Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Setia Antar-Jemput Peserta UTBK, Driver Ojol Kenang Sakitnya Ditolak UNY Tapi Kini Bersyukur Karena Tak Jadi Terjebak Biaya Kuliah Mahal

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
6 Mei 2024
A A
Setia Antar-Jemput Peserta UTBK, Driver Ojol Kenang Sakitnya Ditolak UNY Tapi Kini Bersyukur Karena Tak Jadi Terjebak Biaya Kuliah Mahal.MOJOK.CO

Ilustrasi Setia Antar-Jemput Peserta UTBK, Driver Ojol Kenang Sakitnya Ditolak UNY Tapi Kini Bersyukur Karena Tak Jadi Terjebak Biaya Kuliah Mahal (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Banyak driver ojek online (ojol) wara-wiri di UNY unjuk mengantar jemput para peserta UTBK 2024. Beberapa di antaranya malah pernah berada di posisi sebagai pejuang PTN, meski akhirnya merasakan sakitnya kegagalan.

Ketika berkeliling di sekitar gedung Student Center UNY, saya mengamati seorang driver ojol yang tengah duduk di trotoar. Lelaki, yang belakangan saya ketahui bernama Prayoga (23) tersebut, baru saja mengantar seorang peserta UTBK.

Ia memutuskan untuk beristirahat dan ngetem di sekitaran UNY. Sambil sesekali menghisap rokoknya di tengah teriknya cuaca Jogja hari itu.

“Sejak pagi baru benar-benar istirahat sekarang, Mas. Alhamdulillah tadi ada enam order masuk, semuanya peserta UTBK di sini,” ujar mahasiswa PTS yang nyambi driver ojol ini kepada Mojok, Sabtu (4/5/2024) siang.

Setia Antar-Jemput Peserta UTBK, Driver Ojol Kenang Sakitnya Ditolak UNY Tapi Kini Bersyukur Karena Tak Jadi Terjebak Biaya Kuliah Mahal.MOJOK.CO
Beberapa peserta UTBK menunggu ojek online di sekitaran Digital Library UNY. (Mojok.co/Ahmad Effendi)

Jarang-jarang akun ojol Prayoga segacor itu. Driver yang biasanya lebih banyak ngalong itu memutuskan online di pagi hari karena tahu bakal ada banyak orderan, khususnya dari para peserta UTBK.

“Biasanya lebih banyak ambil orderan malam. Tapi ini tak bela-belain jam 7 udah narik, soalnya firasat bakal gacor,” sambungnya.

Pernah ikut UTBK dan merasakan sakit hati ditolak UNY

Prayoga bercerita kalau dirinya sempat ikut UTBK pada 2019 lalu. Dulu, namanya masih SBMPTN.

Lelaki asal Mlati, Sleman, mengaku UNY adalah kampus pilihannya. Bahkan dia masih ingat dua jurusan yang dibidik 5 tahun lalu itu.

“Saya dulu daftar SBMPTN UNY di Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Mas, pilihan pertamanya,” sambil menunjuk arah barat, lokasi FBSB–fakultas pilihannya berada.

“Pilihan duanya ambil Ilmu Sejarah, soalnya saingannya dikit,” sambungnya. Prayoga terkejut dan tertawa ketika saya mengatakan kalau saya pernah kuliah di Ilmu Sejarah UNY.

“Wah, pasti gara-gara passing grade kecil ya?,” kelakarnya, sambil tertawa.

Sayangnya, ia gagal masuk UNY. Pilihan ketiganya di UNS pun juga demikian. Alhasil, ambisinya kuliah di PTN kandas seketika.

Prayoga mengaku sangat terpukul saat itu. Ia merasa sakit hati sedalam-dalamnya.  Patah hatinya makin menjadi-jadi saat dia sudah mengeluarkan biaya tambahan buat seleksi mandiri di UNY, tapi tetap saja gagal.

Baca halaman selanjutnya…

Iklan

Sekarang malah bersyukur ditolak UNY. Sebab, uang kuliah di UNY kini tingginya minta ampun.

Halaman 1 dari 2
12Next
Tags: ditolak unymahasiswa UNYunyUTBKutbk 2024utbk di uny
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

PGPAUD, Guru PAUD.MOJOK.CO
Edumojok

Nekat Kuliah di Jurusan PGPAUD UNY demi Wujudkan Mimpi Ibu, Setelah Lulus Harus ‘Kubur Mimpi’ karena Prospek Kerja Suram

19 Februari 2026
Ulfi Rahmawati, penerima beasiswa LPDP alumnus UNY. MOJOK.CO
Kampus

Tak Melihat Masa Depan Cerah sebagai Guru Honorer di Ponorogo, Pilih Kuliah S2 dengan LPDP hingga Kerja di Perusahaan Internasional

21 Januari 2026
5 Esai Terpopuler Mojok 2025 (Mojok.co/Ega Fansuri)
Esai

5 Esai Terpopuler Mojok 2025: Sebuah Rekaman Zaman dan Keresahan Lintas Generasi

1 Januari 2026
Didikan bapak penjual es teh antar anak jadi sarjana pertama keluarga dan jadi lulusan terbaik Ilmu Komunikasi UNY lewat beasiswa KIP Kuliah MOJOK.CO
Kampus

Didikan Bapak Penjual Es Teh untuk Anak yang Kuliah di UNY, Jadi Lulusan dengan IPK Tertinggi

29 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

THR belum cair, tapi sudah ludes dalam hitungan di kalkulator. Mudik lebaran memang tidak menyenangkan MOJOK.CO

THR Belum Cair tapi Sudah Jelas Ludes buat Dibagi-bagi, Yang Pasti Tak Ada Bagian untuk Diri Sendiri

23 Februari 2026
Yang paling berat dari mudik lebaran ke kampung halaman bukan pertanyaan kapan nikah atau dibandingkan di momen halal bihalal reuni keluarga, tapi menyadari orang tua makin renta dan apa yang terjadi setelahnya MOJOK.CO

Hal Paling Berat dari Mudik Bukan Pertanyaan atau Dibandingkan di Reuni Keluarga, Tapi Ortu Makin Renta dan Situasi Setelahnya

27 Februari 2026
Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Siksaan naik bus ekonomi Surabaya Semarang seperti Indonesia dan Sinar Mandiri MOJOK.CO

Siksaan di Bus Ekonomi Rute Surabaya Semarang bikin Frustrasi dan Kapok Naik Lagi: Murah tapi Harus Pasrah Jadi “Ikan Pindang” Sepanjang Jalan

22 Februari 2026
merantau di Jogja.MOJOK.CO

Cerita Perantau Jatim: Diremehkan karena Tinggal di Kos Kumuh Jogja, Bungkam Mulut Tetangga dengan Membangun Rumah Besar di Desa

25 Februari 2026
gen z, biaya nikah, nikah di gedung, pernikahan.MOJOK.CO

Lebih Baik Nikah di Gedung daripada di Desa: Lebih Praktis dan Murah, tapi Harus Siap Dinyiyiri Tetangga

22 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.