Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Perdebatan Sarjana vs SMA di Dunia Kerja Harus Disudahi, Nyatanya Sarjana Memang Lebih Unggul dan Lebih Untung

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
5 April 2024
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Yang bermasalah adalah lapangan kerjanya, bukan sarjana

Pendapat Seto di atas memang menunjukkan bahwa lulusan universitas punya advantage yang jelas dalam dunia kerja. Tapi, perlu dipahami juga bahwa itu berlaku jika kebutuhan perusahaan cocok dengan kualifikasi sarjana. Selain itu, ada satu hal yang luput diperhatikan, bahwa jumlah lapangan kerja yang tersedia tidak sesuai dengan jumlah sarjana yang mentas dari kampus.

Jumlah lapangan kerja selalu tidak sebanyak mahasiswa yang mentas. Hal tersebut bikin banyak sarjana yang nestapa karena berakhir gagal meraih pekerjaan. Terlebih, jumlah wirausahawan di Indonesia terbilang sedikit. Artinya, banyak yang tidak beralih menjadi wirausaha ketika mereka tak terserap di dunia kerja.

Hal senada juga diungkapkan Nafis, lulusan MM UGM angkatan 2021. Dia berkata bahwa rasio lulusan dan lapangan kerja benar-benar tidak seimbang.

“Sekarang bayangkan guru. Lulusan jurusan pendidikan itu ratusan ribu, 800-900 ribu per tahun, tapi lowongan kerja cuma 100 ribuan. Itu jelas gila. Gimana nggak nganggur?”

Yang S1 dianggap kurang, yang S2 dianggap kelewat jago

“Tapi ada hal yang mengerikan lainnya, selain jumlah loker, yaitu kualitas sarjananya. Masalah sekarang itu, lulusan S1 dianggap underqualified, tapi S2 kayak aku, dianggap overqualified. Hayo pie kui?”

“Pun ya tak bisa dimungkiri lagi, bahwa banyak banget kampus yang tidak siap dengan cepatnya perkembangan industri. Tidak semua kampus seperti itu memang. UI, ITB, UGM, bisa mengikuti zaman. Selain itu, aku ragu.”

Sebagai penutup, saya iseng bertanya ke Nafis, apakah dia setuju kalau kuliah dan jadi sarjana itu percuma di dunia kerja.

“Jelas tidak setuju. Faktanya berbicara lain. Masalah memang banyak, tapi dihakimi tidak bisa kerja dan percuma, ya nggak bisa.”

***

Perdebatan ini sebenarnya bisa diakhiri, bahwa bagaimanapun juga, kuliah tetap penting. Ada fungsinya, ada gunanya di dunia kerja. Dan sebenarnya, ketimbang fokus ke perdebatan ini, ada hal yang jauh lebih penting untuk diramaikan dan dibicarakan, saya pun menyinggungnya dalam tulisan ini. Yaitu, mau kamu berpendidikan atau tidak, kita semua sama-sama menghadapi masalah yang sama: lapangan kerja yang kelewat sedikit.

Reporter: Rizky Prasetya
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Suara Hati Sarjana Kerja di Jakarta Dapat Gaji Setengah UMR, Sering Dibanding-bandingkan dengan Adik Lulusan SMA di Kampung yang Penghasilannya Lebih Besar

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 6 April 2024 oleh

Tags: Dunia Kerjaijazahkuliahlowongan kerjalulusan smasarjana
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

Milenial di Job Fair Yogyakarta 2026 cari peluang kerja di luar negeri. MOJOK.CO
Sehari-hari

Muak dengan Syarat Kerja di Indonesia: Gaji Numpang Lewat hingga Terbatas Usia, Milenial Pilih Cari Kerja ke Luar Negeri

16 Juli 2026
Cari kerja, lamaran kerja, Mahasiswa gap year kuliah di Unila. MOJOK.CO
Sehari-hari

Kesalahan Bikin CV dan Hal-Hal Sepele Lain yang Justru Bikin Jobseeker Ditolak Saat Melamar Kerja

16 Juli 2026
Banyak Sekolah Menahan Ijazah Siswa, Masalah Sistemik yang Bisa Hancurkan Masa Depan Anak.MOJOK.CO
Kabar

Banyak Sekolah Menahan Ijazah Siswa, Masalah Sistemik yang Bisa Hancurkan Masa Depan Anak

3 Juli 2026
Perjuangan Lily usai lulus dari manajemen dakwah. MOJOK.CO
Sosok

Kisah Anak Tukang Tambal Ban yang Setahun Nganggur usai Wisuda, Kini Bisa Kerja di Sekolah Internasional setelah Ratusan Penolakan

17 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Suzuki S-Presso memang mobil aneh karena jelek tapi keren MOJOK.CO

Ibarat kata, Suzuki S-Presso adalah “Crocs KW” yang jelek tapi keren dan kini menjadi benteng pertahanan terakhir melawan kegilaan dunia yang serba mahal ini

14 Juli 2026
cari kerja, UGM.MOJOK.CO

300 Lamaran Kerja Ditolak, Lulusan UGM Pilih “Turunkan Standard”: Sadar Bursa Kerja Sedang Tak Baik-Baik Saja

15 Juli 2026
TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana MOJOK.CO

TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana

17 Juli 2026
donasi ekonomi.MOJOK.CO

“Rakyat Bantu Rakyat” Menguat, tapi Jangan Jadi Alasan Pemerintah Lepas Tangan dan Abai Pada Nasib Masyarakat

14 Juli 2026
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyerahkan hibah daerah ke ormas, tempat ibadah, dan para seniman MOJOK.CO

Hibah Pemkab Sleman untuk Ormas, Tempat Ibadah, dan Seniman: Serahkan Ratusan-Miliaran Juta untuk Dioptimalkan

10 Juli 2026
Pengalaman buruk investasi saham habis 50 juta cuma untung 27 ribu MOJOK.CO

Pengalaman menyedihkan investasi saham habis 50 juta cuma untung 27 ribu per bulan bikin saya kapok dan memutuskan pindah ke deposito demi ketenangan hidup

16 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.