Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Pahit Gagal Lolos SNBT UGM, Mimpi Tak Padam Meski Kuliah di Tempat Lain Dulu Sampai Akhirnya Bisa Kuliah S2 di UGM

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
26 April 2024
A A
pahit gagal lolos snbt ugm lalu coba masuk lagi saat S2.MOJOK.CO

Ilustrasi gagal masuk UGM (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

UGM jadi kampus impian banyak orang. Gagal menuju kampus itu saat menjadikannya pilihan utama di SNBT tak mematahkan arang. Ternyata, jalannya datang saat kuliah S2.

Pada masa-masa jelang SNBT 2024, gambaran kampus UGM sedang ada di benak banyak calon mahasiswa. SNBT atau dulu SBMPTN adalah jalur masuk UGM dengan persentase terbesar, hingga 40 persen. Tak heran jika banyak yang menggantungkan harapan lewat jalur tersebut.

Namun, realitanya sebagian besar yang nantinya memilih UGM sebagai tujuan akan gagal. Ada yang kemudian merelakan mimpi tersebut, tapi ada juga yang terus menjaga asa lewat jalur mandiri. Atau hingga jalan hidup ternyata membawa ke Kampus Kerakyatan.

Kisah itu salah satunya dialami Taufiq (25). Dulu, ia menjadikan UGM sebagai destinasi utama tujuan studi selepas lulus SMA pada 2017. Dua jurusan yang hendak ia tuju memang cukup prestisius, yakni ilmu hukum dan psikologi.

ppsmb ugm (Mojok.co)
Ilustrasi. Keriangan para mahasiswa baru UGM 2023 (Hammam/Mojok.co)

Pada SNBT yang pada 2017 masih SBMPTN, ia hanya menjatuhkan pilihan ke dua jurusan tersebut di UGM. Sayangnya, ia gagal.

“Sempat nyoba ujian mandiri UGM juga tapi belum rezeki juga,” kenangnya kepada Mojok Rabu (6/4/2024).

Ternyata, rezekinya membawanya menjadi mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang pada tahun itu. Ia masuk di Jurusan Psikologi UB lewat jalur mandiri.

Gagal SNBT, sempat S1 di dua kampus

Ternyata, setelah menjalani hampir 2 semester di UB Taufiq merasakan ketidakcocokan. Selain sadar minatnya bukan di psikologi, saat itu jurusannya masih akreditasi C. Sehingga membuatnya ragu.

Ia lalu mencoba mempersiapkan diri untuk ikut seleksi SNBT lagi. Namun, ia tidak mau ambil risiko terlalu tinggi dengan mengambil pilihan kampus dengan selektivitas ketat.

“Realistis dulu, aku nggak berani ambil UGM di momen itu,” tuturnya.

Akhirnya, pada 2018 ia diterima di Ilmu Hukum UIN Sunan Kalijaga. Baginya memang bukan pilihan yang terlalu ideal tapi setidaknya Taufiq merasa lebih cocok. Dan lebih dekat dengan rumahnya di Jawa Tengah.

Baca halaman selanjutnya…

Mereka masih menyimpan UGM di dalam hatinya, sampai akhirnya nasib menentukan

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 26 April 2024 oleh

Tags: Jogjas2sarjanaSNBTUBUGM
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana
Edumojok

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026
Sarjana (lulusan S1) susah cari kerja. Sekali kerja di Sidoarjo dapat gaji kecil bahkan dapat THR cuma Rp50 ribu MOJOK.CO
Urban

Ironi Sarjana Kerja 15 Jam Perhari Selama 3 Tahun: Gaji Kerdil dan THR Cuma 50 Ribu, Tak Cukup buat Senangkan Ibu

17 Maret 2026
burjo atau warmindo bikin rindu anak rantau dari Jogja ke Jakarta. MOJOK.CO
Urban

Anak Rantau di Jogja Menyesal ke Jakarta, Tak Ada Burjo atau Warmindo sebagai Penyelamat Karjimut Bertahan Hidup

16 Maret 2026
Kuliner khas Minang, rendang, di rumah makan Padang di Jogja rasanya berubah jadi kuliner Jawa
Kuliner

Nasi Padang Versi Jogja “Aneh” di Lidah, Makan Rendang Tanpa Cita Rasa Gurih dan Asin karena Dominasi Kuliner Manis Jawa

16 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Brio, Mobil Honda Paling Menderita Sepanjang Sejarah MOJOK.CO

Brio Adalah Mobil Honda Paling Menderita: Sering Dihina Murahan, tapi Sebetulnya Paling Ideal Menjadi Mobil Pertama Bagi Anak Muda yang Tidak Takut Cicilan

12 Maret 2026
penyiraman air keras.MOJOK.CO

Negara Harus Usut Tuntas Dalang Penyiraman Air Keras ke Aktivis HAM, Jangan Langgengkan Impunitas

16 Maret 2026
Lebaran, mudik, s2.MOJOK.CO

Bawa Pulang Gelar S2 Saat Mudik ke Desa Dicap Gagal, Bikin Tetangga “Kicep” Usai Buatkan Orang Tua Rumah

13 Maret 2026
Dihina dan dijauhi tongkrongan hanya karena naik motor Honda BeAT. Tidak memenuhi standar sinematik ala Yamaha Aerox, NMax, dan Vario MOJOK.CO

Standar Keren Kabupaten: Pakai Motor BeAT Dihina dan Dijauhi Circle Aerox, NMax, dan Vario karena Tak Masuk Konsep Sinematik

12 Maret 2026
Ambisi beli mobil pribadi Toyota Avanza di usia 23 biar disegani. Berujung sumpek sendiri karena tetangga di desa cuma bisa iri-dengki dan seenaknya sendiri berekspektasi MOJOK.CO

Ambisi Beli Mobil Avanza di Usia 23 Demi Disegani di Desa, Berujung Sumpek karena Ekspektasi dan Tetangga Iri-Dengki

15 Maret 2026
Burger Aldi Taher Juicy Lucy Mahalini Rizky Febian DUAR CUAN! MOJOK.CO

Memahami Bagaimana Aldi Taher dan Jualan Burgernya yang Cuan Mampus dan Berhasil Menampar Ilmu Marketing Ndakik-Ndakik

17 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.