Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Gagal UTBK Undip Semarang Langsung Bayar Bimbel Mahal demi Lolos UGM Jogja, Tetap Gagal hingga Ibu Jadi Sasaran Murka Bapak

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
17 Juni 2024
A A
Gagal UTBK SNBT Undip Semarang, bayar bimbel mahal demi lolos UGM Jogja malah berujung menyedihkan MOJOK.CO

Ilustrasi - Gagal UTBK SNBT Undip Semarang, bayar bimbel mahal demi lolos UGM Jogja malah berujung menyedihkan. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Setelah tertolak Undip Semarang, kini tertolak UGM Jogja padahal sudah bayar bimbel mahal. Hanya perasaan kosong yang tersisa usai pengumuman UTBK SNBT pada Kamis (13/6/2024) lalu.

Sebelum membaca tulisan ini hingga tuntas, perlu diperhatikan:

Tulisan ini tidak bermaksud menginspirasi siapapun untuk memiliki rencana mengakhiri hidup. Setiap masalah selalu ada jalan keluarnya, tapi bunuh diri bukan salah satunya. Selalu ada jalan lain untuk membuat hidup menjadi bermakna. Bagi pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Arman (19) sedang di luar rumah saat pengumuman UTBK SNBT 2024. Arman sangat yakin lolos. Mengingat, ia sudah tekun mengikuti bimbel bahkan dengan harga yang cukup mahal. Sayangnya, hasilnya sama sekali tak pernah ia inginkan.

“Belajar dari pagi sampai tengah malem, sampai sering lupa makan. Ternyata belum berhasil juga untuk tembus UGM Jurusan Kehutanan,” keluh Arman masih dengan kesedihan kepada Mojok, Senin (17/6/2024) siang WIB.

“Nilaiku ternyata hanya kepala lima. Stres banget,” sambung pemuda asal Jakarta tersebut.

Rasa sedih Arman sebenarnya bukan semata karena ia tak lolos UTBK SNBT di kampus dan jurusan incaran. Melainkan ada beban lain: ibu Arman menjadi sasaran amarah dari sang bapak yang kecewa karena dua tahun Arman gagal kuliah di Undip Semarang dan UGM Jogja.

Tertolak Undip Semarang langsung incar UGM

Tahun 2023, lantaran tak lolos SNBP, Arman mencoba mendaftar UTBK SNBT. Waktu itu ia mengincar jurusan Bahasa dan Kebudayaan Jepang di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.

Sayangnya, hasil UTBK SNBT tersebut menyatakan ia tak lolos. Arman merasa stres, meski tak sedepresif hari ini. Saat itu bebannya adalah banyak teman-teman Arman yang “nasibnya sudah jelas”: setelah lulus mau kuliah di mana atau kerja di mana.

Sementara Arman masih bimbang antara lanjut daftar ke kampus swasta atau gap year. Namun kemudian ia mantap memilih gap year: mengisi waktu dengan bekerja dan bimbel.

“Mahal, sih. Tapi itu juga hasil kerjaku ya walaupun nggak 100 persen. Uangku 50 persen. Lalu 50 persen sisanya pakai uang orang tua,” tutur Arman.

Terkait pekerjaan orangtua dan pekerjaannya saat gap year, Arman menolak menyebut secara gamblang. Ia hanya memberi gambaran kalau kondisi ekonomi keluarganya sebenarnya tak bagus-bagus amat. Sehingga keluar uang untuk bimbel pun sebenarnya juga empet-empetan.

Oleh karena itu, Arman tak mau main-main dalam bimbel. Terlebih ia menarget di UTBK SNBT 2024 ia mau daftar Kehutanan UGM Jogja.

“Di situ belajar dengan serius. Dapat temen yang senasib nggak lolos SNBT (2023). tapi juga super ambis,” tutur Arman.

Iklan

“Aku yang dari SMK awalnya minder. Tapi seiring berjalannya waktu akhirnya sedikit demi sedikit bisa ngejar mereka yang lulusan SMA,” sambungnya.

Gagal di Undip dan UGM, ibu jadi sasaran amarah bapak

Saat membuka pengumuman SNBT UTBK 2024, Arman langsung merasa kosong. Ia tak bisa mendefinisikan secara jelas perasaannya saat itu. Namun yang jelas, sangat kacau.

Ia sudah tertolak dari Undip Semarang. Kini ia harus menerima kenyataan tertolak UGM Jogja. Padahal ia sudah belajar dan berupaya semaksimal-maksimalnya.

“Sebenarnya saat buka pengumunan aku nggak nangis. Tapi bengong aja. Tiba-tiba air mataku keluar karena denger mama nangis diomelin bapakku,” ungkap Arman dengan nada penuh kesedihan.

Sesaat setelah pengumuman, Arman mencoba menelepon orangtuanya untuk sekadar memberitahu. Akan tetapi, apa yang ia dengar dari telepon malah membuatnya merasa jadi anak yang tak berguna.

“Bapakku nyalahin mamaku kenapa aku nggak lolos (UGM Jogja). Aku cuman bisa diem dengerin suara dari telepon sambil nangis. Kenapa aku bodoh banget? Kenapa aku nggak bisa kayak orang-orang?” gerutu Arman.

Baca halaman selanjutnya…

Upaya bunuh diri yang terhenti 

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 18 Juni 2024 oleh

Tags: bimbelJogjakampus jogjakampus semarangSemarangSNBTUGMugm jogjaUndipundip semarangUTBK
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Jogja Bisa Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung MOJOK.CO
Esai

Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 

8 April 2026
kuliah, kerja, sukses.MOJOK.CO
Edumojok

Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus

7 April 2026
Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer MOJOK.CO
Catatan

Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer

7 April 2026
Pekerja Jogja kaget pindah kerja di Purwokerto demi alasan slow living. Tapi kaget dengan karakter orang Banyumas MOJOK.CO
Urban

Pekerja Jogja Pindah Kerja ke Purwokerto Nyari Slow Living, Tapi Dibuat Kaget sama Karakter Orang Banyumas karena di Luar Ekspektasi

6 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jurusan Kebidanan Unair tolong saya dari kekecewaan gagal kuliah di Kedokteran. MOJOK.CO

Tinggalkan Mimpi Jadi Dokter karena Merasa Bodoh dan Miskin, Lulus dari Jurusan Kebidanan Unair Malah Bikin Hidup Lebih Bermakna

6 April 2026
Pekerja gen Z matikan centang biru WhatsApp dicap kepribadian buruk

Pekerja Gen Z Matikan Centang Biru WhatsApp demi Privasi, Malah Dicap Kepribadian dan Etos Kerja Buruk padahal Berusaha Profesional

5 April 2026
Gen Z mana bisa slow living, harus side hustle

Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup

8 April 2026
Kelas menengah ke bawah harus mawas diri Kalau pemasukan pas-pasan jangan maksa gaya hidup dalam standar dan tren media sosial MOJOK.CO

Kelas Menengah ke Bawah Harus Mawas Diri, Pemasukan Pas-pasan Gaya Hidup Jangan Pakai Standar dan Tren Media Sosial

6 April 2026
Saya Setuju Orang Jakarta Tajir Tak Betah Slow Living di Desa (Unsplash)

Orang Tajir Jakarta Tak Akan Sanggup Slow Living di Desa karena Menolak Srawung Itu Omong Kosong Kebanyakan Gagal Betah karena Ulahnya Sendiri

7 April 2026
Kerja WFH untuk ASN bukan solusi. MOJOK.CO

WFH 1 Hari dalam Seminggu Cuma Bikin Pekerja Boncos dan Nggak Produktif, Lalu Di Mana Efisiensi Pemakaian Energinya?

6 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.