Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kuliner

Angkringan Lik Man Jogja, Pelopor Kopi Joss yang Jadi Minuman Terlarang di Malaysia

Agung Purwandono oleh Agung Purwandono
23 Januari 2024
A A
Angkringan Lik Man Jogja, Pelopor Kopi Joss yang Jadi Minuman Terlarang di Malaysia MOJOK.CO

Ilustrasi Angkringan Lik Man Jogja, Pelopor Kopi Joss yang Jadi Minuman Terlarang di Malaysia. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Di Malaysia, warung yang jual kopi joss kena denda Rp33 juta

Novi kaget ketika saya beri informasi bahwa pemerintah Malaysia melarang minuman kopi joss di negara mereka. “Walah saya malah nggak tahu kalau minumannya sudah sampai Malaysia,” kata Novi. 

Di Malaysia, kopi joss cukup terkenal. Namun, pro kontra penggunaan arang di dalam minuman yang bisa mengganggu kesehatan membuat pemerintah Malaysia menjadikan kopi joss sebagai minuman terlarang. 

Iklan

Pemerintah Malaysia menggunakan Peraturan Pangan Malaysia tahun 1985 sebagai alasan larangan tersebut. Tempat makan yang kedapatan menyajikannya menghadapi ancaman tindakan tegas.

“Kopi siap minum harus tunduk pada Peraturan Pangan 269A 1985, yang hanya mengizinkan penambahan gula, dekstrosa, glukosa atau madu, susu, krim, bahan makanan lain, dan perasa yang diizinkan. Arang tidak masuk kategori sebagai makanan,” tulis MOH Malaysia.

Bernama, media milik pemerintah Malaysia menuliskan jika penjual kopi joss tetap nekat, maka akan kena denda hingga 10.000 ringgit (Rp 33,10 juta) atau penjara maksimal dua tahun.

“Wah itu, pasti mereka nggak tahu arang yang dipakai itu arang dari kayu apa,” kata salah seorang karyawan Angkringan Lik Man menimpali. Katanya, arang yang digunakan berasal dari kayu asam atau kayu sambi. Selain itu, arang yang digunakan harus sudah jadi. Bukan arang mentah.

Soal isu kesehatan yang menyertai penggunaan arang, Pak Kobar, anak Lik Man di Jakarta Coffee Week November 2023 pernah menyatakan bahwa kopi joss bisa menyembuhkan kembung atau masuk angin. Selain itu dari sisi cita rasa juga enak dan unik.

Angkringan yang tak lagi seramai dulu

Novi mengatakan bahwa kondisi warung Angkringan Lik Man di Pasar Kranggan dan Selasar Malioboro memang jauh lebih sepi daripada saat masih di Jalan Wongsodirjan atau utara Stasiun Tugu.

Di Pasar Kranggan, Angkringan Lik Man harus berbagi dengan beberapa angkringan lain yang juga pindahan dari utara Stasiun Tugu. “Ini bisa memanjang sampai tiga tigar karena ada satu warung yang tutup,” kata Novi. 

Menurut Novi, selain karena pindah, efek pandemi yang membuat lama tidak jualan juga berpengaruh terhadap kunjungan orang-orang yang makan di angkringannya. “Kerasa banget, dulu itu satu menu bisa seratusan biji, sekarang nggak sampai,” kata Novi. 

Di sebagian besar angkringan, makanan yang dijual oleh pemilik angkringan biasanya menggunakan sistem titip jual. Makanan tersebut tidak dimasak sendiri oleh pemilik angkringan tapi dari orang yang menitipkan makanannya.

kopi joss angkringan lik man MOJOK.CO
Angkringan Lik Man pernah mencapai puncak kejayaan saat masih jualan di Jalan Wongsodirjan, utara stasiun Tugu Yogyakarta. (Agung P/Mojok.co)

Novi menceritakan, suasana ramai pengunjung bisa ia rasakan saat hari libur dan saat musim liburan. Biasanya wisatawan datang karena penasaran, sebagian lagi bernostalgia di Angkringan Lik Man. 

Sejarah Angkringan Lik Man yang ada sejak 1960

Angkringan Lik Man berdiri tahun 1960-an, saat itu orang tua Lik Man yang menjalankan usaha tersebut di dalam Stasiun Tugu. Awalnya, angkringan ini memang berada di dalam Stasiun Tugu Yogyakarta. Periode itu berlangsung tahun 1968-1972. Kemudian pindah ke bagian pos timur Stasiun Tugu. Tahun 1974, angkringan ini pindah ke Jalan Wongsodirjan hingga kemudian kembali terkena revitalisasi stasiun dan pindah ke Selasar Malioboro dan Pasar Kranggan. 

Terciptanya menu kopi joss sendiri sebenarnya berawal dari ketidaksengajaan. Menu ini baru muncul di tahun 2000-an. Ceritanya, kopi ini merupakan eksperimen dari Lik Man saat ia kebingungan karena ada pelanggannya yang memesan kopi klothok. 

Iklan

Kopi klothok aslinya adalah minuman kopi yang cara membuatnya dengan cara memasak bubuk kopi dengan air secara bersamaan. Namun, karena tidak tahu, Lik Man kemudian memasukan bara arang ke dalam gelas, agar ada kesan nglotok atau mengelupas, sehingga bisa dinamakan kopi klotok.

Ternyata pelanggan malah menyukai jenis menu baru tersebut. Pada akhirnya karena mengeluarkan suara “joss” saat arang masuk ke dalam gelas, Lik Man kemudian menamai menu ini sebagai, kopi joss.

Penulis: Agung Purwandono
Editor: Hammam Izzuddin

BACA JUGA Mato Kopi, Juru Kunci Warung, dan Alasannya Memilih Tak Menarik Biaya Parkir

Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 23 Januari 2024 oleh

Tags: angkringanangkringan lik mankopi josspilihan redaksi
Agung Purwandono

Agung Purwandono

Jurnalis dengan pengalaman lebih dari dua dekade yang menekuni penulisan feature dan jurnalisme naratif. Punya ketertarikan pada kisah-kisah manusia yang jarang mendapat sorotan.

Artikel Terkait

Piala Dunia, Joachim Klement yang Tak Pernah Salah Ramal dan Skenario-Skenario Ajaib.MOJOK.CO
Fragmen

Joachim Klement yang Tak Pernah Salah Ramal dan Skenario-Skenario Ajaib Pildun

25 Juni 2026
Pasang WiFi di rumah desa. Niat untuk kenyamanan dan efisiensi pengeluaran keluarga malah dipalak tetangga MOJOK.CO
Catatan

Punya WiFi di Rumah Desa Bikin Bocil Tetangga Jadi Kurang Ajar dan Hilang Adab, Saya yang Bayar Tagihan Cuma Dapat Emosinya

25 Juni 2026
Gen Z, membaca, buku.MOJOK.CO
Urban

Gen Z di Indonesia, Generasi Paling Aktif Membaca tetapi Paling Tak “Terliterasi”

24 Juni 2026
Nasib desainer grafis di desa kabupaten: jasa desain logi dianggap gratisan, pindah Jakarta kaget ternyata cuannya menjanjikan MOJOK.CO
Sehari-hari

Jasa Desain Logo di Desa Kabupaten Dianggap Sepele hingga Jadi Gratisan, Pindah Jakarta Kaget 1 Logo Cuannya Menjanjikan

23 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Angkringan di Stasiun Lempuyangan Jogja jadi tempat meleram kegelisahan MOJOK.CO

Angkringan Lempuyangan Jogja Berisi Rindu, Kegagalan, dan Beban Finansial Para Pejuang Perantauan

22 Juni 2026
Wisata air Rawa Pening, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah akan dikembangkan. Ada investasi dari Cilacap hingga Jepang MOJOK.CO

Rawa Pening Kabupaten Semarang bakal Jadi Wisata Unggulan Jateng, Tawarkan Rumah Makan Apung-Keramba

25 Juni 2026
Derita memelihara dan menyayangi kucing sepenuh hati di desa. Anabul dianggap hewan goblok MOJOK.CO

Sulitnya Memelihara dan Menyayangi Kucing di Desa: Dianggap Aneh dan Nggak Guna, Anabul Hadapi Hinaan dan Racun Tetangga

24 Juni 2026
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) pastikan pengurusan dokumen izin untuk nelayan gratis MOJOK.CO

Nelayan Kecil di Jateng Kini Bisa Urus Izin Kapal Gratis, Tinggal Lapor kalau Kena Pungli

22 Juni 2026
UGM.MOJOK.CO

Berhasil Kuliah Gratis di Jurusan Mahal UGM Berkat Kebiasaan Belajar Pukul 3 Pagi dan Hobi “Nongkrong” di Perpus Hingga Malam Hari

24 Juni 2026
Piala Dunia, Joachim Klement yang Tak Pernah Salah Ramal dan Skenario-Skenario Ajaib.MOJOK.CO

Joachim Klement yang Tak Pernah Salah Ramal dan Skenario-Skenario Ajaib Pildun

25 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.