Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kabar

Direktur Eksekutif ASI: Debat Capres Pertama Belum Menyajikan Gagasan Konkret, Prabowo Banyak Emosi

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
13 Desember 2023
A A
debat capres

Ilustrasi debat capres pertama (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia (ASI) Ali Rifan menilai Debat Capres pertama semalam masih belum menyajikan gambaran gagasan yang konkret. Variabel emosi, terutama dari Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto, lebih dominan terlihat.

“Katakanlah Prabowo, beliau belum menguasai emosi. Paslon 1 dan 3 lebih menyajikan gagasan utuh,” ungkapnya kepada Mojok, Rabu (13/12/2023).

Kendati begitu, ia menilai Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo juga belum mampu mengartikulasikan gagasannya secara utuh. Masih banyak serangan yang fokus kepada persoalan personal salah satu Capres.

“Gagasan tidak semua gagasan keluar. Sebagian masih saling personal dan sentiment pribadinya kentara,” paparnya.

Ia menilai Prabowo relatif lebih banyak bertahan. Capres nomor urut dua banyak menyampaikan apa yang ia lakukan akan meneruskan kesuksesan Presiden Jokowi tanpa menerangkan lebih lanjut detail dari rencananya.

Padahal, Rifan menilai saat ini angka undecided dan swing voters di Jawa masih tinggi. Penyebabnya adalah publik di pulau jawa masih belum tergambar program kerja  yang konkret dari masing-masing paslon.

Debat selanjutnya menentukan

Hasil survei ASI bertama “Peta Elektoral Pilpres 2024 di Pulau Jawa” pada 28 November-5 Desember 2023 lalu, elektabilitas Prabowo-Gibran masih tertinggi di angka 34,2%. Selanjutnya, elektabilitas Ganjar-Mahfud sebesar 30,7% dan Anies-Muhaimin sebesar 26,3%. Sementara itu, yang tidak tahu atau tidak menjawab sebanyak 8,7%.

Survei tersebut berlangsung di seluruh provinsi Pulau Jawa secara tatap muka langsung dengan metode sampling multistage randong sampling. Jumlah sampel 1200 responden dengan margin of error 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%.

Selanjutnya, perlu dilakukan survei mengenai perubahan kecenderungan suara pasca Debat Capres pertama. Menurut Ali, meski debat kerap diasosiasikan dengan kelas menengah terdidik, realita di lapangan saat ini banyak masyarakat kelompok bawah yang turut menyaksikan debat.

“Harapannya ke depan, sisa 4 debat, harus lebih substantif. Gagasan juga lebih membumi dan konkret supaya publik lebih bisa mencerna,” paparnya.

Saling serang di Debat Capres Pertama

Sebagai informasi, saling kritik tajam dan pertanyaan tajam mewarnai Debat Capres pertama semalam. Di awal, Anies menyinggung soal banyaknya anak muda yang mengalami intimidasi saat menyampaikan pendapatnya. Namun, ia juga menyebut satu milenial yang berhasil menjadi Cawapres di antara peristiwa itu.

“Bila kita saksikan hari ini ada satu orang milenial bisa menjadi wakil presiden, tapi ada ribuan gen z, ketika mereka mengkritik pemerintah justru sering menghadapi kekerasan, benturan, bahkan gas air mata. Apakah ini akan dibiarkan? Tidak, kita harus ada perubahan,” ungkap Anies pada Debat Capres KPU Pusat, Selasa (12/12/2023).

Selanjutnya, Anies sempat menyebut bahwa saat ini ada penurunan demokrasi di Indonesia. Namun, Prabowo menyanggahnya. Anies kemudian menyinggung pentingnya oposisi dengan menyinggung ungkapan yang pernah Prabowo sampaikan soal keinginannya untuk jadi penguasa.

“Sayangnya, tidak semua orang tahan menjadi oposisi. Pak Prabowo tidak tahan jadi opisisi, beliau sendiri menyampaikan, tidak dalam kekuasaan, membuat tidak bisa berbisnis, karena itu harus ada dalam kekuasaan. Kekuasaan lebih dari bisnis, kekuasaan lebih dari uang, kekuasaan adalah soal kehormatan menjalankan kedaulatan rakyat,” papar Anies secara tegas.

Iklan

Prabowo juga sempat mempertanyakan kemampuan Anies dalam mengurangi polusi di Jakarta. Ia menyinggung besarnya APBD DKI Jakarta yang mencapai 80T namun tidak bisa mengentaskan persoalan tersebut.

Namun, Anies berdalih bahwa polusi yang ada di Jakarta berasal tidak hanya berasal dari dalam kota. Melainkan juga dari PLTU di Banten.

“Angin tidak ada ktp-nya. Ketika polutan dari pltu mengalir ke jakarta, jakarta punya indikator, maka terdeteksi polusi udara,” jawabnya.

Selain itu, Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo juga sempat mempersoalkan keputusan MKMK kepada Prabowo. Ganjar juga menanyakan akankah Prabowo punya komitmen untuk mengentaskan dan membantu keluarga korban HAM menemukan makan orang terkasihnya yang hilang.

Sebagai informasi, Debat Capres kedua akan berlangsung pada Jumat (22/12/2023). Tema yang akan diangkat yakni Ekonomi (ekonomi kerakyatan dan ekonomi digital), Keuangan, Investasi Pajak, Perdagangan, Pengelolaan APBN-APBD, Infrastruktur, dan Perkotaan.

Penulis: Hammam Izzuddin

Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Desa Kracak Banyumas, Tempat KKN Anies Baswedan yang Warganya Masih Memegang Teguh Nilai Islami dan Tradisi

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 13 Desember 2023 oleh

Tags: aniesdebat capresganjarprabowo
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Museum Ibu Marsinah jangan berhenti sebagai simbol, tapi negara harus serius pikirkan kesejahteraan kaum buruh MOJOK.CO
Tajuk

Museum Ibu Marsinah Jangan Berhenti sebagai Simbol, Tapi Kesejahteraan Buruh Harus Benar-benar Dipikirkan

18 Mei 2026
Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
kapitalisme terpimpin.MOJOK.CO
Ragam

Bahaya Laten “Kapitalisme Terpimpin” ala Prabowonomics

21 Oktober 2025
Hentikan MBG! Tiru Keputusan Sleman Pakai Duit Rakyat (Unsplash)
Pojokan

Saatnya Meniru Sleman: Mengalihkan MBG, Mengembalikan Duit Rakyat kepada Rakyat

19 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Anak Jakarta vs Anak Kabupaten.MOJOK.CO

4 Tahun Merantau di Jakarta Bikin Sadar, “Orang Kabupaten” Jauh Lebih Toksik dari Anak Jaksel: Sialnya, Susah di-Cut Off

19 Mei 2026
Tips hadapi teman toxic dalam pertemanan: tidak akrab tapi selalu datang kalau ada butuhnya MOJOK.CO

Lepas dari Teman Tak Akrab yang Selalu Merepotkan pas Ada Butuhnya, Dibenci tapi Perasaan Tidak Enakan Lebih bikin Rugi!

13 Mei 2026
Kos di Jogja, kos campur, dapur.MOJOK.CO

Kos Induk Semang: Tempat Terbaik buat Mahasiswa Irit dan Kenyang, tapi Menyimpan Sisi Lain yang Bikin Penghuninya Tak Nyaman

13 Mei 2026
Lewat album "Jalan Kaki" - Hifdzi Khoir ceritakan perjalanan hidup, juga sebagai legacy dari mendiang Gusti Irwan Wibowo MOJOK.CO

Album “Jalan Kaki”: Cara Hifdzi Khoir Bercerita tentang Perjalanan Hidup, Jadi Legacy dari Mendiang Gusti

19 Mei 2026
Penjelasan Kemendiktisaintek soal pengubahan program studi (prodi) Teknik menjadi Rekayasa MOJOK.CO

Mengubah Nomenklatur Prodi Teknik Jadi Rekayasa, Apa Tujuannya?

16 Mei 2026
WNI tergabung ke GSF menuju Gaza diculik militer Israel dan renungan kegagalan pemerintah dunia hentian genosida Palestina MOJOK.CO

Di Balik Penculikan WNI-GSF oleh Militer Israel: Sipil Berlayar karena Pemerintah Dunia Gagal Stop Genosida Palestina

19 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.