Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Cerita Joki Tugas Kuliah Surabaya, Pernah Gantiin Presentasi Mahasiswa dan Kerjain Tesis S2, Cuannya Gede!

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
21 Mei 2024
A A
Cerita Joki Tugas Kuliah Surabaya, Pernah Gantiin Presentasi Mahasiswa dan Kerjain Tesis S2, Cuannya Gede!

Cerita Joki Tugas Kuliah Surabaya, Pernah Gantiin Presentasi Mahasiswa dan Kerjain Tesis S2, Cuannya Gede!

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kerja dunia jasa itu sederhana: ada yang butuh, akan ada yang jual. Hal sederhana tersebut juga berlaku di dunia jasa joki tugas. Selama ada mahasiswa (malas/stres) yang butuh, akan ada mahasiswa lain yang jual jasa tersebut. Itulah yang dilakukan Didit (bukan nama sebenarnya, 22), mahasiswa salah satu kampus di Surabaya selama hampir 3 tahun.

Didit adalah salah satu joki tugas yang bisa dibilang “ternama”, sebab kliennya tidak hanya mahasiswa yang ada di kampusnya saja. Bahkan beberapa mahasiswa di luar Surabaya pun memakai jasanya, yang menunjukkan bahwa pelanggan jasanya puas dengan jasa Didit.

Mari kita mulai pembahasan jasa joki tugas kuliah ini, dimulai dari bagaimana jasa ini dimulai. Dan bisa ditebak, motif segala hal yang bertabrakan dengan moral adalah uang.

Awal jadi joki tugas kuliah

Uang saku bulanan yang hampir rata dengan tanah bikin Didit pusing menjalani masa kuliah. Kuliah, sebagaimana kita tahu, tak murah. Ada buku yang harus dibayar, tugas yang harus dicetak, dan fotokopi yang harus ditebus. Belum bicara hal seperti makan, bayar kos, kopi, rokok, atau kuota, atau apa pun itu. Didit sama seperti mahasiswa pada umumnya, ditekan oleh hal yang sama. Hanya saja, dompetnya terlalu tipis untuk menahan itu semua. Dan dia memutar otaknya, apa hal yang bisa dia lakukan agar bisa punya uang?

Didit menyadari bahwa dia punya kelebihan dalam hal menulis dan analisis, dan kemampuan tersebut ternyata diketahui banyak orang. Hingga pada suatu hari di semester 3, ada kakak tingkat yang menghubungi Didit untuk meminta dia buat jurnal penelitian. Didit diminta untuk membuat jurnal, deadline seminggu. Dari itulah, nama dia menguar. Makin banyak orang menghubunginya untuk memakai jasanya sebagai joki tugas kuliah hingga kini semester 8.

Pelanggannya bertambah, dari kakak tingkat, ke kawan seangkatan. Lalu, ketika dia sudah jadi senior, kliennya bertambah jadi adik tingkat. Kini bisnisnya berkembang, bahkan ada akun Instagram dan menerima pembayaran dengan metode QRIS. Kini dia juga punya partner joki, alias dia punya tim.

Dan seperti yang bisa ditebak, pertambahan pelanggan, bikin dompetnya menebal.

Harga jasa joki tugas kuliah

Pemasukan Didit sebagai joki tugas kuliah memang menggiurkan. Untuk satu tugas kuliah UAS atau UTS, dia patok 50 ribu. Tapi itu harga kakak tingkat atau kawan seangkatan. Untuk adik tingkat, harganya beda lagi, dia mematok 75 ribu per tugas.

Bayangkan jika ada 10 orang yang minta dijoki oleh Didit dalam seminggu, dia bis adapat 500 ribu dengan mudah (plus tipes).

Awal-awal Didit menjalani bisnis joki tugas kuliah ini, pendapatnya sekitar 400-500 ribu per bulan. Pendapatannya tidak pasti, naik turun. Tapi di masa UTS dan UAS, cuannya meningkat drastis. Banyak orang yang menghubunginya, terlebih jika mepet deadline. Saat-saat itulah, Didit rame orderan. Bahkan kliennya pun tak hanya dari Surabaya, ada mahasiswa UNS dan UNJ yang pernah memakai jasanya.

“UAS semester kemarin itu aku seminggu dapet 700 ribu, Mas, dari ngejoki.”

Tapi dia punya satu klien spesial yang dia pegang. Klien tersebut adalah anak S2, yang memakai jasa Didit untuk garap tugas, presentasi, jurnal, bahkan tesis. Dari klien ini, Didit meraup banyak uang.

Tarif tugas untuk klien ini berbeda. Pokoknya dia bilang, per minggu dia mendapat 300 ribu. Jadi kira-kira ya per bulan 1.2 cuma dari 1 klien. Itu baru tugas-tugas biasa. Belum ditambah tugas-tugas lain.

Klien S2

Ketika tahu kalau Didit punya klien S2, jujur saja saya kaget, sebab Didit sendiri masih jadi mahasiswa S1 salah satu universitas di Surabaya. Lalu Didit bercerita awal pertemuannya bagaimana. Jadi, Didit bertemu dengan kliennya itu dari salah satu kliennya yang lain. Kliennya punya kakak tingkat, yang kebetulan memang sedang cari jasa serupa.

Mahasiswa S2 tersebut kuliah S2 bukan cari ilmu, tapi hanya cari gelar. Oleh karena itu, dia memilih untuk tak ambil pusing dan meminta tugas-tugasnya dikerjakan oleh Didit.

“Bahkan aku tuh pernah presentasi online atas atas nama dia. Padahal harusnya dosennya tahu kalau suaranya beda. Keliatan banget, kan.”

Didit juga mengerjakan proposal tesis mahasiswa S2 tersebut, dan bahannya disediakan oleh si mahasiswa S2 tersebut. Benar-benar ngeri, joki tugas kuliah, merambah jadi joki tesis S2, padahal anak S1.

Baca halaman selanjutnya

Iklan

Batin yang terusik

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 22 Mei 2024 oleh

Tags: Dosenjasajoki tugas kuliahMahasiswaSurabaya
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

Mending Beli Rumah di Menganti, Surabaya Pinggiran daripada Sidoarjo. MOJOK.CO

Alasan Pasangan Muda Beli Rumah di Surabaya Pinggiran daripada Sidoarjo: Kena Imbas Pembangunan Perkotaan

12 Agustus 2026
Wisata Perahu Kalimas di Taman Prestasi Surabaya jadi liburan mewah. MOJOK.CO

Kemewahan Wisata Perahu Kalimas Menyelamatkan Orang Haven’t Surabaya sebelum Dilanda Stres

11 Agustus 2026
Olive Chicken di Jogja sama saja dengan Karen Chicken di Surabaya. MOJOK.CO

Olive Chicken Menyelamatkan Lidah Orang Surabaya dari Kuliner Khas Jogja yang Overrated

6 Agustus 2026
Ngenesnya Jadi Dosen di Rezim Formalistik: Ikut Menyusun Regulasi Negara, Malah Dianggap Tak Bekerja MOJOK.CO

Ngenesnya Jadi Dosen di Rezim Formalistik: Ikut Menyusun Regulasi Negara, Malah Dianggap Tak Bekerja

5 Agustus 2026
Dari Kebun Binatang Surabaya, Kita Belajar Cara Penguasa Melakukan Social Murder MOJOK.CO

Dari Kebun Binatang Surabaya, Kita Belajar Cara Penguasa Melakukan Social Murder

31 Juli 2026
Kesejahteraan Dosen dan Rasa Aman yang Masih Jadi Angan-angan MOJOK.CO

Kesejahteraan Dosen dan Rasa Aman yang Masih Jadi Angan-angan

6 Juli 2026
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

TPU Farm: Ketika Kematian Menumbuhkan Kehidupan MOJOK.CO

TPU Farm: Ketika Cabai Tumbuh di Area Makam

17 Agustus 2026
Realitas pasangan muda di Jogja: tak sanggup bermimpi punya rumah sendiri, pasrah menua di kosan makan tahu-tempe untuk bertahan MOJOK.CO

Realita Pasangan Muda di Jogja: Tak Sanggup Punya Rumah, Pasrah Menua di Kosan Makan Tahu-Tempe buat Bertahan

21 Agustus 2026
Lulus S3 dan Jadi Peneliti, Hidup Saya Malah Bergantung pada Honor Riset yang Tak Kunjung Cair MOJOK.CO

Lulus S3 dan Jadi Peneliti, Hidup Saya Malah Bergantung pada Honor Riset yang Tak Kunjung Cair

19 Agustus 2026
Lansia menjual aksesori kemerdekaan di Malioboro, Yogyakarta. MOJOK.CO

Kisah Istri Pensiunan BPN Turun ke Jalanan untuk Jual Aksesori Kemerdekaan di Masa Tua demi Hadiahkan Cucu

18 Agustus 2026
Kirab Budaya dan Karnaval Pembangunan Klaten Tahun 2025. MOJOK.CO

Karnaval Klaten 2026: Belajar Jejak Sejarah Mataram Kuno dan Keistimewaan Tiap Wilayah

16 Agustus 2026
Proyek Hutan Tanaman Energi (HTE) untuk co-firing biomassa di PLTU langgengkan praktik perampasan tanah ala kolonial MOJOK.CO

Proyek Bioenergi Kayu di Jawa Langgengkan Praktik Perampasan Lahan ala Kolonial

21 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.