Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Kedermawanan Alumni IPB bikin Asrama Gratis untuk Mahasiswa Kurang Mampu

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
16 Mei 2025
A A
Alumnus Institut Pertanian Bogor (IPB), Rico Juni Artanto. MOJOK.CO

Kedermawanan alumni IPB membantu mahasiswa bangkit. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

 Oleh karena itu, alumnus IPB tersebut berkeinginan kuat untuk membuat asrama yang ditinggali mahasiswa bidikmisi. Mulanya, ia mengajukan proposal ke IPB tapi ditolak. Akhirnya, Rico bersama teman-teman alumni IPB lainnya nekat mencari kontrakan besar dekat kampus.

“Akhirnya saya dapat rumah besar waktu itu. Penghuninya bisa sampai 50. Saya ketemu pemilik rumah dengan tangan kosong karena belum ada uang sama sekali,” kata Rico.

“Saya bilang (ke pemilik rumah), ‘mau sewa rumah ini, tapi saya sekarang nggak ada uang. Boleh dibayar di belakang nanti dan apakah boleh dicicil? Akhirnya beliau bilang boleh. Jadi senekat itu dulu, sangking mepetnya, karena adik-adik kelas saya butuh tempat tinggal. Kasihan mereka,” tuturnya.

Diusir dari kontrakan dan terancam tak punya tinggal

Selain untuk hunian, Rico juga menjadikan asrama tersebut sebagai wadah pengembangan potensi diri mahasiswa. Kegiatannya berupa aksi sosial kependidikan dan kepemudaan di Bogor seperti pembinaan esai, karya ilmiah, dan PKM. Asrama tersebut kemudian dikenal sebagai Pondok Inspirasi sejak tahun 2015.

Sembari mengurus asrama tersebut, Rico juga bekerja sebagai dosen honorer di salah satu kampus di Bogor. Gajinya saat itu dibawah UMR tapi sebagian masih dia pakai untuk membantu mahasiswa IPB.

Sampai akhirnya, Covid-19 melanda Indonesia di tahun 2019. Pada masa-masa itu, Rico mengaku kuangan Pondok Inspirasi anjlok. Biaya sewa rumahnya pun sampai nunggak dengan jumlah mencapai Rp120 juta. 

Sedangkan Rico sendiri tak mampu menalangi karena baru saja resign dari pekerjaannya. Ia pun membuat kelas bimbingan belajar online untuk menyicil sedikit demi sedikit.

Namun, tetap saja upaya tersebut tak membantu banyak. Akhirnya, Rico mengirim berbagai proposal kerja sama ke berbagai perusahaan. Hingga bulan-bulan berikutnya, Rico tak kunjung mendapat jawaban. Ia menduga hampir semua perusahaan juga sedang mengalami krisis karena badai pandemi.

Pondok Inspirasi. MOJOK.CO
Mahasiswa IPB usai mengikuti bimbingan belajar di asrama Pondok Inspirasi. (Dok. Pondok Inspirasi)

Hingga Agustus 2020, pemilik rumah kontrakan akhirnya menelepon Rico. Intinya, ia meminta Rico dan mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) meninggalkan kontrakan jika tak mampu membayar malam itu juga. Kali ini, Rico hanya bisa berserah.

Ia mengajak seluruh penghuni Pondok Inspirasi ibadah malam, bersama-sama memanjatkan doa, dan memohon petunjuk kepada Sang Pencipta. Rupanya, Tuhan tak terlalu lama mengabulkan doa mereka.

Alumnus IPB menginspirasi ITB dan UGM

Di malam-malam krusial tersebut, ponsel Rico kembali berdering. Kali ini bukan dari pemilik rumah tapi CEO PT Paragon Technology and Innovation, Salman Subakat. Seketika tubuh Rico bergetar melihat pesan WhatsApp dari seorang pengusaha perusahaan raksasa tersebut.

Lewat pesan tersebut Salman meminta maaf karena baru membaca proposal kerja sama yang Rico kirim ke Paragon dua bulan sebelumnya.

“Saat mengajukan proposal kerjasama itu, saya sudah siap melakukan apapun yang diminta perusahaan. Yang penting Pondok Inspirasi tetap bertahan. Beliau (Salman) juga tanya segala macam, hingga akhirnya beliau meminta nomer rekening dan langsung melunasi tunggakan rumah kontrakan kami,” tutur alumnus IPB tersebut.

Tak hanya itu, Salman juga menawarkan jabatan ke Rico sebagai Coach dan Konsultan CSR PT Paragon Technology and Innovation. Beberapa tahun kemudian, sivitas akademika dari Institut Teknologi Bandung (ITB) mencium geliat Rico dan terinspirasi untuk membangun asrama serupa.

Iklan

“Tahun 2022 kami akhirnya membuka asrama di ITB. Nah, sebentar lagi rencananya kami membuka asrama di UGM,” ujar Rico.

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: Kedermawanan Penjual Kopi di Jogja, Menyalurkan Makanan Berlebih kepada Mahasiswa dan Orang-orang yang Membutuhkan atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 17 Mei 2025 oleh

Tags: alumni IPBbeasiswa kuliahipbmahasiswa bidikmisiparagonpondok inspirasi
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Artikel Terkait

Lulusan IPB kerja sepabrik dengan teman-teman lulusan SMA, saat mahasiswa sombong kinin merasa terhina MOJOK.CO
Kampus

Lulusan IPB Sombong bakal Sukses, Berujung Terhina karena Kerja di Pabrik bareng Teman SMA yang Tak Kuliah

17 Desember 2025
Sirilus Siko (24). Jadi kurir JNE di Surabaya, dapat beasiswa kuliah kampus swasta, dan mengejar mimpi menjadi pemain sepak bola amputasi MOJOK.CO
Sosok

Hanya Punya 1 Kaki, Jadi Kurir JNE untuk Hidup Mandiri hingga Bisa Kuliah dan Jadi Atlet Berprestasi

16 Desember 2025
Eva Nandha Jalma Yael, wisudawan terbaik Unesa Jurusan Psikologi. MOJOK.CO
Kampus

Belajar dari Kerja Keras Sang Bapak sebagai Buruh Bangunan, Antarkan Saya Jadi Wisudawan Terbaik di Unesa

25 November 2025
Wisudawati jual harta berharga untuk kuliah di Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya), sempat ditolak di PTN. MOJOK.CO
Kampus

Uang Habis untuk Biaya Pengobatan Ibu sampai Jual Harta Berharga agar Bisa Kuliah, Kini Jadi Wisudawati dengan Segudang Prestasi

27 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Luka perempuan pekerja Surabaya, jadi tulang punggung keluarga gara-gara punya kakak laki-laki tak guna MOJOK.CO

Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna

17 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Momen haru saat pengukuhan Zainal Arifin Mochtar (Uceng) sebagai Guru Besar di Balai Senat UGM MOJOK.CO

Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri

16 Januari 2026
franz kafka, pekerja urban, serangga.MOJOK.CO

Kita Semua Cuma Kecoa di Dalam KRL Ibu Kota, yang Bekerja Keras Hingga Lupa dengan Diri Kita Sebenarnya

15 Januari 2026
Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
nongkrong di kafe, jakarta selatan.MOJOK.CO

Nongkrong Sendirian di Kafe Menjadi “Budaya” Baru Anak Muda Jaksel Untuk Menjaga Kewarasan

14 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.