Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Kisah Mahasiswa UGM Bisa Lulus Cumlaude Modal Pinjam Laptop Teman, Jadi Satu-Satunya Sarjana di Keluarga

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
9 Juni 2024
A A
Kisah Mahasiswa UGM Bisa Lulus Cumlaude Modal Pinjam Laptop Teman, Jadi Satu-Satunya Sarjana di Keluarga.MOJOK.CO

Ilustrasi Kisah Mahasiswa UGM Bisa Lulus Cumlaude Modal Pinjam Laptop Teman, Jadi Satu-Satunya Sarjana di Keluarga (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kuliah, hanya menjadi angan-angan Aliman (21) ketika remaja. Apalagi kalau mendengar kata “kuliah di UGM”, rasa-rasanya itu menjadi sesuatu yang nyaris mustahil baginya.

Lahir dan besar di Kota Batam, Aliman berada di keluarga yang ekonominya pas-pasan. Ayahnya menjadi satu-satunya tulang punggung keluarga yang bekerja di sebuah industri logistik lokal.

Belum lagi dalam sejarah keluarga Aliman belum ada yang menjadi sarjana. Ayahnya hanya selesai sekolah sampai kelas 3 SD. Sementara ibunya adalah lulusan SMP.

Mimpinya buat kuliah pun sempat mekar dan layu, sebelum akhirnya saat SMK ia memutuskan buat mantap mendaftar diri ke UGM atas rekomendasi kepala sekolah.

“Kepala sekolah pernah mengatakan dan menyayangkan jika saya tidak melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi,” kata Aliman. “Ya, alhasil, dorongan kuat dari kepala sekolah dan restu orang tua memantapkan tekad,” imbuhnya.

Sempat disuruh ikut kelas karyawan, tapi malah diterima UGM

Berkat wejangan kepala sekolah, Aliman pun memberanikan diri buat mengungkapkan keinginannya itu kepada orang tuanya. Ia sadar betul, kuliah adalah barang mahal untuk keluarganya yang memang pas-pasan.

Setelah menjelaskan keinginannya setelah lulus SMK, ia ternyata mendapat restu dari orang tua buat lanjut kuliah. Tapi dengan catatan, ayahnya memintanya buat kuliah di Batam saja.

Saat itu, Aliman diminta buat ambil kelas karyawan. Tujuannya agar dia bisa kuliah sambil bekerja.

Posisinya amat dilema kala itu. Di satu sisi ia memaklumi permintaan orang tuanya. Namun, di sisi lain, Aliman juga berkeinginan kuliah di UGM, salah satu kampus paling top di negeri ini.

Akhirnya, jalan tengah diambil. Aliman diperbolehkan buat mengikuti Seleksi Nasional Berdasar Tes (SNBT) pada 2020 lalu.

“Saat dinyatakan diterima Prodi Akuntansi [Fakultas Ekonomi dan Bisnis] melalui SNBT, mau nggak mau orang tua memperbolehkan kuliah di sini. Ya terkejut juga, tidak menyangka anaknya bisa lolos diterima di UGM di prodi favorit,” ungkap Aliman, seperti Mojok kutip dari laman resmi FEB UGM, Minggu (9/6/2024).

Modal pinjam laptop bisa lulus cumlaude

Kehidupan perkuliahan Aliman jalani dengan lancar. Ia tahu, biaya kuliah di FEB UGM tak kecil, sehingga mau tak mau dirinya kudu mengebut kelulusan buat meringankan beban orang tua.

Sayangnya, satu kendala ia hadapi. Saat tengah mengerjakan tugas akhir, ternyata laptopnya tak cukup kompatibel untuk mengolah data. Maklum, laptop jadul. Alhasil, Aliman kudu mencari laptop pinjaman.

Sejak beberapa tahun ke belakang, UGM sebenarnya punya layanan peminjaman laptop bagi mahasiswa yang membutuhkan. Sayangnya, ketika ia mengajukan pinjaman, ternyata stok habis.

Iklan

Baca halaman selanjutnya…

Ngerjain skripsi modal laptop pinjaman, berujung jadi wisudawan terbaik UGM.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 10 Juni 2024 oleh

Tags: CumlaudeFEB UGMlulus cumlaude ugmmahasiswa ugmUGM
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Mudik Lebaran mepet dari Jogja dengan kereta demi kumpul keluarga
Urban

Mahasiswa UGM Rela Kejar Mudik di Hari Lebaran demi Kumpul Keluarga, Lewatkan “War” Tiket karena Jadwal Kuliah

19 Maret 2026
Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana
Edumojok

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026
Rif'an lulus sarjana UGM dengan beasiswa. MOJOK.CO
Edumojok

Alumnus Beasiswa UGM Kerap Minum Air Mentah Saat Kuliah, hingga Utang Puluhan Juta ke Kyai untuk Lanjut S3 di Belanda

15 Maret 2026
Mahasiswa Pariwisata UGM Jogja belajar dari kepala suku di Raja Ampat, lebih dari ilmu kuliah
Edumojok

Mahasiswa UGM Belajar Kehidupan dari Kepala Suku di Raja Ampat, Merasa “Kecil” karena Ilmu di Kuliah Sebatas Teori tanpa Aksi Nyata

13 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pintu timur Stasiun Tugu Jogja, titik keberangkatan kereta api terbaik dibandingkan Stasiun Lempuyangan

Dibanding Stasiun Lempuyangan, Saya Lebih Pilih Stasiun Tugu Jogja yang Mahal dan Ramai asal Tak Harus Menahan Emosi Menunggu Jemputan

27 Maret 2026
Realitas Pahit di Film “Tunggu Aku Sukses Nanti” yang Bikin Gen Z Menangis: Susah Cari Kerja dan “Dihina” Saat Kumpul Keluarga. MOJOK.CO

Realitas Pahit Film “Tunggu Aku Sukses Nanti” yang Bikin Gen Z Menangis: Susah Cari Kerja dan Dihina Saat Kumpul Keluarga

27 Maret 2026
Lolos Unair lewat jalur golden ticket tanpa SNBP. MOJOK.CO

Kisah Penerima Golden Ticket Unair dari Ketua Padus hingga Penghafal Al-Qur’an, Nggak Perlu “Plenger” Ikut SNBP-Mandiri untuk Diterima di Jurusan Bergengsi

30 Maret 2026
Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

28 Maret 2026
Naik pesawat Super Air Jet untuk mudik Lebaran ke Jogja

Terpaksa Naik Super Air Jet karena Tiket Murah, tapi Malah Dibikin “Plonga-plongo” karena Kelakuan Sok Asik Awak Kabin

1 April 2026
Musik BTS bukan K-Pop. MOJOK.CO

Kisah Pembenci Musik K-Pop yang Hidupnya Terselamatkan oleh Lagu BTS: Mereka Itu Aslinya “Motivator Mental Health”

31 Maret 2026

Video Terbaru

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

29 Maret 2026
Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

28 Maret 2026
Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

26 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.