Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Lulus S1 “Jurusan Bisnis” di PTS Terbaik, Malah Dimaki Tetangga: Ilmunya Nggak Guna dan Cuma Jadi Aib Keluarga

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
6 Oktober 2025
A A
Cerita lulusan S1 di PTS terbaik, UMSU dihina tetangga. MOJOK.CO

ilustrasi - Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Setelah lulus dari UMSU, Agung pun melanjutkan usaha dari orang tuanya di bidang peternakan dan perkebunan sawit. Ia memutuskan untuk tidak merantau dengan berbagai pertimbangan. Sayangnya, usaha Agung justru dipandang sebelah mata oleh masyarakat sekitar.

“Masyarakat sekitar masih menganggap remeh anak lulusan kuliah (S1) yang bangun usaha di kampungnya, bahkan dianggap sebagai aib keluarga,” ujar Agung.

Padahal, keluarga Agung sendiri tidak pernah mempermasalahkan keputusannya tersebut. Toh, Agung bukannya menganggur, tapi membantu pekerjaan ayahnya yang sudah sepuh dengan mengurus sapi dan mengambil kelapa sawit di kebun.

“Kalau ada 9 nyawa, aku tetap milih jualan, beternak, dan bertani, walau capeknya luar biasa, setidaknya nggak ada yang ngatur-ngatur,” kelakarnya.

Kumpulin modal untuk usaha

Sebetulnya, beternak dan bertani bukanlah ujung dari rencana Agung. Agung pun mulai menabung sedikit-sedikit dari upah membantu ayahnya itu, hingga akhirnya punya modal guna merintis usahanya sendiri di bidang pangan, alias membuka toko sembako. Kini, usaha itu sudah berjalan selama 4 bulan.

“Aku merasa bangga dengan perkerjaan ini, karena lagi-lagi tadi, aku tidak merasakan tekanan mental atau didesak oleh atasan. Selain itu, aku merasa puas karena pekerjaan ini adalah pilihanku sendiri yang aku rintis sejak awal,” ujar Agung.

Kelak, saat bisnisnya berkembang, Agung ingin memiliki karyawan sekaligus membuka lapangan kerja. Setidaknya, kontribusi itu yang bisa dia lakukan sebagai alumnus UMSU. Lebih dari itu, ia juga ingin jadi bos yang baik dan rendah hati. Meski kenyataan untuk menuju mimpi tersebut tidaklah mudah. 

“Ternyata banyak banget cobaannya hahaha. Harus mikirin stok barang, harga barang, kualitas barang dan pelayanan yang baik,” tutur alumnus S1 Manajemen Bisnis Syariah UMSU tersebut.

Namun, melihat dukungan dari keluarganya, Agung jadi terpacu kembali untuk tidak menyerah. Apalagi, saat ia sakit hati saat mendengar cemooh dari orang sekitar tentang dirinya yang lulusan UMSU. Kini, Agus memilih tutup telinga.

“Bapak selalu bilang, ‘nggak apa kuliah tapi kerja tetap di kampung. Kan rezeki ada di mana-mana. Kenapa takut nggak kebagian? Jalani aja, terus berusaha pasti Allah bantu,” ucap Agung mengingat nasihat ayahnya.

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: Sesal Pilih Kampus Negeri (PTN) dan Remehkan Kampus Swasta, Karena Sarjana PTS Bisa Direkrut Kerja Sebelum Lulus Kuliah atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 6 Oktober 2025 oleh

Tags: aib keluargalulusan UMSUsarjana sulit kerjasumatera utaraUMSUuniversitas muhammadiyah
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Relawan di Sumatera Utara. MOJOK.CO
Ragam

Cerita Relawan WVI Kesulitan Menembus Jalanan Sumatera Utara demi Beri Bantuan kepada Anak-anak yang Terdampak Banjir dan Longsor

3 Desember 2025
Menanti kabar dari keluarga, korban bencana banjir dan longsor di Sumatera. MOJOK.CO
Aktual

‘Kami Sedih dan Waswas, Mereka seperti Tinggal di Kota Mati’ – Kata Keluarga Korban Bencana di Sumatera

1 Desember 2025
Universitas Muhammadiyah Lebih Unggul dari Kampus Lain MOJOK.CO
Kampus

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Memang Lebih Unggul dari Kampus Lain? Lulusannya Dibekali biar Nggak Nganggur kayak Sarjana pada Umumnya

14 Juni 2024
Ironi Medan Amplas, Kecamatan Terbaik di Kota Medan yang Menjadi Tempat Pembuangan Mayat, Julukan Ini Lebih Terkenal Ketimbang 'Terminal Jokowi' di Sana.mojok.co
Catatan

Ironi Medan Amplas, Kecamatan Terbaik di Kota Medan yang Menjadi Tempat Pembuangan Mayat, Julukan Ini Lebih Terkenal Ketimbang ‘Terminal Jokowi’ di Sana

29 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Brio, Mobil Honda Paling Menderita Sepanjang Sejarah MOJOK.CO

Brio Adalah Mobil Honda Paling Menderita: Sering Dihina Murahan, tapi Sebetulnya Paling Ideal Menjadi Mobil Pertama Bagi Anak Muda yang Tidak Takut Cicilan

12 Maret 2026
lolos snbp, biaya kuliah ptn.MOJOK.CO

Senyum Palsu Anak Pertama Saat Adik Lolos PTN Impiannya, Pura-Pura Bahagia Meski Aslinya Penuh Derita dan Pusing Mikir Biaya

10 Maret 2026
wayang, plaza ambarrukmo.MOJOK.CO

Di Balik Pagelaran Wayang 20 Jam Nonstop: Menaklukkan Angin, Hujan, dan 40 Kepala Manusia di Atap Mal

8 Maret 2026
Ada kehangatan dan banyak pelajaran hidup di dalam kereta api (KA) ekonomi yang sulit didapatkan user KA eksekutif kalau terlalu eksklusif MOJOK.CO

Kehangatan dan Pelajaran Hidup di Kereta Api (KA) Ekonomi yang Sulit Ditemukan di KA Eksekutif

13 Maret 2026
Sesal suka menolong orang lain usai ketemu lima jenis orang yang tidak layak ditolong meski kesusahan. Dari tukang judi slot hingga orang susah bayar utang MOJOK.CO

Kapok Suka Menolong Orang Lain usai Ketemu 4 Jenis Manusia Sialan, Benar-benar Nggak Layak Ditolong meski Kesusahan

12 Maret 2026
Travel Jogja Surabaya Brengsek, Nyawa Penumpang Taruhannya (Unsplash)

Rangkaian Penderitaan Naik Travel dari Jogja Menuju Surabaya: Disiksa Selama Perjalanan oleh Sopir Amatiran, Nyawa Penumpang Jadi Taruhannya. Sialan!

13 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.