Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Banyak Hal Meresahkan di Bioskop Empire XXI Jogja, Jangan Harap Bisa Nonton Film dengan Tenang!

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
22 Juni 2024
A A
Nonton di Bioskop Empire XXI Jogja bikin Risih! MOJOK.CO

Ilustrasi - Nonton di bioskop Empire XXI Jogja bikin resah. (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Pertama kali nonton di Empire XXI Jogja di Gondokusuman, saya cukup kagum. Pasalnya, selama merantau di Surabaya, saya tak nemu konsep bioskop yang mirip dengan Empire XXI Jogja.

Empire XXI Jogja adalah satu gedung yang khusus untuk bioskop saja. Sementara di Surabaya, bioskop-bioskop berada satu gedung dengan mal.

“Enaknya di Empire, jamnya kan emang nyampe malam. Kalau bioskop di mal kan oke bioskopnya nyampe malam, tapi malnya udah tutup. Alhasil kita keluar bioskop kondisi udah sepi. Kadang terjebak parkiran juga,” ujar Achri (26), mahasiswa S2 UIN Jogja yang kerap nonton di Empire XXI Jogja.

Di samping itu, sebagai penikmat film, Achri yang merupakan pemuda asal Medan mengaku terfasilitasi. Sebab, Empire XXI Jogja sering kali menjadi bioskop pertama yang mendapat jatah memutar film-film festival atau film-film alternatif terlebih dulu sebelum tayang di bioskop secara serentak.

Namun, salah satu bioskop di Jogja tersebut juga menjadi titik temu orang-orang menyebalkan. Yakni orang-orang yang fomo atas suatu film. Dan itu sangat menggangu bagi Achri.

Berisik sepanjang nonton di Empire XXI Jogja

Achri melahap beragam genre film. Hanya memang tidak semua judul film yang tayang di bioskop ia tonton. Ia biasanya milih-milih, tergantung sutradara yang menggarapnya. Joko Anwar menjadi satu nama sutradara yang fimnya tak pernah absen Achri tonton.

Cuma, yang unik dari Achri, ia biasanya memilih nonton seminggu setelah penayangan perdana. Ia menghindari crowded di hari-hari pertama penayangan.

“Nah, tapi belakangan aku menyadari, justru kalau nonton di akhir-akhir itu ketemunya sama orang fomo,” keluh Achri bercerita, Sabtu (22/6/2024).

Misalnya saat nonton Siksa Kubur garapan Joko Anwar yang tayang April 2024 lalu. Achri sebenarnya sengaja nonton sangat telat. Ia bahkan berasumsi bahwa studio yang memutar film tersebut bakal sepi.

Akan tetapi Achri keliru. Justru masih cukup banyak sepasang muda-mudi yang berminat nonton Siksa Kubur di Empire XXI Jogja.

“Masalahnya, sepanjang nonton, ini orang-orang berisik banget. Diskusi soal teori-teori yang berkembang di media sosial. Si cewek bingung, si cowok (terdengar) sok tahu menjelaskan,” gerutu Achri.

Dari situ Achri menyimpulkan kalau mereka-mereka ini adalah kelompok fomo. Nonton film setelah beredar teori dan penggalan-penggalan film yang viral di media sosial. Karena tak mau ketinggalan dengan hype tersebut, akhirnya berangkat lah ke bioskop cuma biar kelihatan kalau sudah nonton film yang lagi ramai.

Bagi Achri, sebenarnya tak masalah juga kalau ada orang fomo. Tapi plis jangan mengganggu!

Penonton fomo yang gampang bosan

Akibat fomo, dalam pengamatan Achri, ada saja penonton yang akhirnya meninggalkan studio Empire XXI Jogja di tengah-tengah film. Sebab, si penonton menganggap film tersebut ternyata tak sesuai yang ia bayangkan seperti yang lagi viral di media sosial.

Iklan

Paling baru yakni pada Minggu (10/6/2024) malam lalu saat ia hendak nonton film Tuhan, Izinkan Aku Berdosa garapan Hanung Bramantyo. Ia penasaran menonton karena ia sendiri adalah pembaca novelnya (Tuhan, Izinkan Aku Jadi Pelacur) karya Muhidin M. Dahlan.

“Padahal udah kelewat telat nontonku. Ternyata masih ramai. Karena di medsos juga masih ramai banget,” kata Achri.

Ia duduk bersebelahan dengan sepasang kekasih. Seperti yang sudah-sudah, ia harus terganggu dengan bisik-bisik dari sepasang kekasih yang di sebelahnya itu.

Achri sempat mendengar celetukan kalau film tersebut membosankan. Alhasil, di tengah-tengah film sepasang kekasih di sebelahnya memilih meninggalkan studio Empire XXI Jogja.

Tak lama berselang, dari kursi-kursi tengah dan depan menyusul beberapa penonton yang memilih keluar sebelum film tuntas.

“Itu bukan kali pertama, ya. Sebelumnya sudah cukup sering berhadapan dengan penonton yang seperti itu. Sungguh, itu mengganggu sekali,” keluh Achri.

Baca halaman selanjutnya…

Risih dengan kelakuan penonton yang curi-curi kesempatan di pojokan

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 24 Juni 2024 oleh

Tags: bioskop Jogjaempire xxiempire xxi jogjaFilmJogjaMahasiswa Jogjamal jogjaRekomendasi filmspot kencan jogja
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Gudeg, Kuliner Jogja yang Makin Tak Cocok untuk Orang Miskin (Unsplash)
Pojokan

Harga Gudeg Jogja Naik, Berpotensi Menguatkan Sisi Gelap kalau Kuliner Jogja Ini Memang Bukan Makanan Murah Lagi

9 April 2026
Jogja Bisa Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung MOJOK.CO
Esai

Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 

8 April 2026
Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer MOJOK.CO
Catatan

Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer

7 April 2026
Pekerja Jogja kaget pindah kerja di Purwokerto demi alasan slow living. Tapi kaget dengan karakter orang Banyumas MOJOK.CO
Urban

Pekerja Jogja Pindah Kerja ke Purwokerto Nyari Slow Living, Tapi Dibuat Kaget sama Karakter Orang Banyumas karena di Luar Ekspektasi

6 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ikuti paksaan orang tua kuliah jurusan paling dicari (Teknik Sipil) di sebuah PTN Semarang biar jadi PNS. Lulus malah jadi sopir hingga bikin ibu kecewa MOJOK.CO

Kuliah di Jurusan Paling Dicari di PTN, Setelah Lulus bikin Ortu Kecewa karena Kerja Tak Sesuai Harapan

7 April 2026
Tinggalkan Jakarta demi punya rumah desa untuk slow living, berujung kena mental karena ulah tetangga MOJOK.CO

Orang Jakarta Nyoba Punya Rumah di Desa, Niat Cari Ketenangan Berujung Frustrasi karena Ulah Tetangga

7 April 2026
Di umur 30 cuma punya motor Honda Supra X 125 kepala geter. Dihina tapi jadi motor tangguh yang bisa bahagiakan orang tua MOJOK.CO

Kerja Tahunan Cuma Bisa Beli Honda Supra X 125 Kepala Geter di Umur 30, Dihina Anak Gagal tapi Jadi Motor Tangguh Simbol Keluarga Bahagia

8 April 2026
PNS tetap WFO saat WFH

PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM

8 April 2026
Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer MOJOK.CO

Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer

7 April 2026
Jogja Bisa Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung MOJOK.CO

Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 

8 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.