Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Andika Perkasa Calon Tunggal Panglima TNI, Meski Masa Jabatannya Bakal Cuma 13 Bulan

Jika DPR memilih Andika, 3 dari 4 panglima TNI terakhir berasal dari Angkatan Darat.

Redaksi oleh Redaksi
3 November 2021
A A
Andika Perkasa Calon Tunggal Panglima TNI, Meski Masa Jabatannya Bakal Cuma 13 Bulan mojok.co
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Jenderal Andika Perkasa resmi diajukan oleh Presiden Jokowi sebagai calon tunggal panglima TNI. Pengangkatannya tinggal menunggu persetujuan DPR RI. 

Spekulasi siapa calon pengganti Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto selesai sudah. Siang ini (3/11), Ketua DPR RI Puan Maharani telah menerima surat presiden (surpres) yang merekomendasikan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa sebagai calon tunggal Panglima TNI. Diajukannya nama Andika ini seketika mematikan harapan dua jagoan lain: Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Fadjar Prasetyo.

“Presiden usulkan satu nama untuk mendapat persetujuan. Karena itu Pak Mensesneg, Presiden menyampaikan surpres mengenai usulan calon panglima atas nama Jenderal Andika Perkasa,” ujar Ketua DPR Puan Maharani, Rabu (3/11), dikutip CNNIndonesia.com.

Sebagai tahap lanjutan, Andika akan melakukan fit and proper test di depan Komisi I DPR. Jika semuanya berjalan lancar, ia akan menggantikan Panglima TNI saat ini, Marsekal Hadi Tjahjanto, yang bakal pensiun pada 8 November 2021.

Diajukannya Jenderal Andika Perkasa sebagai calon tunggal Panglima TNI mengonfirmasi dugaan bahwa Presiden Jokowi sudah memberi kode ia akan condong ke mana. Yang terakhir, Andika Perkasa ikut mengantar kepergian Presiden Jokowi ke Roma, Italia, untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20. Menurut kebiasaan, seharusnya yang mengantar kepergian Jokowi untuk kunjungan kerja, baik itu di dalam dan luar negeri, adalah panglima TNI. Saat itu Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto berhalangan hadir.

Andika Perkasa lahir di Bandung, 21 Desember 1964. Ia adalah menantu mantan Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) A.M. Hendropriyono. Lulus dari Akademi Militer pada 1987, Andika bergabung dengan korps baret merah Kopassus.

Namanya mulai populer kala ditunjuk sebagai Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) untuk Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Setelah itu, Andika Perkasa kemudian memegang tongkat komando Panglima Komando Cadangan Strategis TNI AD (Pangkostrad). Pada 22 November 2018, ia dilantik menjadi KSAD.

Dilansir Sindonews.com, Jenderal TNI Andika Perkasa memiliki harta kekayaan mencapai Rp179 miliar, menurut Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 20 Juni 2021. Harta tak bergeraknya Rp38 miliar, berupa tanah dan bangunan di Jakarta, Cianjur, Bogor, Surabaya, Bantul, Sleman, hingga Lampung. Ia juga tercatat memiliki tanah dari hibah di luar negeri di Australia dan Amerika Serikat.

Walau sosoknya populer, sebenarnya ia punya saingan kuat dalam bursa panglima TNI ini, yakni KSAL Laksamana Yudo Margono. Sebab, menurut tradisi, jabatan panglima TNI selalu dirotasi antara tiga matra TNI. Melihat sebelumnya panglima TNI sudah dijabat oleh AD (Jenderal Gatot Nurmantyo, 2015-2017) dan AU (Marsekal Hadi Tjahjanto, 2017-2021), kini giliran AL yang naik.

Alasan lain yang membuat Yudo Margono sempat dianggap unggul adalah pertimbangan masa jabatan Andika Perkasa jika menjadi panglima TNI. Ia akan menjalani masa kerja yang singkat, hanya 13 bulan. Andika Perkasa saat ini berumur 56 tahun dan pada 21 Desember akan berusia 57 tahun. Merujuk UU 34/2004 tentang TNI, batas usia pensiun paling tinggi TNI ialah 58 tahun untuk perwira. Sedangkan untuk bintara dan tamtama ialah 53 tahun. Dengan demikian, Desember tahun depan DPR RI harus menunjuk panglima TNI baru.

BACA JUGA Syarat Tes Antigen/PCR Berubah Lagi per 3 November, Kini Naik Apa pun Wajib Antigen dan kabar terbaru lainnya di KILAS.

Terakhir diperbarui pada 3 November 2021 oleh

Tags: andika perkasapanglima tni
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

andika perkasa mojok.co
Kilas

Kasus Kerangkeng Libatkan TNI, Andika Perkasa Siapkan Sanksi Hukum

26 Mei 2022
Jenderal Andika Perkasa beserta Kemungkinan-kemungkinannya
Esai

Jenderal Andika Perkasa beserta Kemungkinan-kemungkinannya

8 November 2021
Status

Soal 5.000 Pucuk Senjata, Panglima TNI Menolak Dipanggil Presiden

25 September 2017
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026
Lebaran di Keluarga Ibu Lebih Seru Dibanding Keluarga Ayah yang Jaim dan Kaku Mojok,co

Lebaran di Keluarga Ibu Lebih Seru Dibanding Keluarga Ayah yang Jaim dan Kaku

19 Maret 2026
Selalu royal ke teman saat butuh bantuan karena kesusahan. Giliran diri sendiri hidup susah eh diacuhkan pertemanan MOJOK.CO

Kapok Terlalu Royal ke Teman: Teman Datang karena Ada Butuhnya, Giliran Diri Sendiri Kesusahan Eh Diacuhkan meski Mengiba-iba

17 Maret 2026
Sarjana (lulusan S1) susah cari kerja. Sekali kerja di Sidoarjo dapat gaji kecil bahkan dapat THR cuma Rp50 ribu MOJOK.CO

Ironi Sarjana Kerja 15 Jam Perhari Selama 3 Tahun: Gaji Kerdil dan THR Cuma 50 Ribu, Tak Cukup buat Senangkan Ibu

17 Maret 2026
Bukan Cuma Gaji Kecil, Pindah Kerja dari Jakarta ke Jogja Juga Mesti Siap dengan Budaya Pekewuh yang Memperlambat Kerjaan Mojok.co

Penyesalan Pindah Kerja dari Jakarta ke Jogja: Selain Gaji Kecil, Budaya Pekewuh Ternyata Memperlambat Kerjaan

22 Maret 2026
burjo atau warmindo bikin rindu anak rantau dari Jogja ke Jakarta. MOJOK.CO

Anak Rantau di Jogja Menyesal ke Jakarta, Tak Ada Burjo atau Warmindo sebagai Penyelamat Karjimut Bertahan Hidup

16 Maret 2026

Video Terbaru

Catatan Tan Malaka tentang Perburuan Aktivis 1926 yang Terlupakan

100 Tahun Naar De Republiek: Catatan Gelap Tan Malaka

20 Maret 2026
Agus Mulyadi dan Segala Obrolan Receh yang Kebablasan Jadi Reflektif

Agus Mulyadi dan Segala Obrolan Receh yang Kebablasan Jadi Reflektif

20 Maret 2026
Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.