Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Rahasia di Balik Alumnus S2 Matematika UGM yang Bisa Lulus Hanya dalam Waktu 1 Tahun lewat Program “Studi Kilat”

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
31 Oktober 2025
A A
Kuliah S2 Jurusan Matematika UGM. MOJOK.CO

Felicia Servina Djuang bisa menyelesaikan kuliah S2 Jurusan Matematika di UGM hanya dalam kurun waktu 1 tahun, 1 bulan, 11 hari. (Dok. UGM)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Masa studi mahasiswa S2, Jurusan Matematika Universitas Gadjah Mada (UGM) umumnya berlangsung selama 3 tahun 1 bulan. Namun, mahasiswa ini mampu menyelesaikan kuliahnya hanya dalam kurun waktu 1 tahun, 1 bulan, 11 hari.

Namanya Felicia Servina Djuang. Ia baru saja dinobatkan sebagai lulusan tercepat program S2 UGM pada Wisuda Program Pascasarjana Periode I Tahun Akademik 2025/2026. Acara itu digelar Rabu (22/10/2025) di Grha Sabha Pramana, UGM.

Motivasi kuliah S2 Jurusan Matematika di UGM 

Motivasi Felicia untuk kuliah S2 ialah, karena punya keinginan menjadi dosen sejak SMA. Di mana, gelar tersebut menjadi salah satu syarat wajib bagi dosen untuk mengajar di perguruan tinggi.

Di bangku SMA, Felicia mengaku tertarik mempelajari ilmu Matematika yang seringkali dianggap sulit oleh banyak siswa. Tak hanya itu, ia juga sering mengamati metode pengajaran gurunya di sekolah. Terutama jika ada materi yang menurutnya kurang jelas.

Keluarga Felicia pun melihat minat dan bakatnya anaknya itu, sehingga selalu mendukung keinginan Felicia menjadi dosen. Apalagi, mereka juga sudah mengakui kehebatan anaknya dalam mengajar, khususnya di bidang Matematika.

“Mulai SMA sudah suka ngajar teman-teman SMP, orang tua juga sudah melihat bakat dan potensi saya menjadi pengajar. Jadi menurut orang tua saya aman kalau misalnya mau lanjut jadi dosen,” tutur Felicia dikutip dari laman resmi UGM, Jumat (31/10/2025).

Oleh karena itu, Felicia pun melanjutkan kuliah S2-nya di UGM Jurusan Matematika.

Ikuti program “studi kilat”

Felicia dan keluarga. MOJOK.CO
Felicia Servina Djuang foto bareng keluarga. (Dok. UGM)

Guna mempercepat langkahnya sebagai dosen, Felicia mengikuti program Pendidikan Magister Menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) untuk mahasiswa S2 di UGM. Program itu memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menempuh program S2 dan S3 sekaligus dalam waktu empat tahun.

“Karena ada kesempatan mengikuti beasiswa yang jarang dibuka, jadi ya sudah diberikan kesempatan untuk ikut. Biasanya untuk menjadi dosen kan diminta lanjut S3, kebetulan programnya terbuka S2 sampai lanjut S3, sehingga peluang untuk jadi dosen lebih besar,” tutur Felicia.

Lewat program itulah Felicia bisa mengikuti kelas doktoral sambil menyelesaikan tesis magisternya. Tentu saja perjuangan itu tak mudah sebab tak semua penelitian Matematika dilakukan di laboratorium seperti bidang lain.

Apalagi, mahasiswa matematika lebih banyak melakukan riset berbasis teori dan komputasi, sehingga ide penelitian menjadi faktor utama dalam penyelesaian tesis. “Jadi kalau tidak dapat ide, bisa mandek. Tapi kalau setiap hari dikerjakan sedikit demi sedikit, pasti akan muncul ide baru,” jelasnya.

Beruntung, Felicia mendapat lingkungan yang suportif. Selama kuliah S2 di UGM, Felicia mengaku dapat motivasi dari dosen pembimbingnya untuk segera menyelesaikan tesis. 

Kunci sukses: konsisten setiap hari

Selain menyelesaikan penulisan tesis, Felicia juga harus pintar membagi waktu. Tak hanya saat belajar di kampus, tapi juga menjadi panitia dalam kegiatan penelitian ilmiah hingga membuatnya sering diundang sebagai presenter dalam seminar dan konferensi di fakultas.

Felicia lulus dari UGM. MOJOK.CO
Felicia ikuti Wisuda Program Pascasarjana Periode I Tahun Akademik 2025/2026. (Dok. UGM)

Meskipun memiliki jadwal yang padat, Felicia berusaha mengatur waktu dengan konsisten melaksanakan rutinitas harian yang sudah ia buat. Salah satunya dengan membatasi kegiatan dalam organisasi mahasiswa agar tetap bisa fokus pada studinya. 

Iklan

Selain itu, ia berusaha meluangkan waktunya, setidaknya setiap hari untuk mengerjakan tugas akhir. Mau sedikit atau beberapa kalimat, kata dia, harus tetap dikerjakan.

“Jadi, sejak semester satu saya sudah mengambil kelas wajib untuk memenuhi SKS sambil mulai mengerjakan tesis. Dengan begitu, keduanya bisa selesai dalam dua semester,” kata dia.

Selesai kuliah S2 di UGM dalam waktu 1 tahun

Berkat kekonsistennannya tersebut, Felicia pun bisa menyelesaikan kuliah S2-nya di UGM dalam kurun waktu 1 tahun, 1 bulan, 11 hari. Ia pun berpesan kepada mahasiswa yang sedang berjuang menyelesaikan tugas akhir, agar tetap semangat dan tidak mudah menyerah.

Menurutnya, setiap mahasiswa UGM memiliki nilai dan potensi dalam dirinya, namun potensi itu hanya akan terlihat jika terus diasah dengan kerja keras dan konsistensi. Ia juga mengingatkan bahwa pentingnya berdiskusi secara rutin dengan dosen pembimbing maupun teman-teman yang suportif untuk mendapatkan ide baru.

“Rajin-rajinlah bertemu pembimbing, karena dari diskusi bisa muncul ide-ide baru. Kalau ada kesempatan berdiskusi dengan teman lain juga bagus, karena setiap obrolan bisa memberi inspirasi baru,” ujarnya.

Cerita Felicia tersebut sebagaimana dimuat dalam laman resmi Universitas Gadjah Mada (UGM).

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: Bisa Kuliah UGM karena Perjuangan Ibu, Bertekad Buktikan Kesuksesan ke Ayah yang Pergi Tinggalkan Keluarga atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 31 Oktober 2025 oleh

Tags: alumni UGMjurusan matematikakuliah S2 UGMtips lulus cepatUGMUniversitas Gadjah Mada
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Artikel Terkait

Risiko ketimpangan sosial di balik gegap gempita wisata Jogja di mata guru besar Sosiologi UGM MOJOK.CO
Ragam

2 Sisi Koin Wisata Jogja: Ekonomi Berputar, Tapi Ada Risiko Ketimpangan Sosial bagi Warga Lokal dan Masalah yang Terus Berulang

1 Januari 2026
UGM.MOJOK.CO
Kampus

Rp9,9 Triliun “Dana Kreatif” UGM: Antara Ambisi Korporasi dan Jaring Pengaman Mahasiswa

25 Desember 2025
UGM.MOJOK.CO
Ragam

Ketika Rumah Tak Lagi Ramah dan Orang Tua Hilang “Ditelan Layar HP”, Lahir Generasi Cemas

20 Desember 2025
ugm.mojok.co
Pendidikan

UGM Dorong Kewirausahaan dan Riset Kehalalan Produk, Jadikan Kemandirian sebagai Pilar

20 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut MOJOK.CO

Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut

14 Januari 2026
Santri penjual kalender keliling dan peminta-minta sumbangan pembangunan masjid meresahkan warga desa MOJOK.CO

Santri Penjual Kalender dan Peminta Sumbangan Masjid Jadi Pengganggu Desa: Datang Suka-suka, Ada yang Berbohong Atas Nama Agama

8 Januari 2026
14 juta pekerja terima gaji di bawah UMP/UMK, sebagian besar dari kalangan lulusan perguruan tinggi (sarjana) MOJOK.CO

Nasib Sarjana Kini: Masuk 14 Juta Pekerja Bergaji di Bawah UMP, Jadi Korban Kesenjangan Dunia Kerja

9 Januari 2026
Sewakan kos bebas ke teman sesama mahasiswa Malang yang ingin enak-enak tapi tak punya modal MOJOK.CO

Mahasiswa Malang Sewakan Kos ke Teman buat Mesum Tanpa Modal, Dibayar Sebungkus Rokok dan Jaga Citra Alim

14 Januari 2026
Dosen Profesi Nelangsa, Gaji Kalah sama Ngajar Anak SD (Unsplash)

Gelap Masa Depan Dosen, Lulusan S2 Jogja Mending Ngajar Anak SD di Surabaya yang Lebih Menjanjikan dari sisi Gaji

12 Januari 2026
MY Lawson, aplikasi membership yang beri ragam keuntungan ke pengguna MOJOK.CO

Sensasi Pakai MY LAWSON: Aplikasi Membership Lawson yang Beri Ragam Keuntungan Ekslusif buat Pelanggan

10 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.