Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Blusukan ke Magelang, Sandiaga Uno Kaget Banyak Warga yang Tak Kenal Dirinya

Redaksi oleh Redaksi
2 Desember 2018
A A
magelang
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Tugas Sandiaga sebagai calon Wakil Presiden pendamping Prabowo ternyata memang sangatlah berat. Sebagai sosok yang akan bertarung di perhelatan kontestasi politik 2019 mendatang, dirinya ternyata masih belum banyak dikenal luas oleh masyarakat.

Berbagai pemberitaan tentang manuver-manuver lincah dan tak terduga, ditambah dengan pernyataan-pernyataan unik dan nyentrik rupanya tak cukup mampu membuat Sandiaga Uno dikenal banyak orang.

Di berbagai pelosok daerah, masih banyak yang belum kenal dengan dirinya.

Hal tersebut kembali terbukti saat dirinya berkunjung ke Magelang, beberapa waktu yang lalu.

Dalam kunjungannya ke Magelang tersebut, Sandiaga sempat berkeliling ke desa dekat penginapan tempat ia menginap, Mesastilla Resort, untuk menyapa masyarakat.

Sandiaga memang sengaja berkeliling tanpa pengawalan dan tanpa atribut partai.

Ketika berkeliling ke Desa Kalikudo, Kecamatan Grabag itulah Sandiaga dihadapkan pada satu fakta bahwa ada banyak warga yang tidak kenal Sandiaga.

Seorang warga bernama Salamun, misalnya, mengaku tidak tahu-menahu dengan sosok Sandiaga.

Ketika ditemui oleh Sandiaga di rumahnya, Salamun menyambut hangat Sandiaga selayaknya tamu. Ketika ditanya oleh Sandiaga apakah ia tahu dengan dirinya, Salamun menggeleng. Sedangkan ketika ditanya tahukan siapa Presiden Indonesia, Salamun menjawab mantap: Pak Jokowi.

Sandiaga kemudian memperkenalkan dirinya.

“Saya Sandiaga Uno, Pak Salamun. Kenalkan, saya calon wakil presidennya Pak Prabowo,” jelas Sandi.

Salamun tentu saja langsug terhenyak.

“Oh, njih, Pak…” kata Salamun.

Hal yang serupa juga terjadi saat Sandaiaga menemui Bu Maryati. Perempuan baya ini kaget saat disalami oleh Sandiaga dan mengaku tidak tahu dengan sosok yang menyalaminya.

Iklan

Banyaknya warga yang tidak kenal dengan dirinya membuat Sandiaga tertantang untuk lebih rajin berkeliling ke pelosok-pelosok desa.

“Saya Sandiaga Uno Bu Maryati, calon wakil presiden pak Prabowo Subianto,” ujar Sandiaga. “Meski ada yang belum tahu, tapi Alhamdulillah banyak juga yang kenal. Ini membuat saya ingin lebih kerja keras lagi, makin memperbanyak kunjungan ke pelosok desa.”

Yah, begitulah, politik memang kejam, Bung Sandiaga.

Sudah dibela-belain pakai jurus bangau sampai pakai wig dari petai pun ternyata bukan jaminan untuk dikenal oleh banyak orang.

Sandiaga uno

Terakhir diperbarui pada 2 Desember 2018 oleh

Tags: magelangprabowoSandiaga Uno
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang MOJOK.CO
Esai

Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

20 Maret 2026
Layung Senja: meditasi melepas kepenatan di kawasan wisata Candi Borobudur, Magelang MOJOK.CO
Kilas

Layung Senja: Meditasi Lepas Penat di Kawasan Candi Borobudur, Mendengar Suara Alam yang Kerap Terabaikan

15 Februari 2026
Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
Busuknya Romantisasi ala Jogja Ancam Damainya Salatiga (Unsplash)
Pojokan

Sisi Gelap Salatiga, Kota Terbaik untuk Dihuni yang Katanya Siap Menggantikan Jogja sebagai Kota Slow Living dan Frugal Living

5 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Warga Desa Sebenarnya Muak dengan Orang Kota yang Datang Buat Sok Slow Living: Arogan, Tak Membaur, Anggap Warga Asli Cuma “Figuran” MOJOK.CO

Tiga Kali Gagal Seleksi CPNS, Pas Sudah Diterima Jadi ASN Malah Tersiksa karena Makan “Gaji Buta”

7 April 2026
Ikuti paksaan orang tua kuliah jurusan paling dicari (Teknik Sipil) di sebuah PTN Semarang biar jadi PNS. Lulus malah jadi sopir hingga bikin ibu kecewa MOJOK.CO

Kuliah di Jurusan Paling Dicari di PTN, Setelah Lulus bikin Ortu Kecewa karena Kerja Tak Sesuai Harapan

7 April 2026
Punya rumah besar di desa jadi simbol kaya tapi terasa hampa MOJOK.CO

Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya

2 April 2026
Siswa terpintar 2 kali gagal UTBK SNBT ke Universitas Brawijaya (UB). Terdampar kuliah di UIN malah jadi mahasiswa goblok dan nyaris DO MOJOK.CO

Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja

3 April 2026
Naik pesawat Super Air Jet untuk mudik Lebaran ke Jogja

Terpaksa Naik Super Air Jet karena Tiket Murah, tapi Malah Dibikin “Plonga-plongo” karena Kelakuan Sok Asik Awak Kabin

1 April 2026
Tinggalkan Jakarta demi punya rumah desa untuk slow living, berujung kena mental karena ulah tetangga MOJOK.CO

Orang Jakarta Nyoba Punya Rumah di Desa, Niat Cari Ketenangan Berujung Frustrasi karena Ulah Tetangga

7 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.