiga bulan sekali atau dirapel.

Menurut Disa, ada dua jenis guru honorer di sekolahnya. Yang pertama, guru honorer yang gajinya dari provinsi. Sedangkan satu lagi, guru honorer yang gajinya  menjadi tanggungan Dinas Pendidikan Provinsi. Ia merupakan guru honorer yang menjadi tanggungan dinas pendidikan. 

“Kalau guru honorer yang jadi tanggungan pemerintah provinsi di sekolah saya tidak ada. Sekarang mereka sudah jadi P3K,” kata Disa.

Pilih buka usaha kecil-kecilan dan jadi freelance

Gaji honorer yang Disa terima tergolong bersar dibandingkan gaji honorer di daerah lain yang berkisar Rp 1,5 juta sampai Rp 2 juta di wilayah kota besar, dan di daerah sekitar Rp 300 ribu sampai Rp 1 juta. Bahkan bisa kurang dari angka tersebut.

“Kalau besaran gaji, baik itu yang pemda atau dinas yang menentukan kepala sekolah. Jadi setiap tahun kepela sekolah akan mengajukan besaran gaji atau dana untuk para honorer, itu mengapa gaji saja berbeda dengan sekolah-sekolah lain,” kata Disa.

Disa masih memikirkan opsi untuk resign di kemudian hari. Gaji tiga juta untuk dirinya yang masih sendiri sebenarnya cukup. Tapi untuk orang yang sudah berkeluarga tentu saja tidak akan cukup. “Upah minimum kabupaten di tempat saya Rp3,5 juta,” kata Disa.

Sampai memiliki ketetapan hati untuk keluar, ia membuka usaha kecil-kecilan dan mengerjakan beberapa pekerjaan sebagai freelance. “Freelance kadang kalau dihitung jam kerjanya melebihi jam kantor biasa, tapi bagi saya itu lebih nyaman daripada jadi ASN,” ujarnya. 

Pelamar P3K untuk formasi guru di Kaltim Rendah

Mengutip Antara, jumlah pelamar ASN untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk formasi guru ternyata minim peminat . Saat penutupan pendaftaran pada 11 Oktober 2023, dari 2.493 formasi, yang melamar atau mendaftar hanya 1.512 pelamar. 

“Ini menimbulkan pertanyaan, mengapa jumlah tenaga guru honorer di Kaltim tidak memaksimalkan dengan mengikuti perekrutan PPPK ini,” kata Reza Febriyanto Analis Kepegawaian Ahli Muda Bidang Pengadaan Pemberhentian, dan Informasi (PPI) ASN BKD Kaltim.

Penulis: Agung Purwandono
Editor: Hammam Izzuddin

Iklan

BACA JUGA Guru Les Lebih Menjanjikan Ketimbang Jadi Guru Honorer

Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 26 Januari 2024 oleh

Tags: ASNguruguru honorerkalimantan timurPNS
Agung Purwandono

Agung Purwandono

Jurnalis di Mojok.co, suka bercocok tanam.

Artikel Terkait

Mengajari Siswa Down Syndrome Cara Marah, karena Dunia Tidak Selalu Ramah MOJOK.CO
Esai

Mengajari Siswa Down Syndrome Cara Marah, karena Dunia Tidak Selalu Ramah

9 Januari 2026
Ketulusan Guru BK di SMP Pelosok Ponorogo MOJOK.CO
Ragam

Curhatan Guru BK Hari Ini: Profesi Dipandang “Sepele”, Padahal Harus Hadapi Gen Z yang Masalahnya Makin Kompleks

8 Januari 2026
Menjadi Guru SD di Era ‘Skibidi Toilet’: Pertarungan Sengit Melawan Algoritma yang Tak Mungkin Saya Menangkan MOJOK.CO
Esai

Menjadi Guru SD di Era ‘Skibidi Toilet’: Pertarungan Sengit Melawan Algoritma yang Tak Mungkin Saya Menangkan

7 Januari 2026
5 Esai Terpopuler Mojok 2025 (Mojok.co/Ega Fansuri)
Esai

5 Esai Terpopuler Mojok 2025: Sebuah Rekaman Zaman dan Keresahan Lintas Generasi

1 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Open Donasi Bodong Mengeksploitasi Kemiskinan MOJOK.CO

Gara-Gara Kapitalisme, Kita Lebih Mudah Nyawer Gift TikTok atau Berdonasi Online daripada Membantu Tetangga yang Susah

22 Januari 2026
Mohammad Zaki Ubaidillah, dari Sampang, Madura dan langkah wujudkan mimpi bulu tangkis di Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan Jakarta MOJOK.CO

Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan

19 Januari 2026
Ilustrasi Mie Ayam di Jogja, Penawar Kesepian dan Siksaan Kemiskinan (Unsplash)

Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam

19 Januari 2026
2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup MOJOK.CO

2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup

17 Januari 2026
Sumbangan pernikahan di desa, jebakan yang menjerat dan membuat warga menderita MOJOK.CO

Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina

20 Januari 2026
senar raket. mojok.co

Indonesia Masters 2026 Jadi Tempat Merawat Kenangan Keluarga, Rela Cuti Kerja demi “Napak Tilas” Mendiang Ayah di Istora

21 Januari 2026

Video Terbaru

Zainal Arifin Mochtar Bukan Guru Besar Biasa!

Zainal Arifin Mochtar Bukan Guru Besar Biasa!

21 Januari 2026
Menjemput Air dari Gua Jomblang dan Menata Ulang Hidup di Gendayakan

Menjemput Air dari Gua Jomblang dan Menata Ulang Hidup di Gendayakan

20 Januari 2026
Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Gua Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayakan

18 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.