Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Mahasiswa ITS Lulus Sarjana Jelang Drop Out, Sidang Skripsi Kaget Ketemu Teman yang Sudah Jadi Dosen

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
9 Februari 2024
A A
mahasiswa its sidang skripsi malah ketemu teman yang sudah jadi dosen.MOJOK.CO

Ilustrasi sidang skripsi (Ega/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Lulus menjelang telat menjelang batas waktu drop out membuat mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya tak punya teman seangkatan saat sidang skripsi. Uniknya, ia malah berjumpa dengan temannya yang sudah jadi dosen.

***

Iklan

Umumnya, mahasiswa zaman sekarang merayakan sidang tugas akhir atau sidang skripsi penanda sarjana dengan mengunggah kebahagiaan di media sosial. Namun, mahasiswa ITS bernama Mabrur (25) sudah kehilangan gairah untuk merayakannya.

Selepas sidang skripsi, ia hanya mengunggah fotonya mengenakan kemeja putih berdasi dan memegang segepok kertas tugas akhir. Hal itu pun ia lakukan dengan membatasi orang yang melihatnya atau membuat unggahan close friend di Instagram.

“Aku cuma unggah story di Instagram karena malas mengabari teman-temanku yang seminggu sebelum aku sidang skripsi udah pada menanyakan kabar dan persiapan. Ketimbang harus ngabari satu per satu,” katanya saat Mojok hubungi Selasa (6/2/2024).

Saat akhirnya bisa sidang skripsi pada akhir Januari 2024 lalu, ia merupakan satu dari empat mahasiswa ITS di angkatannya yang belum wisuda. Teman seangkatan lainnya sudah lulus dan bekerja atau studi lanjut S2.

Tanpa teman seangkatan yang mengingatkan, ia sempat lupa membawa lembar hasil tugas akhirnya untuk diserahkan ke dosen penguji saat sidang skripsi. Namun, beruntungnya dosen yang awalnya meminta hal tersebut mau menoleransi.

“Sidang berjalan lancar. Walaupun dosennya sempat mencecarku dengan pertanyaan sampai menepuk jidat,” curhatnya.

mahasiswa its surabaya sidang skripsi jelang drop out. MOJOK.CO
Ilustrasi presentasi tugas akhir (Airfocus/Unsplash)

Perjalanan panjang Mabrur sampai harus menempuh studi nyaris sampai semester 14 berawal dari kisahnya salah jurusan kuliah. Kondisi yang membuatnya pernah malas-malasan kuliah dan mencari pelarian lain di ITS dengan aktif berorganisasi.

Beruntungnya, sejak awal semester 13 ia tergerak untuk cepat-cepat menuntaskan studinya di ITS. Namun, dirinya baru benar-benar terpacu Desember 2023.

“Jadi ibaratnya skripsiku ini 40% kelar dalam sebulan,” kelakarnya.

Sepinya hari menjalani kuliah jelang masa drop out

Proses mahasiswa ITS ini sampai bisa sidang skripsi penuh kesepian. Meski masih punya tiga teman seangkatan di ITS yang sama-sama berjuang menghindari drop out, mereka tidak saling kontak intens di semester 13 lalu.

Ada temannya yang mengurung diri karena tertekan. Setiap Mabrur mengajak untuk mengerjakan tugas akhir bersama, pasti menolak dengan berbagai alasan.

Beberapa semester terakhir, ia mengaku sudah terbiasa dengan sepi dan tekanan yang datang dari keluarga dan teman yang sudah lulus. Dulu, hal itu sempat jadi isu. Bapaknya sering membandingkan dengan anak saudara yang sudah lulus

Iklan

“Ada fase saat orang tua menekan terus. Tapi mungkin sekarang sudah kasihan. Kalau telfon pasti tanya sedang apa? Aku jawab lagi di depan laptop. Bapak lalu menjawab, ‘ealah durung kelar to nak’,” tuturnya.

Anak muda asal Temanggung ini pun memilih untuk fokus dengan progresnya sendiri. Meski kesepian sering mendera.

Saking jarangnya berinteraksi dengan orang, selain bertegus sapa ala kadarnya dengan penjual makan dan tetangga kos, Mabrur mengaku sampai bicara sendiri.

Mungkin masih wajar, dalam sebuah lamunan, seseorang membayangkan suatu skenario kejadian. Namun, Mabrur sampai memperagakan dialog khalayan itu.

Suatu ketika, ia hendak mandi, sudah di kamar mandi duduk di kloset, tiba-tiba ia membayangkan kalau menikah dengan wanita asal Prancis. Ia lama tinggal di sana sampai akhirnya tiba momen pulang kampung ke Temanggung.

Baca halaman selanjutnya…

Sidang skripsi tanpa pendamping, tiba-tiba ketemu teman seangkatan yang sudah jadi dosen

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 24 April 2024 oleh

Tags: drop outITSmahasiswa itspilihan redaksisarjanasidang skripsi
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Apem ya qowiyyu: kue apem khas Jatinom Klaten berusia 400 tahun. Bukan sekadar warisan kuliner tradisional tapi simbol kesalehan sosial MOJOK.CO
Eksplor

Apem Ya Qowiyyu: Kue Khas Jatinom Klaten Berusia 400 Tahun, Bukan Semata Warisan Kuliner tapi Kesalehan Sosial

10 Agustus 2026
Pengamen di Jalan Malioboro Jogja kayak orang malak MOJOK.CO
Catatan

Saya Jauh Lebih Rispek ke Pengamen Lampu Merah di Jogja daripada Pengamen Malioboro karena Dua Alasan

6 Agustus 2026
Tangan-tanga pembuat apem ya qowiyyu: alasan kue tradisional khas Jatinom, Klaten, tak lekang waktu MOJOK.CO
Eksplor

Tangan-tangan Pembuat Apem Ya Qowiyyu: Alasan Kue Tradisional Jatinom Klaten Tak Lekang Waktu

4 Agustus 2026
Karnaval sound horeg getarkan Jawa Timur tiap Agustusan. Dosa jariah di balik gengsi antardesa, dalih selawatan, hingga perputaran ekonomi di bawah MOJOK.CO
Sehari-hari

Jatim Bergetar Tiap Agustusan: Dosa Jariah Sound Horeg di Balik Gengsi Antardesa hingga Selawatan Sambil Berjoget Seksi

3 Agustus 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Cara Beli Rumah di Desa Tanpa Dihantui KPR Puluhan Tahun MOJOK.CO

Punya Rumah di Desa Itu Perkara Mudah bagi Pasangan Muda, Yang Susah adalah Membeli Privasi dan Rasa Nyamannya

4 Agustus 2026
Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman meluncurkan aplikasi Gandheng ATS untuk atasi masalah anak putus sekolah MOJOK.CO

Sleman Punya Aplikasi Pencegahan Dini Anak Tidak Sekolah

5 Agustus 2026
Hadapi 777 cv lamaran kerja untuk 1 posisi. IPK dan nama besar kampus tak penting lagi di mata HR MOJOK.CO

Hadapi 777 CV Lamaran Kerja untuk 1 Posisi, HR Tak Peduli IPK-Asal Kampus karena Urusan di Atas Kertas Bukan Jaminan Etos Kerja

8 Agustus 2026
Tinggal di kos dekat kampus niat cari kemudahan di awal menjadi mahasiswa baru (maba), malah jadi pemicu konflik sosial yang merepotkan diri sendiri MOJOK.CO

Kos Dekat Kampus Memang Beri Kemudahan, Tapi Jadi Pemicu Rangkaian Konflik Sosial yang Merepotkan Diri Sendiri

10 Agustus 2026
Lomba Agustusan di desa jadi toxic dan merusak moral anak muda gara-gara paparan kreator konten di media sosial MOJOK.CO

Lomba Agustusan di Desa Jadi Toxic dan “Merusak” Anak Muda karena Terpapar Konten Kreator, Tidak Seasyik Dulu

8 Agustus 2026
Apem ya qowiyyu: kue apem khas Jatinom Klaten berusia 400 tahun. Bukan sekadar warisan kuliner tradisional tapi simbol kesalehan sosial MOJOK.CO

Apem Ya Qowiyyu: Kue Khas Jatinom Klaten Berusia 400 Tahun, Bukan Semata Warisan Kuliner tapi Kesalehan Sosial

10 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.