MOJOK.CO, YOGYAKARTA – Pertemuan antara Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X dengan Duta Besar (Dubes) Qatar untuk Indonesia menghasilkan potensi kerja sama di bidang kebudayaan antara Yogyakarta dengan Qatar.
Pertemuan antara Gubernur DIY, Sri Sultan HB X dengan Duta Besar Qatar untuk Indonesia, Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari, berlangsung di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Senin (3/8/2026) siang.
Dalam pertemuan yang berlangsung singkat tersebut, Sultan bin Mubarak mengutarakan keinginan Pemerintah Qatar untuk menjalin kerja sama di bidang kebudayaan dengan Yogyakarta.
Pertemuan pertama, siapkan kejutan dalam program event kebudayaan
Sultan bin Mubarak pun mengungkapkan, hari itu merupakan kali pertama dirinya bertemu dengan Sri Sultan HB X. Kesempatan tersebut ia gunakan untuk memperkenalkan diri lebih jauh sebagai Duta Besar Qatar untuk Indonesia yang belum lama menjabat.
“Kedatangan saya kali ini juga karena saya merupakan duta besar yang baru untuk bertugas di Indonesia. Dan kami sebelumnya telah memiliki hubungan yang sangat erat dengan DIY,” ujar Dubes Qatar.
“Oleh karena itulah kami berdiskusi bentuk kerja sama apa yang ingin direalisasikan antara Qatar dengan DIY, khususnya dalam bidang kebudayaan,” sambungnya.
Dalam pertemuan pertama kali dengan Sri Sultan HB X itu, Sultan bin Mubarak berterima kasih atas sambutan Ngarsa Dalem kepada dirinya dan rombongan yang penuh penghormatan.
Meski berlangsung singkat, pembicaraan terjadi secara mengalir hingga mencakup berbagai upaya penguatan kerja sama antara Indonesia dan Qatar ke depannya.
“Nantinya akan ada banyak sekali program dan event kerja sama antara kedua negara ini. Untuk bentuknya akan seperti apa, biar nanti jadi kejutan saja untuk semuanya,” ungkapnya.
Menanti kedatangan delegasi kesenian Qatar di Yogyakarta
Usai menyambut tamu rombongan Dubes Qatar, Sri Sultan HB X menyampaikan, konsep kerja sama yang ditawarkan oleh Dubes Qatar memang belum dibahas mendetail. Namun yang jelas, DIY akan ikut dilibatkan pada acara peringatan 50 tahun hubungan bilateral antara Indonesia dan Qatar pada akhir tahun 2026 nanti.
“Tadi beliau (Sultan bin Mubarak) sempat menyampaikan nanti di akhir tahun, ada delegasi berkesenian dari Qatar yang akan hadir di Yogyakarta,” jelas Sri Sultan HB X.
“Akan seperti apa nantinya dan bagaimana, kami juga belum tahu. Tapi untuk waktunya diperkirakan antara tanggal 11-12 Desember 2026, untuk memperingati 50 tahun hubungan bilateral Indonesia-Qatar,” imbuhnya.
Wacana pengembangan museum di Yogyakarta
Selain itu, Sri Sultan HB X, pertemuan ini menjadi langkah yang diambil lebih awal untuk membangun komunikasi lebih lanjut. Termasuk pembicaraan mengenai kerja sama pengembangan museum di Yogyakarta oleh Qatar yang dulu sempat direncanakan.
Rencana tersebut memang dan belum terlaksana dan sempat dibatalkan karena perang Gaza.
“Tadi hal ini (pengembangan museum di Yogyakarta) juga kami bicarakan. Rencananya, nanti pada acara di akhir tahun itu, juga akan hadir pimpinan museumnya. Jadi mungkin baru akan dibahas lebih lanjut,” tutup Sri Sultan HB X.
BACA JUGA: Sri Sultan HB X: Malioboro Full Pedestrian Bukan Tutup Total Akses Kendaraan, Tapi Penataan agar Tidak Crowded atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan














