Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

PO Budiman Rute Wonosobo-Bandung Memakan Korban: Laptop, iPad, sampai Uang Tunai Raib Dijarah Komplotan Maling

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
1 Februari 2024
A A
po budiman rute wonosobo bandung banyak pencuri.MOJOK.CO

Ilustrasi bus (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

PO Budiman jadi salah satu bus legendaris di Pulau Jawa yang banyak dijumpai di Bandung, Tasikmalaya, hingga Wonosobo. Namun, beberapa waktu terakhir ada sejumlah persoalan pelik yang menimpa penumpang bus tersebut.

Di berbagai ruas jalan Pulau Jawa, penampakan bus-bus PO Budiman bukan barang asing lagi. PO ini berdiri sejak 1992 di Tasikmalaya dan punya sejumlah trayek bus AKAP strategis.

Pada akhir November 2023 misalnya, PO ini baru saja membuka rute Bandung-Wonosobo via Tol Trans Jawa. Jika berangkat dari Bandung, titik mulanya ada di Terminal Cicaheum-Cibiru-Rancaekek-Tol Transjawa dan berakhir di Agen Budiman Wonosobo. Begitu juga sebaliknya dari titik keberangkatan Wonosobo.

Kasus di jalur Wonosobo-Bandung

Namun, pada Sabtu (27/1/2023) lalu, ada seorang penumpang yang mengaku kehilangan iPad, laptop, dan sejumlah uang tunai. Pemilik akun X @ambistidurr ini menaiki PO Budiman dari Agen Wonosobo tujuan akhir Cicaheum, Bandung dengan jadwal keberangkatan pukul 17.30 WIB.

“Dicuri dan ditukar dengan dua buku dan satu air mineral. Lucunya, penipunya mencoba bernegosiasi untuk tukar file dengan kata sandi iPad,” keluhnya.

Selain itu, korban menyertakan bukti chat WhatsApp dengan terduga pelaku. Uniknya, pelaku menghubungi untuk meminta sandi iPad. Pelaku menawarkan akan mengirimkan data-data penting apabila korban mau memberikan sandinya. Pada bukti chat tersebut, terduga pelaku mengaku sebagai pihak yang membeli barang curian, bukan sebagai pencuri.

“Sampai sekarang aku belum sepenuhnya bisa mengikhlaskan begitu saja mengingat dalam dua device itu, terdapat progress tugas Akhir, portofolio untuk daftar kerja, dan berbagai dokumen penting yang belum sempat aku cadangkan,” keluh korban.

Teman-teman pernah dengar Bus Budiman?

Kasusnya mirip sekali dengan Rosalia Indah, aku kehilangan Ipad, laptop, dan sejumlah uang dalam bus, dicuri dan ditukar dengan 2 buku dan 1 air mineral. Lucunya, penipunya terus mencoba bernegosiasi untuk tukar file dengan kata sandi Ipad. pic.twitter.com/5Dkyenlf2t

— A for aci (@ambistidurr) January 31, 2024

Kejadian ini mirip dengan kasus pencurian di bus Rosalia Indah beberapa waktu lalu. Modusnya, barang di tas pencuri tukar dengan barang lain yang memiliki bobot hampir sama.

Sayuk, salah seorang petugas Agen PO Budiman Wonosobo, mengaku sudah mendapat laporan terkait pencurian. Ia meneruskan informasi tersebut ke Kantor Pusat PO Budiman di Tasikmalaya.

“Sudah dilaporkan ke Tasikmalaya. Sudah dicarikan solusi diganti atau gimana saya nggak tahu detailnya,” ujar Sayuk.

Namun, hingga Kamis (1/2/2024) siang, korban belum memberikan konfirmasi penyelesaian dari pihak PO Budiman. Kendati begitu, ia sudah sempat mencoba melaporkan ke polsek terdekat.

Sejarah panjang PO Budiman

Unggahan tentang pencurian ini lantas mengundang banyak cerita lain dari orang-orang yang mengaku pernah mengalami kehilangan barang di PO Budiman.  Bukan hanya barang bernilai jutaan, bahkan ada juga yang mengaku kehilangan kardus berisi makanan. Selain itu, banyak juga yang menganggap di Wonosobo memang sering ada copet.

Sebagai informasi, saat awal merintis perusahaan bus, PO Budiman yang identik dengan warna abu-abu ini  hanya mengandalkan empat unit armada bersasis Mercedes-Benz. Bus ini melayani trayek dalam lingkup lokal saja seperti Tasikmalaya dan Ciamis. Seiring waktu berjalan, PO Budiman terus menambah armada dan trayeknya.

Iklan

Melansir dari berbagai sumber, PO Budiman kini memiliki kurang lebih 900 unit armada. Trayeknya pun terus berkembang meliputi Jabodetabek, Wonosobo, Yogyakarta, Cirebon, Semarang, dan wilayah-wilayah lain di Pulau Jawa.

Perusahaan ini selain bus cepat Budiman (Reguler) dengan berbagai kelas mulai dari Premiere Class, First Class, Executive dan Bisnis Class, Pariwisata. Juga tersedia shuttle Budiman (seperti Toyota Hi Ace, Mercedes Benz Sprinter), taksi Budiman, dan yang terbaru Cargo Budiman.

Sementara itu, trayek Wonosobo-Bandung yang baru rilis sejak akhir 2023 ini punya tiket seharga Rp150 ribu. Tersedia 39 kursi untuk penumpang dengan konfigurasi 2-2.

Penulis: Hammam Izzuddin

Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Tangis dan Kematian di Malioboro Jogja yang Tak Banyak Diketahui Wisatawan

Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 1 Februari 2024 oleh

Tags: BandungbusPO BudimanWonosobo
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Mudik Lebaran dengan pesawat
Urban

Saya Tidak Peduli Keluar Duit Lebih Banyak demi Tak Mengorbankan Kenyamanan, Pilih Mudik dengan Pesawat daripada Mode Apa Pun

11 Maret 2026
Kuliner Sunda yang tidak ada di Jogja, seblak buat perantau ingin mudik Lebaran
Kuliner

Alasan Orang Sunda Ingin Mudik Bukan Hanya Keluarga, tapi Tak Tahan Siksaan Makanan Jogja yang Rasanya “Hambar”

10 Maret 2026
Bus patas Haryanto rute Jogja - Kudus beri suasana batin muram dan sendu gara-gara lagu-lagu 2000-an yang ingatkan masa lalu MOJOK.CO
Sehari-hari

Naik Bus Haryanto Jogja – Kudus Campur Aduk, Batin Seketika Muram dan Sendu karena Suasana dalam Bus Sepanjang Jalan

9 Maret 2026
Ilustrasi naik bus, bus sumber alam.MOJOK.CO
Ragam

Sumber Alam, Bus Sederhana Andalan “Orang Biasa” di Jalur Selatan yang Tak Mengejar Kecepatan, melainkan Kenangan

13 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dihina dan dijauhi tongkrongan hanya karena naik motor Honda BeAT. Tidak memenuhi standar sinematik ala Yamaha Aerox, NMax, dan Vario MOJOK.CO

Standar Keren Kabupaten: Pakai Motor BeAT Dihina dan Dijauhi Circle Aerox, NMax, dan Vario karena Tak Masuk Konsep Sinematik

12 Maret 2026
Kursi kereta eksekutif dibandingkan kereta ekonomi premium lebih nyaman untuk mudik Lebaran

Saya Tak Sudi Mudik dengan Kereta Ekonomi Premium, Ditipu Embel-embel Mirip Eksekutif padahal Hampir “Mati” Duduk di Kursi Tegak

15 Maret 2026
Mudik Gratis dari BUMN 2026. MOJOK.CO

Mudik Gratis BUMN 2026: Hemat Rp600 Ribu dari Jakarta-Solo Tanpa Pusing Dana THR Berkurang

18 Maret 2026
Orang Jombang iri dengan Tuban, daerah tetangga sesama plat S yang semakin gemerlap dan banyak wisata alam buat healing MOJOK.CO

Sebagai Orang Jombang Saya Iri sama Kehidupan di Tuban, Padahal Tetangga tapi Terasa Jomplang

12 Maret 2026
Rif'an lulus sarjana UGM dengan beasiswa. MOJOK.CO

Alumnus Beasiswa UGM Kerap Minum Air Mentah Saat Kuliah, hingga Utang Puluhan Juta ke Kyai untuk Lanjut S3 di Belanda

15 Maret 2026
Kerja Jakarta, Tinggal Bekasi Pulang Jogja Disambut UMR Sialan (Unsplash)

Kerja di Jakarta, Tinggal di Bekasi Rasanya Mau Mati di Jalan: Memutuskan Pulang ke Jogja Disambut Derita Baru Bernama UMR Jogja yang Menyedihkan Itu

16 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.