Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kuliner

Karakter Orang Madura dalam Semangkuk Burjo Madura dengan Tenda Berwarna Kuning

Agung Purwandono oleh Agung Purwandono
22 Maret 2024
A A
Karakter Orang Madura dalam Semangkuk Burjo Madura dengan Tenda Berwarna Kuning MOJOK.CO

Ilustrasi Karakter Orang Madura dalam Semangkuk Burjo Madura dengan Tenda Berwarna Kuning. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Teka-teki tentang warung bubur kacang ijo madura atau burjo madura akhirnya terjawab. Warung dengan desain tenda berwarna kuning dan font ‘mlungker’ di berbagai kota ini ternyata punya sejarah panjang. Berdiri di Semarang, menyebar ke Purworejo dan berkembang di Jogja.

***

Bertahun-tahun saya menyimpan rasa penasaran pada warung bubur kacang ijo madura dengan tenda berwarna kuning dan tulisan ‘mlungker-mlungker’ dengan paduan warna biru dan merah. Semua tenda bertuliskan sama:

SEDIA
BUBUR KACANG IJO
ES KACANG IJO
MADURA

Tidak ada nama orang di belakangnya atau kata yang menunjukkan sebagai merek. Bentuk penyajiannya juga sama, untuk es bubur kacang ijo, topinngya diisi es serut dengan sirup berwarna merah dan susu kental manis rasa coklat.

Berkali-kali juga saya mencoba menemukan benang merah tentang siapa yang punya dan bagaimana sejarahnya. Namun, semua buntu. Saya coba melakukan wawancara dengan penjualnya, tapi sedikit sekali informasi yang saya terima. 

Mereka nggak bisa cerita asal usul makanan yang mereka jual, dan bagaimana resep burjo di masing-masing warung itu sama, tapi beda pemiliknya. Umumnya, jika melihat warung dengan desain yang sama dengan barang dagangan sama, termasuk bahan-bahannya, maka mudah kita menebak kalau itu usaha franchise atau waralaba. 

Seporsi es burjo madura MOJOK.CO
Seporsi es burjo madura. (Agung P/Mojok.co)

Pertanyaan bertahun-tahun itu akhirnya menemui titik terang saat saya makan burjo di Jalan Bantul, tepatnya di depan Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (Pasty), Selasa (19/4/2024). 

Awalnya kepada penjualnya yang bernama Cak Sugi (24) saya curhat, bagaimana burjo madura ini membuat saya teringat masa-masa remaja saya saat masih tinggal di Purworejo, tepatnya di Kutoarjo. 

Informasi yang membuka tabir 

Di dekat Stasiun Kutoarjo, saya pernah diajak kakak sepupu saya untuk makan burjo dengan topping es serut dan baluran susu cokelat (susu kental manis) dan sirup berwarna merah di atasnya. Ini adalah es terenak yang saya rasakan saat itu ketika merantau ke Purworejo dari Cilacap. 

Tak disangka Cak Sugi memberikan informasi yang membuka tabir rasa penasaran yang sudah lama saya pendam. Saya  “Kakak ipar saya dulu jualannya di Purworejo, sekitar tahun 1997 baru mulai jualan di Jogja,” katanya.  

Informasi yang Cak Sugi berikan sungguh berharga. Sayam menduga, Cak Ali ini bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan saya yang mengendap dalam pikiran. Saya malah berasumsi, jangan-jangan Cak Ali ini adalah orang yang saya temui saat jualan burjo madura di Kutoarjo. 

“Jualannya di Sonosewu, tapi orangnya lagi pulang ke Madura, ada urusan,” kata Cak Sugi. Saya langsung meluncur ke kawasan Sonosewu. Saya cukup mengenal daerah ini karena pernah kos di daerah ini. 

Selepas pesanggrahan Ambarbinangun, warung burjo madura bertenda kuning membuat saya berhenti. Saya memesan seporsi es burjo meski perut sebenarnya masih dalam kondisi kenyang. 

Iklan

Dari penjualnya, tak banyak informasi yang saya dapat. Ia hanya mengatakan bahwa warung burjo itu memang benar milik Cak Ali, tapi yang bersangkutan sedang pulang kampung. Ia menyarankan saya ke warung yang ada di Jalan Nitipuran, Sonosewu. 

Warung burjo madura dengan tenda kuning rata-rata menggunakan sirup merek Niki Sari MOJOK.CO
Warung burjo madura dengan tenda kuning rata-rata menggunakan sirup merek Niki Sari. (Agung P/Mojok.co)

Di warung burjo madura di Jalan Nitipuran, informasinya juga tak banyak yang saya dapatkan. Hanya saja, penjual hanya menyampaikan, ancer-ancer rumah Cak Ali tak jauh dari Hotel Kinasih. Selain itu kemungkinan besok Cak Ali sudah ada di rumah.

Sebelum saya pamit, saya memotret warung tenda tersebut. Di bagian bawah, ada tulisan kecil, H.ABD.AZIZ. Saya pikir ini nama lain Cak Ali.

Baca halaman selanjutnya

Awal mula resep burjo madura dengan tenda berwarna kuning

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 23 Maret 2024 oleh

Tags: bubur kacang ijoburjoburjo maduraMaduraSurabaya
Agung Purwandono

Agung Purwandono

Jurnalis di Mojok.co, suka bercocok tanam.

Artikel Terkait

Tabiat penumpang KA Sri Tanjung yang bikin jengkel KA Sancaka. MOJOK.CO
Catatan

User Kereta Eksekutif Jengkel dengan Tingkah Random User Kereta Ekonomi, Turun di Stasiun Langsung Dibikin “Prengat-prengut”

14 April 2026
Jurusan Kebidanan Unair tolong saya dari kekecewaan gagal kuliah di Kedokteran. MOJOK.CO
Sekolahan

Tinggalkan Mimpi Jadi Dokter karena Merasa Bodoh dan Miskin, Lulus dari Jurusan Kebidanan Unair Malah Bikin Hidup Lebih Bermakna

6 April 2026
Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut MOJOK.CO
Esai

Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut dan Tagihan Shopee PayLater

3 April 2026
Kereta eksekutif murah selamatkan saya dari neraka kereta ekonomi. MOJOK.CO
Catatan

Penyesalan Kaum Mendang-mending yang Dilema Pakai Kereta Eksekutif hingga Memutuskan Tobat dari Kondisi “Neraka” Kereta Ekonomi

1 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS

Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS

28 April 2026
Pelari kalcer, fenomena olahraga lari

Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka

27 April 2026
Pasang WiFi IndiHome di kos. MOJOK.CO

Penyesalan Pasang WiFi di Kos: Dipalak Mahasiswa yang Kerjanya Main Game Online Ramai-ramai dan Ibu Kos yang Seenaknya Sendiri

22 April 2026
Jogja Financial Festival 2026 Segera Hadir di Jogja- Beri Literasi Keuangan dengan Cara Menyenangkan MOJOK.CO

Jogja Financial Festival 2026 Segera Hadir di Jogja: Beri Literasi Keuangan dengan Cara Menyenangkan

25 April 2026
Aksi tanam 100 pohon gayam di sekitar Candi Borobudur, Magelang. MOJOK.CO

Hubungan Istimewa di Balik Pohon Gayam sebagai “Tanaman Peneduh” dan Candi Borobudur

23 April 2026
UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang.MOJOK.CO

UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang

27 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.