Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Dari Dulu Nggak Percaya ITB Kampus Terbaik, Masuk Jurusan Teknik Perminyakan UPN Veteran Yogyakarta adalah Keputusan Tepat

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
27 September 2025
A A
Jurusan Teknik Perminyakan UPN Veteran Yogyakarta lebih unggul dari ITB. MOJOK.CO

ilustrasi - masa depan cerah alumnus UPN Veteran Yogyakarta Jurusan Teknik Perminyakan. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Harus diakui, tak banyak calon mahasiswa baru (camaba) yang memilih Jurusan Teknik Perminyakan pada pilihan pertama mereka. Namun, berbeda dengan seorang mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta ini. Dari awal, ia sudah memantapkan hati kuliah di sana karena “bayangan masa depan yang cerah”, walaupun bukan alumni kampus terkenal seperti ITB.

***

Dulu, saat teman-temannya bingung memilih minat dan bakat untuk mendaftar kuliah, Allan Javier (23) sudah membulatkan hatinya untuk masuk di Jurusan Teknik Perminyakan. Jurusan yang kurang populer di sekolahnya pada saat itu. 

Laki-laki asal Sleman, Jawa Tengah itu mengaku banyak temannya yang memilih jurusan di bidang sosial dan humaniora (soshum). Menurut survei Aku Pintar bersama Katadata Insight Center pada tahun 2021, camaba paling banyak memilih Jurusan Ilmu Komunikasi, Manajemen, Psikologi, hingga Akuntansi.

Kalaupun ada yang memilih jurusan di bidang sains dan teknologi (sainstek), camaba bakal memilih Jurusan Teknik Informatika atau Psikologi. Dengan kata lain, Jurusan Teknik Perminyakan jarang menjadi pilihan pertama camaba pada saat itu.

Namun, bukan berarti mudah untuk masuk jurusan tersebut. Sebab, hanya sedikit kampus yang membuka Jurusan Teknik Perminyakan di Indonesia sehingga persaingannya juga ketat. Kampus yang paling terkenal misalnya Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta, hingga Universitas Pertamina.

Meski pertanyaan soal apakah “gelar sarjana masih penting di industri kerja saat ini?” masih menjadi perdebatan di media sosial, Allan tetap yakin jika kuliah adalah salah satu cara mencapai karier impian.

Jurusan Teknik Perminyakan UPN Veteran Yogyakarta lebih unggul dari ITB

Allan memang sudah lama mengincar Jurusan Teknik Perminyakan. Motivasinya tak jauh dari sosok ayahnya yang juga bekerja di bidang migas. Kebetulan, ia juga tinggal di Sleman, yang tak jauh dari UPN Veteran Jogja.

“Aku pilih UPN Veteran Jogja karena memang dekat dengan rumah. Kebetulan juga banyak saudara saya yang alumni sana. Apalagi setahu saya, UPN Veteran Jogja merupakan salah satu universitas negeri terbaik yang punya Jurusan Teknik Perminyakan,” kata Allan. 

Pernyataan Allan bukan tong kosong nyaring bunyinya. Jurusan Teknik Perminyakan Yogyakarta sering mendapat prestasi, bahkan menyaingi kampus-kampus ternama. Misalnya, juara 1 di Oil Rig Design Competition di ITB tahun 2024. Serta memborong penghargaan pada ajang PROTECT 2024.

Baca Halaman Selanjutnya 

Alumni UPN Veteran Yogyakarta diperhitungkan perusahaan besar

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 28 September 2025 oleh

Tags: alumnus UPN VeteranITBjurusan favoritJurusan TeknikJurusan Teknik Perminyakansulit cari kerjaUPN Veteran Yogyakarta
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Sarjana nganggur diteror info loker di grup WA keluarga. MOJOK.CO
Edumojok

Grup WhatsApp Keluarga Besar Isinya “Teror” bagi Sarjana Nganggur, Sehari-hari Dikasih Info Loker Aneh-aneh

18 Februari 2026
Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa. MOJOK.CO
Kampus

Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan Kuliah S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa

12 Januari 2026
Jadi omongan saudara karena sarjana nganggur. MOJOK.CO
Ragam

Putus Asa usai Ditolak Kerja Ratusan Kali, Sampai Dihina Saudara karena Hanya Jadi Sarjana Nganggur

12 Desember 2025
Alumnus ITB resign kerja di Jakarta dan buka usaha sendiri di Bandung. MOJOK.CO
Sosok

Alumnus ITB Rela Tinggalkan Gaji Puluhan Juta di Jakarta demi Buka Lapangan Kerja dan Gaungkan Isu Lingkungan

12 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sate Klatak Kasta Tertinggi Makanan Khas Jogja, Jauh Mengungguli Gudeg dan Bakmi Jawa yang Sering Dikeluhkan Manis Itu Mojok.co

Sate Klatak Kasta Tertinggi Makanan Khas Jogja, Jauh Mengungguli Gudeg dan Bakmi Jawa yang Sering Dikeluhkan Manis

12 Maret 2026
Stasiun Pasar Senen Jakarta Pusat merampas senyum perantau asal Jogja MOJOK.CO

Stasiun Pasar Senen Saksi Perantau Jogja “Ampun-ampun” Dihajar dan Dirampas Jakarta, Tapi Terlalu Cemas Resign buat Balik Jogja

15 Maret 2026
Sesal suka menolong orang lain usai ketemu lima jenis orang yang tidak layak ditolong meski kesusahan. Dari tukang judi slot hingga orang susah bayar utang MOJOK.CO

Kapok Suka Menolong Orang Lain usai Ketemu 4 Jenis Manusia Sialan, Benar-benar Nggak Layak Ditolong meski Kesusahan

12 Maret 2026
Blok M dan Jakarta Selatan (Jaksel) dilebih-lebihkan, padahal banyak jamet MOJOK.CO

Blok M dan Jakarta Selatan Aslinya Banyak Jamet tapi Dianggap Keren, Kalau Orang Kabupaten dan Jawa Eh Dihina-hina

14 Maret 2026
Gen Z dapat THR saat Lebaran

3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan

18 Maret 2026
Pedagang sate kere di Kampung Ramadan Masjid Mlinjon Klaten. MOJOK.CO

Sate Kere Merbung di Klaten: Warisan Terakhir Ibu yang Menyelamatkan Saya dan Keluarga dari Jurang PHK

16 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.