Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Coba-coba Jadi Joki UTBK: Imbalan Besar buat Foya-foya, Tak Dipenjara tapi Hidup “Tersiksa”

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
8 Mei 2025
A A
Coba-coba jadi joki UTBK-SNBT, bisa hidup foya-foya tapi tersiksa MOJOK.CO

Ilustrasi - Coba-coba jadi joki UTBK-SNBT, bisa hidup foya-foya tapi tersiksa. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Berjalan mulus dan foya-foya

Pada 2023, penggunaan jasa joki UTBK-SNBT ternyata marak terjadi. Bahkan di tahun-tahun sebelumnya pun sudah marak. Beberapa kasus berhasil diungkap. Saat itu, rata-rata joki masih “bermain aman”: mengandalkan perangkat elektronik hingga COD jawaban.

Masa itu belum seterang-terangan tahun 2025 ini, ketika peran joki menjadi lebih berani dengan menggantikan posisi pengguna jasa untuk mengikuti ujian di ruangan.

“Aku pakai kamera kecil. Setelah peserta merekam, dia izin ke toilet untuk COD jawaban dengaku,” jelas Joni. Pada bagian inipun, dia meminta agar reporter Mojok tidak menjelaskan secara gamblang bagaimana modus operandinya.

Singkat cerita, semua berjalan mulus. Pada akhirnya pengguna jasa joki itu diterima. Joni mendapat jatah Rp26,5 juta. Sementara temannya yang merupakan penyalur jasa mengambil jatah Rp8,5 juta.

“Aku nggak tahu juga itung-itungannya bagaimana. Aku nggak banyak tanya. Pokoknya cair aja,” kata Joni. Uang itu kemudian dia gunakan untuk foya-foya: menyalurkan hasrat konsumtifnya.

Sering terbangun tengah malam, rasanya seperti gembong narkoba

Di tahun yang sama, kepolisian berhasil mengungkap banyak sindikat joki UTBK-SNBT. Alhasil, meski foya-foya, Joni ketakutan hebat.

Seiring berita pembekukan sindikat joki UTBK-SNBT yang bertebaran, Joni jadi sering terbangun tengah malam di kamar kosnya, lantaran mimpi buruk tiba-tiba ada satu regu polisi menggrebek kamarnya.

Saat sedang keluar kos—untuk kerja atau yang lain—dia juga terus diikuti rasa takut. Kalau-kalau ada yang menyergapnya di tengah jalan.

“Rasanya seperti gembong narkoba,” ungkap Joni. “Aku pernah menghubungi temanku yang punya bimbel itu. Dia bilang, jangan khawatir, kita masih aman.”

Jangan coba-coba jadi joki UTBK-SNBT

Benar kata temannya, mereka masih aman. Bahkan di tahun berikutnya (2024), si teman menghubungi Joni lagi untuk pekerjaan yang sama. Akan tetapi, Joni menolak. Rasa takut dari tahun sebelumnya saja tak kunjung reda, masa mau ditumpuki rasa takut lagi.

“Itupun kalau tahun ini (2024) lolos lagi. Kalau nggak, bisa mampus dipenjara,” katanya.

Pada 2024, kasus perjokian masuk perguruan tinggi tidak begitu terdengar sebagaimana beberapa tahun terakhir (2018, 2022, 2023). Itu membuat Joni pelan-pelan mulai lega.

Sayang sekali, perasaan lega itu tidak berlangsung lama. UTBK-SNBT 2025 membawa situasi yang jauh lebih buruk.

Berita-berita pembekukan para joki membuat Joni menjalani hari dengan gemetar dan putus asa. Tidur pun makin tak jenak.

Iklan

“Aku iseng nyoba hubungi temanku lagi. Tapi nomornya nggak aktif,” ucap Joni.

“Hanya sekali aku jadi joki, hanya sesaat aku menikmati uangnya, tapi rasa takutnya terbawa seumur hidup. Itu nggak sebanding. Siapapun, jangan coba-coba bisnis ini!” Tegas Joni.

Saat proses menranskripsi hasil wawancara pada Senin (5/5/2025), Joni meminta beberapa bagian dari wawancara tidak dimasukkan.

“Setelah ini, lebih baik kita tidak saling terhubung lagi,” begitu pintanya juga. Berita-berita soal joki UTBK-SNBT masih terus bergulir. Joni makin terperangkap dalam ketakutan yang sulit dia kendalikan.

Penulis: Muchamad Aly Reza
Editor: Ahmad Effendi

BACA JUGA: Mahasiswa Semester Tua Pura-pura Wisuda padahal Belum Lulus, Demi Senangkan Orangtua Foto Bareng di Kampus atau liputan Muchamad Aly Reza lainnya di rubrik Liputan

 

 

 

 

 

 

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 9 Mei 2025 oleh

Tags: joki utbkSNBTUTBKutbk snbt
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Reporter Mojok.co

Artikel Terkait

Kebahagiaan sesaat lulus UTBK SNBT, sekejap jadi mahasiswa baru langsung DO di semester 1 demi ibu MOJOK.CO
Kampus

Sekejap Icipi Jadi Mahasiswa Baru, Langsung DO di Semester 1 demi Ibu

2 Juni 2025
Siasat mahasiswa baru yang lolos UTBK SNBT untuk bertahan hidup di perantauan tanpa keluar biaya kos MOJOK.CO
Catatan

Siasat Mahasiswa Bertahan Hidup saat Kuliah: Tanpa Biaya Kos tapi Tempat Tinggal Gratis dan Makan Tercukupi

28 Mei 2025
Lulus UTBK SNBT tapi malah salah jurusan karena FOMO hingga nyaris DO MOJOK.CO
Kampus

Terlanjur Senang Lulus SNBT tapi Ternyata Salah Jurusan Gara-gara FOMO, Kuliah Mumet hingga Nyaris DO

27 Mei 2025
kuliah di PTN.MOJOK.CO
Ragam

Kebahagiaan Sesaat Orangtua kala Anak Lolos UTBK, Dikira Serius Kuliah Malah Jadi “Aib Keluarga” karena Pergaulan

25 Mei 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kos horor di Jogja.MOJOK.CO

5 Tahun Tinggal di Kos-kosan Horor Jogja: Gajiku Lebih “Satanis” dari Tempat Tinggalku

12 Januari 2026
“Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian .MOJOK.CO

“Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian 

11 Januari 2026
Ngerinya jalan raya Pantura Rembang di musim hujan MOJOK.CO

Jalan Pantura Rembang di Musim Hujan adalah Petaka bagi Pengendara Motor, Keselamatan Terancam dari Banyak Sisi

12 Januari 2026
Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut MOJOK.CO

Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut

14 Januari 2026
alfamart 24 jam.MOJOK.CO

Alfamart 24 Jam di Jakarta, Saksi Para Pekerja yang Menolak Tidur demi Bertahan Hidup di Ibu Kota

14 Januari 2026
2016, Tahun Terakhir Gen Z dan Milenial Merasa Berjaya. MOJOK.CO

2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup

17 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.