Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Sengsaranya Mahasiswa Jurusan DKV: Insecure karena Tak Bisa Gambar, Kini Lebih Percaya Diri Berkat Satu Hal

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
21 Agustus 2025
A A
Film animasi Merah Putih: One for All menyelamatkan asa mahasiswa Jurusan DKV. MOJOK.CO

ilustrasi - mahasiswa Jurusan DKV insecure nggak bisa gambar. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Tak hanya Akmal, sejumlah netizen di media sosial juga merasa begitu. Merah Putih: One for All membuat mereka lebih percaya diri dalam berkarya. Setidaknya, kemampuannya lebih mumpuni daripada sutradara Merah Putih: One for All yang berhasil menembus bioskop tanpa antre.

“Buat kita pekerja seni kreatif yang masih insecure dan malu memamerkan hasil karya kita. Ingat, ada Merah Putih one For All,” ucap salah satu akun @vyn*** di Threads Instagram, dikutip pada Kamis, (21/8/2025).

“Hmm, hasil karya nomor sekian. Yang penting percaya dirinya itu yang patut ditiru,” ujar @sus***.

“Can not be worse than that, ya kan,” ujar @ber***.

“Jadi semakin percaya diri nunjukin ke dunia hasil karya lukisanku yang kaya pablo picasso itu.” ujar @qnu***.

Susahnya tugas skripsi mahasiswa Jurusan DKV

Salah satu karya yang pernah dibuat Akmal adalah film animasi 2D yang bersifat edukatif. Karya itu ia buat sebagai tugas skripsi di Jurusan DKV. Prosesnya pun membutuhkan waktu sekitar 10 bulan. 

Maka, saat mengetahui proses pembuatan Merah Putih: One for All yang hanya membutuhkan waktu selama 1 bulan, Akmal hanya bisa bertepuk tangan. Salut karena sang sutradara sampai bisa menembus proses kurasi di bioskop.

Namun, ia jadi mempertanyakan bagaimana sebenarnya standar kualitas film animasi Indonesia? Mengingat, jika dibandingkan dengan film Jumbo yang sukses meraih 4 juta penonton dalam 14 hari penayangan. Tentu tak bisa disandingkan dengan Merah Putih: One for All yang meraih rating rendah dari IMDb yakni 1 per 10.

“Saya sendiri sempat kesulitan dalam tahap post production khususnya riset, karena di film animasi punya saya, saya harus menemukan korelasi antara tantrum dan kesehatan mental pada anak usia 3-5 tahun,” ucap mahasiswa DKV tersebut.

Di sisi lain, Akmal juga harus mengerjakan semuanya sendiri mengingat karya itu adalah tugas skripsi. Akhirnya, film animasi 2D tersebut jadi dengan durasi 7 menit. Untuk mengerjakan tugas tersebut ia mengaku harus begadang selama berhari-hari.

“Mahasiswa DKV itu memang punya kebiasaan jarang tidur, banyak tugas, bertemu dosen killer, berteman dengan berbagai macam orang yang punya karakter berbeda, tapi sebenarnya tidak semenyeramkan itu. Semuanya tergantung dari mahasiswa itu sendiri,” kata Akmal.

“Saya rasa itu malah menjadi warna dalam perkuliahan itu sendiri,” lanjutnya.

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Iklan

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: Nekat Pakai Joki Seleksi SNBP Demi Jurusan DKV, Bisa Lolos tapi Ketahuan Dosen dan Berakhir Keluar atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 23 Agustus 2025 oleh

Tags: dkvfilm animasijurusan dkvkuliah DKVmahasiswa DKVMerah Putih: One For Allskripsi mahasiswa DKV
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Artikel Terkait

Hizkia Subiyantoro (Hizaro), Direktur Eksekutif Craft Animfest yang lahir di Jogja. MOJOK.CO
Liputan

Mentor Animasi Hizaro, Pemuda Sederhana dari Jogja yang Merawat Industri Animasi di Indonesia seperti “Anak Sendiri”

4 November 2025
Cover film animasi Merah Putih: One for All dihujat animator. Lebih "bagus" dari Demon Slayer. MOJOK.CO
Ragam

Pengalaman Pertama Menonton Merah Putih: One for All, Dibuat “Kagum” Sekaligus Ketagihan

20 Agustus 2025
Film Demon Slayer: Infinity Castle adalah alasan hidup. MOJOK.CO
Ragam

Trilogi Film Demon Slayer: Infinity Castle Jadi Alasan Saya untuk Hidup, Setidaknya Berjuang hingga 2029 Nanti

18 Agustus 2025
dana film animasi Merah Putih: One for All lebih baik untuk guru honorer. MOJOK.CO
Aktual

Daripada Dipakai untuk Produksi Film Animasi “Merah Putih: One for All”, Uang Rp6,7 Miliar Bisa Dipakai untuk Menyejahterakan Guru dan Rumah Subsidi

14 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

foto orang meninggal di media sosial nggak sopan kurang ajar. mojok.co

Meninggal di Desa Itu Sebenarnya Mahal, Menjadi Murah karena Guyub Warganya

5 Januari 2026
Hidup di Desa.MOJOK.CO

Jadi Anak Terakhir di Desa Itu Serba Salah: Dituntut Merawat Ortu, tapi Selalu Dinyinyiri Tetangga karena Tak Merantau

7 Januari 2026
Santri penjual kalender keliling dan peminta-minta sumbangan pembangunan masjid meresahkan warga desa MOJOK.CO

Santri Penjual Kalender dan Peminta Sumbangan Masjid Jadi Pengganggu Desa: Datang Suka-suka, Ada yang Berbohong Atas Nama Agama

8 Januari 2026
Curhat petugas front line KRL Solo-Jogja kerja di KAI. MOJOK.CO

Sisi Gelap Kerja di KAI dengan Upah Layak: Risiko Difitnah Penumpang hingga Terkuras Fisik dan Mental

5 Januari 2026
Tinggal di kos murah Taman Siswa (Tamsis) Jogja: Malam-malam ada suara ceplak-ceplok, saling pukul di kamar, hingga terusir gara-gara sengketa warisan MOJOK.CO

Sewa Kos Rp350 Ribu Berdinding Triplek di Tamsis Kota Jogja, Bonus Suara “Ceplak-ceplok” Tengah Malam hingga Terusir Gara-gara Sengketa Warisan

6 Januari 2026
Kuliah Scam Itu Omongan Bermulut (Kelewat) Besar yang Nggak Perlu Didengarkan

Kuliah Scam Itu Omongan Orang Bermulut (Kelewat) Besar yang Nggak Perlu Didengarkan

8 Januari 2026

Video Terbaru

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Mukti Entut dan Keputusan-keputusan Kecil yang Bikin Hidup Masuk Akal

Mukti Entut dan Keputusan-keputusan Kecil yang Bikin Hidup Masuk Akal

6 Januari 2026
PB Champion Klaten: Tempat Badminton dan Mental Juara Dibentuk

PB Champion Klaten: Tempat Badminton dan Mental Juara Dibentuk

3 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.