Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Jurusan Perikanan Dianggap Sebelah Mata, padahal Potensi Cuannya Amat Besar dan Peluang Kerjanya Begitu Luas!

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
24 April 2024
A A
Jurusan Perikanan Kerap Dianggap Sebelah Mata, padahal Potensi Cuannya Amat Besar dan Peluang Kerjanya Begitu Luas!

Jurusan Perikanan Kerap Dianggap Sebelah Mata, padahal Potensi Cuannya Amat Besar dan Peluang Kerjanya Begitu Luas! (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Indonesia disebut sebagai negara maritim, tapi lucunya, jurusan perikanan justru kerap dianggap remeh. Ketidaktahuan orang-orang terhadap jurusan ini jadi hal yang menyedihkan untuk Arif, mahasiswa jurusan perikanan UNAIR Surabaya angkatan 2020 ini.

Bagi Arif, rasanya aneh ketika orang memandang sebelah mata pada jurusan ini. sebab, menurut Arif, potensi jurusan ini begitu besar. Dampak pada masyarakat juga banyak, dan prospek kerjanya pun banyak. Terlebih status sebagai negara maritim ini mempertegas keanehan terhadap pandangan orang-orang tersebut.

Arif sudah kenyang terhadap ejekan “mau jadi nelayan ya” dan “kuliah perikanan mau jadi apa” selama kuliah. baginya ya ucapan itu datang dari orang-orang yang memang nggak tahu apa-apa tentang dunia tersebut. tapi, lama-lama dia ya resah juga mendengar itu terus-terusan.

“Orang menilai remeh karena tidak tau. Bahkan kapsul obat aja bisa dibuat dari rumput laut. Bidang perikanan itu luas. Bisa masuk ke ekowisata, makanan, obat obatan, kosmetik. Kekayaan indonesia lebih banyak di laut, Mas, nah yang diharapkan dari jurusan saya adalah mampu mengeksplor semua itu dan mengembangkannya.”

Jurusan perikanan jadi ujung tombak

Meski Arif berbicara bahwa kekayaan Indonesia lebih banyak di laut, tapi data berbicara lain. Pemasukan negara dari sektor perikanan belum maksimal dan terhitung kecil. Tapi PNBP Kementerian Kelautan dan Perikanan naik tiap tahun. Dikutip dari Antara, Dirjen PRL KKP, Victor Gustaaf Manopo menyatakan bahwa pemasukan PNBP 2023 adalah 1.7 triliun, di atas target yang ditetapkan yaitu 708 miliar. Tahun ini, 2024, target penerimaan adalah 2.4 triliun.

Artinya, kekayaan laut yang ada masih bisa dieksplor lagi dan pemasukan masih bisa ditingkatkan. Persis dengan apa yang Arif bilang tentang jurusan perikanan, untuk mengeksplor kekayaan laut dan mengembangkannya.

“Jurusan ini tidak hanya tentang budidaya dan tambak saja mas. Kebanyakan orang orang menilai jurusan perikanan nanti kerjanya panas panasan terus dilapangan tambak, dll. Padahal ruang lingkup kita sangat luas. bisa masuk ke pengolahan hasil laut, pakan ikan, eksportir, distributor dll,” imbuhnya pada saat wawancara (23/04/2024).

Tapi Arif tidak bisa memungkiri kalau memang cuan terbesar di dunia perikanan adalah budidaya. Dia mencontohkan budidaya udang vaname dan lobster air laut adalah dua jenis komoditi yang penuh cuan.

Baca halaman selanjutnya

Jumlah peminat tak jadi soal

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 24 April 2024 oleh

Tags: Indonesiajurusan perikanankekayaan lautKKPnegara maritimpotensi laut
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

Warteg Singapura vs Indonesia: Perbedaan Kualitas Langit-Bumi MOJOK.CO
Esai

Membandingkan Warteg di Singapura, Negara Tersehat di Dunia, dengan Indonesia: Perbedaan Kualitasnya Bagai Langit dan Bumi

22 Desember 2025
kerja sama indonesia prancis.MOJOK.CO
Sosial

Indonesia-Prancis Teken Kerja Sama Perfilman di Candi Borobudur, Angin Segar Industri Sinema Tanah Air

29 Mei 2025
Irfan Afifi: Kalau Tidak Ada Tanda Maju, Mengapa Indonesia Tidak Pilih Mundur Saja?
Video

Irfan Afifi: Kalau Tidak Ada Tanda Maju, Mengapa Indonesia Tidak Pilih Mundur Saja?

26 Maret 2025
bti, petani, tani.MOJOK.CO
Ragam

Rumus “3S-4J-4H” Wajib Dijalankan Pemerintah Kalau Mau Petani di Indonesia Maju

28 Januari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis MOJOK.CO

Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis

31 Januari 2026
Lolos Unair lewat jalur golden ticket tanpa SNBP. MOJOK.CO

Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP

7 Februari 2026
Mahasiswa Muslim Kuliah di UKSW Salatiga: Kampus Kristen yang Nggak Perlu Ngomongin Toleransi MOJOK.CO

Mahasiswa Muslim Kuliah di UKSW Salatiga: Kampus Kristen Kok Nggak Ngomongin Toleransi

2 Februari 2026
Pertama kali makan donat J.CO langsung nangis MOJOK.CO

Orang Berkantong Tipis Pertama Kali Makan Donat J.CO, Dari Sinis Berujung Nangis

3 Februari 2026
tan malaka.MOJOK.CO

Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi

6 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.