Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Kuliah UNS Modal Pinjam Laptop Teman, Malah Lulus Cumlaude dan Dapat Pekerjaan Mentereng

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
28 Februari 2024
A A
Kuliah UNS Modal Pinjam Laptop Teman MOJOK.CO

Ilustrasi mahasiswi kuliah di UNS modal pinjam laptop teman. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sempat ada di fase pinjam laptop selama kuliah, mahasiswi asal Solo bisa lulus dengan predikat Cumlaude dari Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta, Jawa Tengah.

Mahasiswi tersebut adalah Magdalena Asmara atau yang akrab dengan penggilan Magda.

Magda menjadi salah satu mahasiswi yang mengikuti prosesi wisuda pada Sabtu, (24/2/2024) lalu di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS.

Magda lulus dalam kurun tiga tahun enam bulan dengan raihan IPK 3,98.

Lulus UNS Modal Pinjam Laptop Teman MOJOK.CO
Magda, mahasiswa UNS lulus cumlaude setelah fase kuliah pinjam laptop teman. (uns.ac.id)

Bagi Magda, apa yang ia capai saat ini (bisa lulus UNS dengan predikat Cumlaude) tidak lepas dari berkat orang tua dan teman-teman yang membantunya selama menjalani perkuliahan.

Pasalnya, Magda mengaku berasal dari keluarga menengah ke bawah alias pas-pasan.

Kenyataan yang membuatnya bahkan sempat harus pinjam laptop teman selama masa kuliah.

Doa buruh bangunan Solo

Magda mengungkapkan, ia bisa kuliah di Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) UNS tidak lain adalah berkat doa dari sang bapak yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan.

“Saat itu bapak sedang bekerja di kawasan UNS. Bapak pas melihat Gedung FEB memiliki keinginan kalau anaknya kelak dapat kuliah di gedung tersebut,” ungkap Magda seperti termuat dalam website resmi UNS.

Tuhan ternyata menjawab doa dari bapak Magda. Pada 2020, Magda secara resmi terdaftar sebagai mahasiswi di FEB UNS.

Beruntungnya lagi, Magda bisa kuliah di FEB UNS pun tanpa biaya, alias gratis. Sebab perempuan asli Solo tersebut mendapat beasiswa KIP Kuliah.

“Dulu lolos melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan mendapatkan beasiswa KIP K,” ungkapnya.

Fase pinjam laptop teman di UNS

Salah satu bagian yang cukup melekat di ingatan Magda semasa kuliah di FEB UNS adalah fase-fase saat ia masih belum memiliki laptop sendiri.

Magda menyebut, sejak awal kuliah, ia memang tak mau membebani orang tuanya. Terutama sang bapak.

Iklan

Oleh karena itu, ia tak memiliki keberanian meminta uang pada sang bapak untuk membeli laptop.

Alhasil, selama beberapa waktu selama masa kuliah, Magda mengandalkan kebaikan dan kemurahan hati dari teman-temannya di FEB UNS.

Untuk keperluan tugas dan lain-lain yang membutuhkan laptop, Magda—tentu dengan rasa tak enak—harus pinjam laptop teman-temannya, sembari ia mengumpulka uang untuk membeli laptop sendiri.

“Saya bersyukur memiliki teman-teman yang baik. Pada waktu itu saya tidak memiliki laptop, teman-teman rela untuk meminjami hingga saya bisa beli laptop sendiri,” tutur anak buruh bangunan Solo tersebut.

Baca halaman selanjutnya…

Sibuk jadi aktivis tapi tetap bisa lulus cepat

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 29 Februari 2024 oleh

Tags: mahasiswipilihan redaksisoloUNS
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana
Edumojok

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026
Rasa Sanga (7): Membaca Ajaran Sunan Kudus dari Sebungkus Garang Asem yang Pedas, Kecut, dan Segar.MOJOK.CO
Lipsus

Rasa Sanga (7): Membaca Ajaran Sunan Kudus dari Sebungkus Garang Asem yang Pedas, Kecut, dan Segar

16 Maret 2026
Ambisi jadi PNS di usia 25 demi hidup sejahtera. Malah menderita karena perkara gadai SK MOJOK.CO
Sehari-hari

Jadi PNS Tak Bahagia Malah Menderita, Dipaksa Keluarga Gadai SK Demi Puaskan Tetangga dan Hal-hal Tak Guna

16 Maret 2026
merantau, karet tengsin, jakarta. apartemen, kpr MOJOK.CO
Urban

Kebahagiaan Semu Gaji 5 Juta di Jakarta: Dianggap “Sultan” di Desa, Padahal Kelaparan dan Menderita di Kota

15 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kerja Jakarta, Tinggal Bekasi Pulang Jogja Disambut UMR Sialan (Unsplash)

Kerja di Jakarta, Tinggal di Bekasi Rasanya Mau Mati di Jalan: Memutuskan Pulang ke Jogja Disambut Derita Baru Bernama UMR Jogja yang Menyedihkan Itu

16 Maret 2026
Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan Mojok.co

Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan

15 Maret 2026
Gen Z dapat THR saat Lebaran

3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan

18 Maret 2026
Naik Travel dari Jogja ke Surabaya Penuh Derita, Nyawa Terancam (Unsplash)

Naik Travel dari Jogja ke Surabaya, Niatnya Ingin Tenang Berakhir Penuh Derita dan Nyawa Terancam

13 Maret 2026
Sekolah penerima manfaat beasiswa JPD Pemkot Jogja

Beasiswa JPD Jadi Harapan Siswa di Jogja untuk Sekolah, padahal Hampir Berhenti karena Broken Home

17 Maret 2026
Stasiun Pasar Senen Jakarta Pusat merampas senyum perantau asal Jogja MOJOK.CO

Stasiun Pasar Senen Saksi Perantau Jogja “Ampun-ampun” Dihajar dan Dirampas Jakarta, Tapi Terlalu Cemas Resign buat Balik Jogja

15 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.